<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948</id><updated>2011-07-07T14:37:54.914-07:00</updated><category term='tadzkiroh'/><category term='Catatan Kecil'/><category term='zona barca'/><category term='tokoh'/><category term='hadits'/><category term='fiqih'/><title type='text'>MAKASIN GEMBIRA</title><subtitle type='html'>hanya sebuah ruang untuk menuangkan ide</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-4556063144892552441</id><published>2010-04-05T15:05:00.000-07:00</published><updated>2010-04-05T15:10:04.720-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Perdana di FORDIAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/S7pftbZyZpI/AAAAAAAAALY/nNMEYtRYuz0/s1600/images.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 130px; height: 89px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/S7pftbZyZpI/AAAAAAAAALY/nNMEYtRYuz0/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5456779132567447186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sama sekali aku tidak mengira kehadiranku dalam acara FORDIAN akan disuguhi sebuah wawasan yang demikian dalam dan luas. Memang beberapa hari sebelum ini aku sudah menerima makalah yang akan dibahas dalam acara itu. Yaitu, satu makalah tentang Naskhu at Tilawah dalam al Qur’an oleh Sdr. Rois Fata (mahasiswa kuliah syari’ah tingkat 4 al Azhar)dan Naskh dalam ayat – ayat pedang yang akan dipresentasikan oleh Bpk. Wardani MA. (mahasiswa S3  IAIN Sunan Ampel yang sedang menyelesaikan desertasinya). Kedua makalah itu sedikit sudah saya baca. Namun sebagaimana biasanya, aku kurang focus dalam memahami makalah jika aku baca di rumah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan berbekal sedikit bacaan aku beranikan diri untuk berangkat menuju TKP, hay Tamin, dua jam sebelum jadwal diskusi dimulai. Aku akan membantu mempersiapkan logistic untuk acara itu dengan Mas Faiz. Karena memang acara ini sedikit lebih istimewa dengan kehadiran tamu dari Indonesia, Bpk. Wardani disbanding dengan acara reguler biasanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah segala persiapan selesai, dan para peserta sudah hadir, acara diskusipun dimulai dengan moderator Sdr. Mujab dan presentator pertama adalah Sdr. Rois Fata. Dalam makalahnya, presentator memiliki panadangan dalam Naskhu at Tilawah. Menurutnya, dengan berbagai pertimbangan dalil dan syawahid yang ada, bahwa Dia tidak setuju dengan adanya Naskhu at Tilawah. Dengan alasan bahwa yang dignakan untuk menganulir (Naskh) bacaan (tilawah) datang dari hadits – hadits ahad yang notabenya yufidu adz Dzon. Sedangkan yang dianulir (Naskh) adalah mutawatir, yufidu al Yaqin. Bagaimana mungkin hadits ahad dapat menghapus ayat – ayat mutawatir?? Syubhat inilah yang menjadikan presentator memiliki pandangan “baru” itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, Rois juga menuliskan beberapa perbedaan jumlah ayat – ayat yang mansukh (dihapus/dianulir) dalam al Qur’an. Diantaranya : Dari yang banyak seperti al Imam Muhammad bin Hazm bahwa jumlahnya mencapai 214 ayat. Al Imam Abu Qosim Hibatulloh bin Salamah 235 ayat. Al Imam Abdul Rohman bin Ali bin al Jauzi mencapai 274 ayat. Abu Ja’far an Nahhas 138 ayat. Al Imam Abdul Qodir al Baghdadi mencapai 66 ayat, hingga pada jumlah yang paling sedikit seperti Imam as Suyuti hanya 20 ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Presentatorpun tidak luput dari penjelasan tentang sebab terjadinya perbedaan jumlah ayat yang di-Naskh tersebut. Menurutnya, bahwa sebab perbedaan itu adalah berawal dari pertentangan antara ayat satu dengan ayat yang lain dalam al Qur’an. Dengan bertentangan (ta’arudh) itu, maka para ulama’pun memiliki pandangan yang berbeda – beda dalam menilai ta’arrudh dalam ayat – ayat tersebut. Ada yang melihat bahwa beberapa ayat yang ta’arrud itu bisa digabung hukumnya (al jam’u wa at Taufiq) maka tidaklah berlaku Naskh pada ayat tersebut. Dan pada ayat yang sama ada ulama’ yang mengatakan ayat itu tidak bisa digabung hukumnya sehingga terjadilah Nasikh dan Mansukh. Begitu pula selebihnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam pembahasan ini sebetulnya ada beberapa hal yang masih dapat diperdebatkan. Seperti kenapa presentator sedemikian berani dengan pendapatnya?? Dan beberapa hal lainnya yang belum sempat dibahas mengingat masih ada presentator lagi yang lebih inti, selain itu juga pertimbangan waktu yang semakin gelap.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-4556063144892552441?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/4556063144892552441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=4556063144892552441' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4556063144892552441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4556063144892552441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2010/04/perdana-di-fordian.html' title='Perdana di FORDIAN'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/S7pftbZyZpI/AAAAAAAAALY/nNMEYtRYuz0/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-1614456272072937898</id><published>2010-03-09T07:35:00.000-08:00</published><updated>2010-03-09T07:41:17.148-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Tolong, Garudakanlah aku..!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/S5ZsD5IehwI/AAAAAAAAAIo/gVY5_R6iUMI/s1600-h/garuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 114px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/S5ZsD5IehwI/AAAAAAAAAIo/gVY5_R6iUMI/s200/garuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446659613482977026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setengah hari aku menjalankan badan ini dengan penuh kemalas – malasan. Planing ada, cuman baru setelah berkumandangnya adzan dzuhur teman akrabku itu, kemalas – malasan, sedikit mau dan rela untuk meninggalkanku. Maka, dengan adanya kesempatan itu kemudian aku terus bergegas untuk membersihkan diri, makan dan langsung mengejar setoran. Setoran al Qur’an dimulai ba’da ashar di samin, rumah kang faiz. Walaupun aku jalani hal itu dengan sedikit menahan rasa sakit pada lambung. Karena akibat dari makan sarimi yang terlalu pedas. Dan semoga tidak terjadi apa – apa. Tepat jam tiga sore aku dengan teman satu kamar, Atabik, menuju hay samin rumah Kang Faiz. Lumayanlah, seperempat hari sudah terisi dengan kegiatan yang sedikit manfaat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sesaat setelah selesai setoran, memang aku agak sedikit risau dengan jadwal yang ternyata numpuk dengan acara setoranku. Kajian Politik timur tengah yang membuat aku risau saat itu. Ketika dalam usaha mencari info tentang adanya kajian itu, Hpku berdering dan ternyata koordinator kajian yang menelpon. Sdr. Fadhlan namanya. Oklah kalau begitu. Segera aku pamitan dengan shohibul bait, Kang Faiz yang menjadi pembimbingku. Kemudian aku langsung meluncur ke rumah akar budaya Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok.  Sesampaiku di rumah akar, peserta kajian belum berkumpul banyak sehingga kajian belum dimulai. Setelah menunggu beberapa menit, kajian yang membuatku risau itu dimulai juga. Peserta kajian cukup dihadiri 8 orang. Dan sebenarnya peserta lebih dari itu, namun beberapa dari mereka memiliki acara lain. Maklum saja, budaya masisir adalah suka berpoliorganisasi. Kajian itu dibuka langsung oleh koordinator kajian. Dan pembicaranya adalah Mus’ab Muqoddas yang pada gilirannya menerangkan tentang “ Alexander the Great of Macedonia defeats the persians and claims the middle east”. Ini adalah salah satu judul, yang ternyata kajian ini telah berjalan berjalan lima kali pertemuan. Sehingga aku, yang kali pertama masuk kajian itu ahistoris dengan tidak mengikuti kajian sebelumnya. Kajian ini benar – benar menbuatku menganga saat mendengarkan materi. Yaitu membahas sejarah alexander great yang hidup kurang lebih kurang 2 abad sebelum masehi. Itu adalah materi yang berat bagiku. Kata – kata aneh yang juga sulit diucapkan muncul dalam kesempatan ini seperti : gracius, jaxartes, kaukas, nabucatnosor dll. Itu hal yang sulit di ingat, diucapkan dan dipahami bagi saya. Dan mungkin tidak sampai begitu jika anda dalam posisi saya. Setelah mendengarkan beberapa tambahan dari para peserta kajian, dan saat ketika giliranku memberi tangapan, ya nggak banyak yang bisa aku katakan pada kesempatan itu. Hanya beberapa kata permohonan untuk dibimbing oleh teman – teman yang sudah mengenyam banyak tentang materi sejarah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu jelas disebabkan atas sedikitnya pengetahuanku tentang kajian ini. Maka aku pun lebih tertarik mendengarkan tanggapan – tanggapan dari pada memperdengarkan sesuatu yang mungkin malah bisa keluar dari koridor pembahasan. Disana aku mengutarakan bahwa kedatanganku disini adalah sebagai anak ayam yang masuk lingkungan para elang. Baru saja bilang elang, salah satu peserta nyeletuk, “ bukan elang, tapi garuda”. Aku pun langsung mengamininya dan bilang, “iya, ini adalah sekelompok garuda, bukan elang”. Kenapa garuda?? Hmm.. ternyata yang komplain ini dalah Mus’ab Muqoddas. Memang dalam kelompok rumah akar budaya ini adalah rumahnya para nasionalis. Dan Mus’ab, adalah satu – satunya orang yang berani berkampanye pada pemilu tahun 2009 yang mengusung partai berlambangkan pohon beringin, yaitu simbol ketiga yang dari garuda pancasila. Lambang negara indonesia. Sedangkan elang, itu adalah lambang yang tercetak pada bendera bebangsaan Mesir. Ok, pakai nama garuda sekarang. Saya lanjutkan kembali. Jadi, anak ayam dan garuda adalah jenis unggas yang sama – sama memiliki dua kaki dan sayap. Bedanya garuda lebih bisa memanfaatkan sayapnya untuk terbang bereksplorasi ke segala ranah alam keilmuan. Dan itik, anak ayam, tidak seperti itu. Dia hanya bisa memanfaatkan kedua kakinya sehingga hanya bisa berjalan. Aku seperti anak ayam, mereka garuda. Mereka bisa memanfaatkan fungsi otaknya untuk mengeksplorasi ke berbagai bidang ilmu. Dan aku, masih berusaha menuju ke sana. Maka pada sedikit kesempatan itu, aku bilang kepada mereka, “ garudakanlah aku!!!, tolong, garudakanlah aku!!!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pertanyaannya, apakah itik, anak ayam, mampu untuk terbang seperti garuda?? Padahal Tuhan telah menitahkan ayam untuk tidak terbang. Tentu saja menurutku hal itu tidak akan terjadi dan andapun tahu itu. Namun aku tetap optimis bisa mengikuti alur pergerakan pemikiran mereka. Karena aku manusia, bukan itik. Takbir..!!!  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-1614456272072937898?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/1614456272072937898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=1614456272072937898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/1614456272072937898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/1614456272072937898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2010/03/tolong-garudakanlah-aku.html' title='Tolong, Garudakanlah aku..!!!'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/S5ZsD5IehwI/AAAAAAAAAIo/gVY5_R6iUMI/s72-c/garuda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7343404458655439558</id><published>2009-12-17T21:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-18T21:58:24.317-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Manusia, pelupa??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SysVxjflBkI/AAAAAAAAAIg/Ccf__p3t1AA/s1600-h/pelupa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 165px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SysVxjflBkI/AAAAAAAAAIg/Ccf__p3t1AA/s200/pelupa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416446917928617538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya, memang pelupa. Tapi jika dikaitkan dengan status manusia itu sendiri yang notabenya sebagai sebaik – baiknya makhluk “fi ahsani taqwim”, mungkin saja hal pelupa masih bisa dipertimbangkan kembali. Apakah malaikat punya sifat lupa? Makhluk allah satu ini terkenal tidak punya dosa, tidak pula pahala. Tidak makan, tidak pula minum. Tidak mengeluh, tidak pernah juga berbangga hati. Tidak pernah iri, tidak pernah pula menghasut. Selalu qona’ah dan tidak sekali –kali berkeinginan memilki yang bukan haknya. Sama sekali Tidak suka naik jabatan, apalagi kekuasaan. Malaikat cukup puas dengan jabatan yang mereka pangku saat ini sampai waktu yang hanya penciptanya yang tahu kapan jabatan itu dicopot.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Siapa bisa membayangkan apabila malaikat pembagi rizki lupa, maka berapa banyak hamba – hamba yang menggerutu. ketika keadaan normal aja, kaya mengaku miskin demi hak –haknya terpenuhi dan terhitung masuk penerima BLT. Pedagang yang laris dagangannya mengaku biasa – biasa aja agar tetangga sebelah mengurungkan niatnya untuk sekedar pinjam uang.&lt;br /&gt;Sudahlah, aku bukan mengajak anda untuk memikirkan hal yang berahir batil. Sama sekali tidak!! Karena malaikat adalah makhluk yang mempunyai ‘Ishmah, terjaga. Terjaga dari kelalaian dan segala sifat – sifat jelek. Terjaga dari nafsu – nafsu. Berbeda dengan manusia yang memiliki nafsu, akal dan nurani. Tiga hal ini barangkali yang membuat manusia menjadi khalifah dibumi. Dengan modal tiga hal itu juga kedudukan manusia bisa lebih baik ketimbang malaikat. Dengan 3 hal itu juga manusia bisa lebih rendah dibanding makhluk figuran yang berupa binatang. Benar – benar bukan maksud aku untuk menjelek – jelekkan manusia. aku hanya ingin mengatakan bahwa manusia itu memiliki segala kapasitas dari berbagai dimensi untuk mejadi makhluk Allah yang paling mulia. Karena memang di ciptakan dengan sebaik – baiknya ciptaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang lupa, aku jadi ingat dengan sedikit tertawa geli. Pernah suatu ketika aku pergi keluar rumah untuk membeli sayuran, sabana namanya. Rencana sayuran itu akan aku buat sop karena waktu itu siang hari. Keluarlah aku dari rumah. Setelah berjalan lebih kurang seratus meter, lah, ternyata aku nggak bawa uang satu qirsy pun. Apa apaan ini, berani – beraninya ingin mempermalukan diri sendiri. Hatiku pun sedikit maedu kinerja otak. Hanya hal semacam itu saja, kok nalarnya nggak nyangkut. Hanya untuk mengakali hal sekecil itu pun malah harus ada kata – kata lupa. Namun aku nggak lantas memojokkan otak atas kesalahannya. Karena bagaimanapun otak adalah nikmat allah yang termasuk paling hebat. Otak sebagai hard disk-nya manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu contoh kecilnya. Lebih sedikit luas lagi, kita melihat fenomena yang terjadi di dunia kemahasiswaan indonesia. Tidak setiap mahasiswa ingat akan dirinya. Beberapa mahasiswa yang tidak menyadari bahwa dirinya itu adalah orang. Mahasiswa adalah pejuang. Mahasiswa adalah yang berjalah menuju sebuah tempat tujuan. Mahasiswa adalah bersungguh – sungguh. Namun, tidak sedikit yang lupa atas apa yang Ia perjuangkan. Lupa apa yang Ia tuju. Lupa kenapa Ia bersungguh – sungguh. Lebih sedikit kita lebarkan lagi. Tidak setiap manusia indonesia tidak lupa pada tujuan hiadupnya. Tidak setiap manusia tidak lupa akan akar budayanya. Tidak setiap manusia tidak lupa apa tujuan kehidupan bernegara indonesia. Kalau lupa, bagaimana akan bersungguh – sungguh. Bagaimana akan dan bagaimana akan memikirkan kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apesnya lagi, mungkinkah seseorang akan lupa jika Ia nggak pernah tahu bahwa seseorang itu sedang menuju sebuah tujuan?? Bagaimana mau lupa Si Fulan wong sebelunya saja nggak pernah kenal fulan, nggak pernah melihat fulan dan nggak pernah tau akan fulan. Apa yang mau dilupakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toh demikian, lupa mungkin juga sebuah nikmat yang patut semua umat manusia mensyukurinya. Jika manusia tidak memiliki hal tersebut, bagaimana jika seseorang mempunyai kenangan yang mengerikan, mungkin akan selalu trauma jika nggak ada kata lupa. Bagaimana jika seeorang mempunyai kenangan menyedihkan, maka hidupnya selalu dirundung kesedihan. Bagaimana jika dan bagaimana jika yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7343404458655439558?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7343404458655439558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7343404458655439558' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7343404458655439558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7343404458655439558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/12/manuasia-pelupa.html' title='Manusia, pelupa??'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SysVxjflBkI/AAAAAAAAAIg/Ccf__p3t1AA/s72-c/pelupa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-4062092756242396758</id><published>2009-12-02T23:28:00.000-08:00</published><updated>2009-12-02T23:32:47.411-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Ide itu Mahal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sxdo0Os6rUI/AAAAAAAAAIQ/pG-XLAB3IzA/s1600-h/bodo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sxdo0Os6rUI/AAAAAAAAAIQ/pG-XLAB3IzA/s200/bodo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410908723817917762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Huh, hanya dalam hitungan menit saja otak sudah kelabakan untuk mengingat – ingat apa yang telah di pikirkan. Ya Allah, mungkin karena waktu yang sudah agak tengah malam. Dan tubuh juga mulai loyo. Tapi, nggak apalah sedikit untuk menina bobo-kan sepasang mata sipitku ini, aku mencoba untuk corat coret bagaimana pentingnya sebuah ide. Tadi, aku memang melihat ada sebuah gagasan yang sepertinya menarik, dan melintas di depan kedua mataku. Tentunya menarik bagi saya dan nggak tahu apakah itu menarik buat orang lain. Namun, yang jelas hanya dalam hitungan beberapa menit saja aku sudah kepayahan untuk mengingatnya kembali. Maklumlah, bagiku menulis itu merupakan hal yang baru. Jadi, ya beginilah, untuk hanya mengingat – ingat ide saja seakan sudah mau curhat di sini.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jurnalis memang hebat. Penulis di media massa memang tangguh. Para penulis karya – karya ilmiah memang pintar dan hebat. Penulis novel memang kreatif. Kang Abik memang pandai bersilat pena.  Andrea Hirata memang imajinatif. Yang lebih hebat lagi, Ibu dan Bapak guru bahasa Indonesia di sekolah dasar kita memang superman dan wonderwoman. Atas jasa dan barokah merekalah orang –orang hebat, orang – orang pandai, serta orang – orangan lainnya kini bisa menjadi ‘orang’. Mereka hebat dalam mencari ide. Mereka juga hebat dalam mengemas ide menjadi sebuah santapan yang enak dibaca. Mereka selalu kaya akan stok ide. Barang kali tidak sampe pada titik kepayahan ketika idenya hilang dalam hitungan menit. Mereka hanya cukup menarik nafas sejenak, maka ide – ide berebut datang agar mereka muncul di lembaran – lembaran yang di cari halayak. Mereka (masih para ide – ide itu) selalu punya harapan menjadi terkenal, menjadi sumber inspirasi bagi pemuda pemudi, inspirasi bagi para mahasiswa, pebisnis, para koki, da’i, politisi, ekonom, calon bupati, calon DPRD tk II dan para calon –calon pemilik kursi panas lainnya. Kalau boleh memilih, aku lebih ingin menjadi kutu pemilik ide –ide itu dibanding menjadi kutu buku yang memuat ide – ide itu. Itu obsesiku. Karena aku dapat ikut selalu pergi ke mana saja. Menimba pengalaman – pengalaman sohib-nya ide. Dan bisa langsung merasakan getaran – getaran ide- ide yang berjibaku di dalam otak. Namanya saja kutu, seberapa dekat dengan otak???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide itu sangat mahal. Dan gagasan bukan hal yang murah. Karena kedua hal tersebut sama – sama menjadi dasar ilmu apapun, juga sebagai dasar segala bentuk konsep. Semua orang pasti punya gagasan dalam situsi tertentu atau umum. Dan hal itu tidak bisa , tidak. Karena merupakan hal yang pasti. Sampai orang yang hilang akal pun setidaknya punya inisiatif untuk mengisi perutnya sendiri. Alhamdulillah aku termasuk diantara orang –orang yang diberi anugrah sebagaimana manusia pada umumnya. Aku sama dengan Kang Abik, sama dengan Cak Nun, sama dengan Cak Imin, dan masih sama juga dengan cak – cak, cut – cut, para raden, para tuangku sampai para kiyai sebagai anggota tetap penerima rahmatan lil’alamin. Bedanya, mereka bukan orang yang gampang gugup. Mereka bukan orang yang demam panggung. Kalau aku&lt;span style="font-style: italic;"&gt;,” pangapura baelah”&lt;/span&gt;....hanya untuk menuliskan gagasan atau ide di atas kertas putih, dalam keadaan sendiri tanpa ada satu pun yang melihat saja aku bingung. Bukannya tanpa ide, tapi memang aku lupa. Dan untuk mengingatnya pun memang tidak  mudah bagiku.&lt;br /&gt;اللهم ارحمنا بالقرأن واجعله لنا اماما ونورا وهدى ورحمة اللهم ذكرنا منه ما نسينا وعلّمنا منه ما جهلنا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-4062092756242396758?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/4062092756242396758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=4062092756242396758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4062092756242396758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4062092756242396758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/12/ide-itu-mahal.html' title='Ide itu Mahal'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sxdo0Os6rUI/AAAAAAAAAIQ/pG-XLAB3IzA/s72-c/bodo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-6073066306101466543</id><published>2009-04-29T01:14:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T01:17:56.254-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Imam Malik bin Anas</title><content type='html'>Imam Malik mempunyai nama lengkap Malik bin Anas bin Amir al Ashbahi. Lahir di Madinah pada tahun 93 H. Dari kedua orang tua arab, maka dinisbatkan kepada bapaknya yang berasal dari qabilah Dzi Ashbah, salah satu qabilah yang ada di Yaman. Dan ibunya adalah al ‘Aliyah binti Syarik al Asadiyah, yaitu berasal dari qabilah Asad. Kakeknya Abu ‘Amir adalah seorang sohabi yang beberapa kali mengikuti perang bersama Nabi SAW kecuali perang Badar. Sebagaimana kakeknya yang paling muda adalah seorang pembesar Tabi’in, dia adalah salah satu dari empat orang yang memikul jasad sahabat Utsman ke makamnya pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik bin Anas menghabiskan waktu hidupnya hanya di kota Madinah, dan tidak diketahui kepergian beliau dari kota Madinah kecuali pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji sehingga meninggal di sana pada tahun 179 H.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik bin Anas telah hafal Al qur’an semenjak kecil, kemudian mulai untuk menggali ilmu dari para ulama Madinah seperti mengikuti majlis Robi’atur Ro’yi. Dan setelah selesai dalam majlis ini, imam Malik berpindah kepada Abdur Rahman bin Harmaz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik sangat kagum kepada Abdul Rahman bin Harmaz yang mana beliau adalah salah satu tabi’in ahli ushul, fiqih dan hadits. Abdul Rahman bin Harmaz meriwayatkan dari Abu Huroiroh, Abu Sa’id al Hudhri, dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik adalah seorang yang sangat pandai dalam segala ilmu, dan sangat bersemangat dalam mencarinya. Sehingga beliau tidak menyisakan tenaga dan harta demi mencari ilmu. Imam Malik sangat gigih sehingga dalam salah satu riwayat beliau pernah menjual atap rumahnya demi kelanjutannya dalam mencari ilmu. Imam Malik juga mempunyai beberapa masyayikh, yang mana beliau selalu pergi ke tempat mereka untuk mencari ilmu walaupun keadaan cuaca sangat panas ataupun sangat dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik memulai belajar dengan periwayatan hadits, ilmu fatawa shohabah, kemudian membuat dasar-dasar fiqih dalam madzhabnya, dan tidak cukup sampai itu saja, beliau bahkan mempelajari semua disiplin ilmu syari’ah. Maka imam Malik tidak hanya sebagai ulama’ hadits saja, namun juga sebagai salah satu imam madzhab fiqih. Maka banyak ulama’-ulama’ besar yang datang kepadanya untuk menimba ilmu. Sehingga madzhab Imam Malik tersebar ke penjuru dunia. Dan pada musim haji, banyak orang yang berbondong-bondong untuk bertemu kepada Imam Malik, sehingga mereka pun rela bergelut dengan suasana yang sangat penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Guru-guru imam Malik bin Anas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Mailk bin Anas berguru dalam ilmu fiqih dan sunnahnya kepada beberapa ulama’ besar saat itu. Diantaranya, Abdul Rahman bin Harmaz, Muhammad bin Muslim bin Syihab az Zuhri, Abu al Zaman ‘Abdullah bin Zakwan, Robi’ah bin ‘Abdul Rahman yang dinamakan juga sebagai Robi’at ar Ro’yi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu diketahui bahwa mereka (masyayikh Imam Malik), sangat menguasai berbagai ilmu, dari fiqih, ijtihad, hadits dan atsar para sahabat. Dan Imam Malik bin Anas telah menguasai semua ilmu dari mereka, sehingga Imam Malik bin Anas disebut sebagai muhaddis, dan disebut juga sebagai faqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kitab Muwato’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab ini terhitung sebagai kitab yang pertama kali disusun. Dimana kitab ini mencakup riwayat-riwayat dari sunnah. Hal ini karena para ulama’ saat itu kebanyakan hanya menyimpan riwayat haditsnya di dalam ingatan mereka. Dan banyak dari mereka yang tidak pandai dalam menulis dan menyusun kitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik bin Anas mulai menyusun kitabnya pada masa kholifah Abasiyyah, Abi Mansur dan beberapa pemimpin al Mahdi. Sedangkan kholifah Rosyid berusaha menjadikan Muwato’ sebagai panduan peraturan dalam negara islam. Sehingga dalam menghakimi berbagai masalah, akan merujuk pada kitab ini. Selain itu, kholifah juga menginginkan kitab ini di pajang pada dinding ka’bah agar seluruh umat islam mengetahui kitab muwato’ ini. Akan tetapi Imam Malik menolak tawaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitan Muwato’ telah mencakup ilmu fiqih. Maka muwato’ merupakan kitab hadits dan juga kitab fiqih. Banyak ulama’ yang meriwayatkan kitab ini, diantaranya riwayat Yahya bin Yahya al Laitsi al Andalusi, riwayat Muhammad bin al Hasan as Syibani dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Murid-murid Imam Malik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ibnu Qosim (128-197 H.)&lt;br /&gt;2. Ibnu Wahhab (125-197 H.)&lt;br /&gt;3. Asyhab (145-204 H.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-6073066306101466543?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/6073066306101466543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=6073066306101466543' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6073066306101466543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6073066306101466543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/04/imam-malik-bin-anas.html' title='Imam Malik bin Anas'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-4234043539891966686</id><published>2009-04-28T03:53:00.000-07:00</published><updated>2009-04-28T03:58:12.981-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Jangan Ceroboh Kawan.....!!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sfbg0i4VSoI/AAAAAAAAAHg/AviVM6P7xig/s1600-h/hf.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 114px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sfbg0i4VSoI/AAAAAAAAAHg/AviVM6P7xig/s200/hf.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329694402360461954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini diangkat dari pengalaman pribadi Yang telah terjadi dan membekas hingga sekarang. Ok, kejadian itu memang tidak sepenuhnya aku ingat lantaran aku masih seumur anak jagung, namun bekas luka yang ada di bibir bagian bawah ini, membuatku bertanya-tanya kepada saudara-saudaraku. Kebetulan pamanku yang merupakan saksi hidupku, menceritakan betapa cerobohnya aku, waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lek Usop adalah panggilan akrab pamanku. Entah pagi atau siang, waktu itu aku bersama pamanku, lek Usop, pergi entah untuk apa tujuannya. Barang kali jalan-jalan, karena hobiku waktu kecil adalah jalan-jalan dengan dandanan yang “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mlipit&lt;/span&gt;”. Aku memakai celana pendek “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;katok kolor&lt;/span&gt;” (bahasa jawa) dengan baju yang aku lupa, artinya, baju apa yang aku pakai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ok, ketika mulai beranjak dari rumah, aku memasukkan tanganku ke dalam celana bagian depan (nggak ngapa-ngapain lho...coz, masih kecil :D). Aku berjalan dengan posisi sedemikian rupa tanpa digandeng pamanku. Baru saja beberapa langkah dari rumah, tepatnya di samping rumah tetangga sebelah. Kebetulan di samping rumah tetanggaku itu, terdapat sebuah emperan. Atau bisa kita sebut dengan koridor kecil yang terbuat dari cor-coran pasir dan semen. Dengan tegap aku berjalan menapaki emperan tersebut. Tidak lama kemudian, tiba-tiba aku terjatuh dengan posisi tangan berada di dalam celana. Praktis aku terjatuh seperti pohon roboh karena tanganku tidak bisa menyangga ketika jatuh. Dan sialnya, mulutku menghantam pojokan cor-coran koridor itu. Peenkk.....!!!! kelihatannya rasanya seperti itu (karena aku juga sudah lupa rasanya gimana:D). Pamanku langsung mengangkatku dari tempatku jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis sekuat tenaga setelah terjatuh. Ketika dibopong pamanku, aku tidak mau berhenti menangis dengan sekuat tenaga. Hingga sampai di depan rumah, aku pun tetap menangis keras, dan berteriak. Semua orang yang ada di dalam rumah pun keluar. Dan tetangga sekitar pun ikut melihatku menangis. Dengan cepat Ibuku langsung memelukku dan memeriksa lukaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, beberapa gigiku terpaksa tumbang atas dan bawah, dan bibir sebelah bawah robek. ketika itu, aku seperti baru memakan ayam yang masih hidup, sehingga mulutku bersimbah darah. Atau seperti drakula yang baru menerkam mangsanya, dengan dua taring sebelah kiri dan kanan (yang tengah ompong).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terlihat menyesal atas kecerobohan yang telah dilakukan. Ompong salah satu akibatnya, dan sehari kemudian Pak Mantri (dokter) datang dan memeriksaku. Sehingga hari itu juga, bibirku dijahid agar bisa kembali normal. Namun rencana itu rupanya kurang berhasil, karena ternyata luka yang di bibir bawah itu justru sebagai lalu lintas air liur yang keluar dari sarangnya. Sehingga proses penyembuhan agak lebih lama dari prediksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagaimanapun hasilnya, aku tetap bersyukur dan berterimakasih kepada Allah SWT yang masih memberi keselamatan hingga sekarang. Dan kepada Ibu dan pamanku yang telah merawatku dengan kasih sayang yang tak terhingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pengalaman yang aku tuliskan dalam cerita ini, semoga sedikit bisa mengingatkan kita semua untuk tidak berbuat ceroboh dalam hal apapun. Dan menjadikan kita lebih hati-hati dalam melakukan sesuatu. Jangan sampai sebuah kelalaian sedikit, dapat membuat kita menyesal seumur hidup. Thank’s......&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-4234043539891966686?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/4234043539891966686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=4234043539891966686' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4234043539891966686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4234043539891966686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/04/jangan-ceroboh-kawan.html' title='Jangan Ceroboh Kawan.....!!!!'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sfbg0i4VSoI/AAAAAAAAAHg/AviVM6P7xig/s72-c/hf.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-3218974714907980906</id><published>2009-04-10T02:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T03:27:36.581-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqih'/><title type='text'>Pengantar Ilmu Ushul Fikih</title><content type='html'>Kalam (baca: Khitâb)  Allah SWT pada hakikatnya bukan hanya al-Qur`an dan Sunnah saja, namun juga meliputi Ijmâ’ dan Qiyâs. Sangat jelas bahwa al-Qur`an adalah kalam Allah, baik lafadz maupun maknanya. Dan, Sunnah termasuk wahyu Allah secara makna, sedangkan lafadznya berasal dari Nabi Muhammad SAW. Maka, al-Qur`an disebut sebagai wahyu al-Matlu dan Sunnah sebagai wahyu Ghoiru Matlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun terkait Ijmâ’, Nabi Muhammad SAW berkata : ”umatku tidak akan bersepakat dalam kesalahan”. Hadits ini merupakan dalil Ijmâ’. Dan Qiyâs merupakan sumber hukum Islam yang dihasilkan dari sebuah proses ijtihad. Pada dasarnya, Ijmâ’ dan Qiyâs sama-sama dihasilkan melalui proses ijtihad. Bedanya, jika Ijmâ’ merupakan kesepakatan para mujtahidîn (bersifat kelompok), maka Qiyâs bisa dilakukan oleh seorang mujtahid (bersifat personal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ada sebuah pertanyaan,”mengapa Qiyâs termasuk khitâb Allah, padahal ia dihasilkan dari ijtihad yang memungkinkan terjadinya kesalahan?”&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Memang, Qiyâs dihasilkan dari sebuah ijtihâd (sebuah proses usaha dalam menghasilkan hukum tertentu). Jika ijtihâd itu benar, maka secara dzohir ia termasuk hukum Allah. Dan jika ijtihâd itu salah, maka tidak dianggap sebagai hukum Allah SWT. Karena, Allah SWT terbebas dari pada kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ini, jelas sangat dibutuhkan sebuah kemampuan yang baik dalam melakukan sebuah ijtihâd, ber-istinbât (menggali) hukum dari sumber-sumbernya. Karena jika kemampuan tersebut tidak dimiliki dalam diri sebagian manusia, akan berakibat terjadi banyak permasalahan yang muncul tentang keagamaan, karena ijtihad adalah titik penghubung antara khithab Allah dan umat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu yang mempelajari bagaimana metode serta cara mengambil hukum dari sumbernya, bagaimana menjadi seorang mujtahid yang memiliki kababilitas yang baik, dan bagaimana menggali sebuah hukum sebagai solusi qhodhiyah mu’ashiroh yang muncul? Semua itu terangkum dalam disiplin ilmu yang disebut dengan Ushul Fiqih. Dalam kesempatan ini penulis akan mencoba memaparkan mabadi’ ilmu ushul fiqih, yang selengkapnya sebagai berikut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengertian Ilmu Ushul Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian ushul fiqih dapat dibagi menjadi dua. Ushul fiqih secara susunan idhofi, dan ushul fiqih sebagai ‘alam yaitu ilmu yang berdiri sebagai disiplin ilmu tersendiri atau laqoby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ushul fiqih secara susunan idhofi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan sebagai susunan idhofi, karena ushul dan fiqih jika dipisahkan memiliki arti masing-masing. Maka penulis mencoba menguraikan arti ushul dan arti fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Ushul merupakan jama’ dari kata al Ashlu, yang secara bahasa berarti :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;ما يِِِبتنى عليه غيره&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;br /&gt;Sedangkan secara istilah al Ashlu memiliki beberapa arti, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;الصورة المقيس عليها&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Suatu asal hukum yang terdapat dalam Al-Qur`an. Contoh : khomr&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;الرجحان&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sesuatu yang dibenarkan. Contoh : al ashlu fi al kalam al haqiqoh.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;القاعدة المستمرّة&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sebuah qaidah yang terus menerus (tetap). Contoh : ibahatul maitah lil mudhthorri ‘ala khilafi adz dzohir.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;الشيء المستصحب&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yaitu tetapnya sebuah hukum seperti yang telah ada. Contoh : al ashlu baqa’u ma kana ‘ala ma kana.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;الدليل&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Yaitu sebagai dalil landasan suatu hukum (sumber hukum). Contoh : Al-Qur`an, Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al fiqhu, secara bahasa berarti al ilmu dan al fahmu . Sedangkan secara istilah :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;العلم بالاحكام الشرعيّة العمليّة المكتسب من أدلّتها التفصيليّة&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Keterangan sebagaimana yang telah dipaparkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ushul fiqih sebagai salah satu disiplin ilmu yang tersendiri. Atau yang sering disebut dengan makna Laqobi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pengertian tentang ushul fiqih sebagai salah satu disiplin ilmu. Diantaranya :&lt;br /&gt;Al Imam ar Rozy :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;مجموع طرق الفقه على سبيل الاجمال وكيفية الاستدلال بها وكيفية حال المستدل بها.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Imam al Baidhowi :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;معرفة دلالة الفقه اجمالا وكيفية الاستفادة منها وحال المستفد&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ibnu Hajib :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;العلم بالقواعد التى يتوصل بها الى استنباط الاحكام الشرعيّة الفرعيّة من أدلّتها التفصيليّة.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Objek Pembahasan Ushul Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para ahli manthiq, bahwa objek setiap ilmu adalah segala hal yang dibahas di dalamnya. Hal disini terdiri dari sesuatu yang fitrah untuk menjadi pembahasan, bagian dan lain sebagainya. Maka objek pembahasan ushul fiqih sesuai dengan pendapat para ulama’, hanya berkisar antara ad Dalil al Kulli dan al Hukmu al kulli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ad dalil al kulli adalah bentuk-bentuk umum dari pada dalil-dalil yang terdiri dibawahnya berbagai dalil juz’i seperti al ‘amru, an nahyu, al ‘am, al muthlaq, al Ijma’ as shorikh dan al Ijma’ sukuti. Sedangkan al hukmu al kulli adalah bentuk-bentuk hukum yang bersifat umum dimana terdiri dibawahnya beberapa hukum juz’i. Seperti ijab, tahrim, mandub, shihhah, buthlan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dalam muqoddimah kitab Nihayatussul karangan Al Isnawi, diterangkan tentang pembahasan dalam ilmu ushul fiqih meliputi tiga hal yang sesuai dengan devinisi dari Imam al Baidhowi, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui dalil-dalil syar’i secara global, tatacara pengambilan hukum dari dalil-dalil tersebut, dan mengetahui sifat serta syarat-syarat seorang mujtahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : pada dasarnya objek pembahasan ushul fiqih kesemuanya itu, tidak memiliki perbedaan yang mendasar. Sedangkan objek pembahasan ilmu fiqih adalah fi’lul mukallaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al Ghoyah al Maqshudah/ Tujuan dari pada Ushul Fiqih &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan adanya ilmu ushul fiqih sesuai kesepakatan para ulama’ adalah penerapan qaidah dan teori-teori atas dalil-dalil yang detail(tafshil) agar sampai kepada hukum-hukum yang menunjukkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : sedangkan tujuan dari ilmu fiqih adalah penerapan hukum-hukum syar’i terhadap perbuatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Istimdad Ilmu Ushul Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama’ ushul menyebutkan bahwa istimdad ilmu ushul fiqih ada tiga hal. Diantaranya, ilmu kalam, ilmu bahasa arab dan ahkam syar’iyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ilmu kalam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hubungannya yaitu sebelum kita lebih jauh mempelajari ilmu ushul fiqih ataupun ilmu yang lain, maka kita hendaklah memiliki aqidah yang lurus, mengimani Allah SWT beserta sifat-sifatnya. Dan meyakini kebenaran rosul-Nya sebagai penyampai risalah Ilahiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bahasa Arab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hubungannya bahwa bahasa arab adalah bahasa Al-Qur`an yang merupakan sumber hukum nomer satu. Dan semua hal pembahasan ilmu ushul fiqih pada dasarnya diambil dari Al-Qur`an.  Maka, bahasa arab ini sangat penting kedudukanya dalam mempelajari ilmu ushul fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al Ahkam as Syar’iyyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keterkaitan antara ushul fiqih dengan ahkam syar’iyyah yaitu sebelum kita mengetahui maudhu’ ilmu ushul fiqih, hendaknya kita memiliki tashowwur atau gambaran mengenai bagaimana hukum syar’i dan pembagiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hukum Mempelajari Ilmu Ushul Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminjam kata-kata dari makalah KAJIAN REGULER MISYKATI yang ditulis oleh ust. Munafidzu Ahkamirrohman, Lc. Yang sesuai dalam buku Al Hukm al Syar’i ‘inda al Ushuliyyin, karangan Dr. Ali Jum’ah. Bahwa hukum mempelajari ilmu ushul fiqih adalah wajib kifayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemunculan dan Perkembangan Ilmu Ushul Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ushul fiqih ada semenjak adanya fiqih. Maka kapan pun fiqih itu muncul, ushul fiqih pun disana ada. Karena ushul fiqih adalah rangkuman qaidah dan kriteria sebagai patokan fiqih. Hal tersebut adalah termasuk komponen utama dalam ushul. Akan tetapi fiqih lebih dahulu dibukukan dari pada ushul fiqih, walaupun keberadaannya bersamaan dengan fiqih. Dalam artian, fiqih telah dibukukan, permasalahan, qaidah dan bab-bab fiqih telah ada sebelum dibukukannya ilmu ushul fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini bukan berarti ilmu ushul fiqih baru muncul setelah dibukukannya ilmu ini. Atau bahwa para ulama’ belum mempunyai sebuah qaidah, kriteria ushul dalam menentukan hukum fiqih. Namun yang terjadi adalah bahwa para ulama’ mulai dari sahabat Nabi SAW telah memiliki kemampuan pengambilan hukum sesuai dengan kriteria ini. Mereka waktu itu sama sekali tidak membutuhkan kriteria ini. Dengan kebersamaan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, menjadikan mereka memiliki kemampuan yang luar biasa dalam masalah pengambilan hukum.&lt;br /&gt;Sebagaimana biasanya bahwa sesuatu yang ada maka dibukukan. Dan pembukuan adalah sebagai bukti adanya sesuatu itu, bukan tanda awal munculnya sesuatu. Sebagi contoh, dalam ilmu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pada Masa Nabi Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW adalah penyampai wahyu dari Allah SWT kepada hamba-Nya. Maka pada masa ini belum membutuhkan ushul fiqih. Karena Nabi Muhammad SAW sebagai marja’ bagi para sahabat ketika mendapati sebuah permasalahan. Maka waktu itu tidak ada ijtihad. Jika tidak ada ijtihad, maka tidaklah membutuhkan istimbat hukum dan qaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masa Sahabat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW terjadilah berbagai persoalan keagamaan, yang memaksa para sahabat untuk melakukan pengambilan hukum dari sumbernya atau yang kita sebut dengan ijtihad. Namun para sahabat belum membutuhkan sebuah kriteria ijtihad, dan tatacara beristimbat. Karena para sahabat memiliki kemampuan yang sangat baik dalam pengambilan hukum dari sumbernya. Hal ini terjadi karena beberapa faktor. Diantaranya, kebersamaan para sahabat dengan Nabi Muhammad SAW sehingga mereka kebanyakan mengetahui Asbabu an Nuzul, wurudu al Hadits, ‘illatu at Tasyri’ dan hikmahnya. Sehingga mereka memiliki kemampuan yang tinggi dalam hal keagamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masa Tabi’in&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada masa ini keadaan masih sama dengan sebelumnya, masa sahabat. Karena tabi’in adalah orang yang langsung bertemu dengan sahabat. Maka mereka mendapatkan bekal ilmu agama langsung dari para sahabat. Selain kemurnian dan kesungguhan para tabi’in, mereka juga mendapat lisensi dari Nabi Muhammad yang menyatakan bahwa sebaik-baiknya masa adalah masaku(termasuk sahabat), kemudian masa setelahnya(tabi’in) dan kemudian masa setelahnya(tabi’i tabi’in). Sehingga mereka, para tabi’in, juga memiliki kemampuan tinggi dalam pengambilan sebuah hukum dari sumbernya sebagaimana para sahabat. Maka belum ada kebutuhan untuk membukukan ushul fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masa Tabi’i Tabi’in&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah habisnya masa tabi’in, ekspansi Islam sangat meluas. Dan lebih banyak terjadi masalah-masalah yang baru dengan bercampurnya bangsa selain arab ke dalam Islam. Maka banyak sekali ijtihad dari para mujtahid, munculnya berbagai cara dalam beristimbat hukum dan meluasnya munaqosah dan perdebatan yang digawangi oleh Madrosatu ar Ro’yi dan Madrosatu al Hadits. Yang menjadikan kesalahpahaman hingga menyalahkan satu dan lainnya mengenai perdebatan ini. Maka pada masa ini sangat dibutuhkan adanya pembukuan sebuah qaidah dan kriteria serta tatacara beristimbat atau yang kita sebut dengan ilmu ushul fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakatakan bahwa yang pertama kali menyusun ushul fiqih dalah Abu Yusuf Shohibu Abi Hanifah. Akan tetapi karangan beliau tidak sampai kepada umat sesuadahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling diakui bahwa penyusun ilmu ushul fiqih pertama kali adalah Muhammad bin Idris as Syafi’i, dengan karyanya Ar Risalah. Wafat pada 204 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab Ar Risalah ini berisikan tentang Al-Qur`an dan penjelasannya terhadap hukum-hukum, penjelasan Sunnah terhadap Al-Qur`an, Ijma’, Qiyas, nasikh dan masukh, al ‘amr, an nahyu berhujjah dengan Khabar wahid dan sebagainya dari pembahasan-pembahasan ushuliyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana setiap sesuatu yang ada, berjalan dari masa kecilnya dan berkembang. Maka berawal dari Ar Risalah, berkembang setelahnya beberapa kitab ushul fiqih yang mensyarahi ar Risalah dari abad ke tiga hingga ke empat. Akan tetapi karangan-karangan tersebut tidak sampai kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Corak dan Metode Ulama’ dalam Menyusun Ilmu Ushul Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menyusun sebuah metode ushul fiqih, para ulama’ pun tidak dalam metode yang sama. Setidaknya ada dua metode yang muncul pada masa pambukuan ilmu ini, dan muncul metode lain(muta’akhirin). Dua metoe awal ini adalah metode Mutakallimin dan Hanafiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. MetodeUlama’ Mutakallimin (as Syafi’iyyah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kelompok ini terdiri dari ulama’ syafi’iyyah dan ulama’ malikiyyah. Yaitu memisahkan qaidah-qaidah ushuliyyah secara tersendiri, tanpa mempertimbangkan furu’ antara suatu madzhab dan yang lainnya. Kelompok ini lebih condong kepada pengambilan dalil ‘aqli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toriqoh Mutakallimin juga ditandai dengan pengokohan sebuah qaidah yang berdasarkan dalil mantiqi, tanpa adanya ta’asshub terhadap madzhab tertentu. Sebagaimana yang sering dibiasakan oleh Mu’tazilah, mereka selalu menggunakan dalil ‘aqli. Dengan ini, maka qaidah ini berlaku sebagai qaidah yang menghakimi furu’-furu’ yang ada di bawahnya dan tidak tunduk terhadap furu’-furu’. Maka dalam kitab-kitab yang mengikuti thoriqoh ini tidak memperbanyak furu’-furu’. Kalaupun ada biasanya hanya sebatas contoh untuk mempermudah pembaca dalam memahami qaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kitab-kitab Penting yang Dikarang Menurut Metode Mutakallimin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Al ‘Ahdu atau Al ‘Amdu yang dikarang oleh Al Qodhi Abdul Jabbar bin Ahmad al Hamdzani al Mu’tazili. Wafat 451 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al Mu’tamad karya Abu Husain al Bashri. Wafat 436 H. kitab ini adalah Syarh dari kitab karya al Qodhi Abdul Jabbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Al Burhan karya Imam Haromain; Abdul Malik bin Yusuf al Juwaini. Wafat 478 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Al Mushtashfa karya Imam Abi Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghozali. Wafat 505 H. al Ghozali adalah murid Imam Haromain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab-kitab diatas adalah kitab pokok yang dihasilkan melalui metode mutakallimin. Kemudian keempat kitab diatas diringkas oleh dua imam besar, mereka adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Fakhruddin Muhammad bin Umar bin al Husain ar Rozi. Wafat 606 H. Dengan karyanya kitab Al Mahshul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Saifuddin ‘Ali bin Abi ‘Ali bin Muhammad al ‘Amidy. Wafat 631 H. beliau meringkas dari keempat kitab di atas dan dinamakan kitab Al Ihkam fi Ushul al Ahkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya kedua ulama’ ini, maka para ulama’ setelahnya mulai meringkas kembali, dan mensyarahi kedua kitab ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Usman bin ‘Umar bin al Hajib, wafat 646 H. Meringkas kitab al Ihkam , dan kitabnya diberi nama Al Mukhtashor al Kabir kemudian kitab ini diringkas kembali oleh beliau dan dinamai kitab Mukhtashor al Muntaha. Dari kitab ini pula, banyak ulama’ setelahnya yang mensyrahi hingga hasyiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan kitab al Mahshul diringkas lebih dari satu, hingga Imam ar Rozi sendiri dan di beri nama al Muntakhob. Sebagaimana al Qodhi Tajuddin Muhammad bin Husain al Armawi. Wafat 656 H. dan diberi nama Al Hashil. Melihat betapa pentingnya kitab ini, dengan ‘ibarah-‘ibarah yang tajam, maka para ulama’ juga banyak yang mensyarah kitab ini, seperti dua ulama’ besar waktu itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Al Qodhi Abu Abdillah al Qufthi. Wafat 736 H. dan menamai kitabnya Tuhfatu al Washil fi Syarh al Hashil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Al Qodhi Abdullah bin Umar al Baidhowi. Wafat 685 H. dan menamakan kitabnya dengan Minhaj al Wushul ila ‘Ilm al Ushul. Kitab ini juga menjadi perhatian banyak ulama’  dan mulai mensyarahnya hingga lebih dari 40 syarh kitab. Dan yang paling penting dan masyhur diantara syarh kitab Minhaj adalah syarh Imam Isnawi yang dinamakan Nihayat as Sul Syarh Minhaj al Wushul. Wafat 772 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Metode Ulama’ Hanafiyyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Para ulama’ Hanafiyyah berbeda dengan ulama’ Mutakallimin. Metode yang mereka terapkan adalah menetapkan qaidah sesuai yang ditunjukkan oleh furu’-furu’. Dinama furu’-furu’ tersebut telah ditinggalkan oleh para imam thoriqoh ini. Mereka akan merubah qaidah jika qaidah tersebut bertentangan dengan furu’yang ditetapkan imamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun mereka meletakkan qaidah ushuliyah yang terbangun dari pada furu’-furu’ yang ada, namun jika ada perbedaan antara qaidah dan furu’, maka qaidahlah yang akan ditinjau ulang. Dalam kitab-kitab yang dikarang melalui metode ini sangat banyak menyebutkan furu’-furu ataupun masalah far’iyyah. Hal ini lebih ditengarai oleh para Imam-imam Hanafiyyah yang tidak meninggalkan kitab ushul sebagaimana yang dilakukan oleh Imam Syafi’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kitab-kitab yang Dikarang Melalui Metode Hanafiyyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Ushul Abi Zaid ad Dabusi. Wafat 430 H.&lt;br /&gt;b. Ushul Abi Bakr Ahmad bin ‘Ali. Yang terkenal dengan Al Jashosh. Wafat 370 H.&lt;br /&gt;c. Ushul Syamsul ‘A’immah al Sarkhosi. Wafat 428 H.&lt;br /&gt;d. Ushul Fakhrul Islam al Bazdawi. Wafat 482 H. kitan ini merupakan kitab yang terbaik sebagai kitab mutaqoddimin.&lt;br /&gt;e. Ushul al Kurkhi, karya Abu al Hasan al Kurkhi. Wafat 430 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Metode Muta’akhirin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan berjalannya zaman dan berkembangnya keilmuan dalam ushul fiqih, maka ada sekelompok ulama’ yang berusaha menggabungkan kedua metode di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara Kitab-kitab yang Dikarang Melalui Metode Muta’akhirin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Badi’u an Nidzom, karya Mudzoffaruddin Ahmad bin Ali as Sa’ati al Baghdadi al Hanafi. Wafat 694 H. di dalamnya terdapat penggabungan antara ushul Bazdawi dan kitab al Ihkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Tanqih al Ushul karya Ubaidillah bin Mas’ud al Bukhori al Hanafi. Wafat 747 H. di dalamnya terdapat penggabungan antara ushul Bazdawi dan al Mahshul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Jam’u al Jawami’ karya Tajuddin Abdul Wahab bin ali as Subki as Syafi’i. Wafat 771 H.&lt;br /&gt;d. At Tahrir karya Al Kamal bin al Hilal al Hanafi. Wafat 861 H.&lt;br /&gt;Ilmu ushul fiqih terus berkembang dengan adanya kitab-kitab karangan para ulama’ dari ulama’ mutaqoddimin hingga ulama’ muta’akhirin. Kenudian muncul juga kitab Al Muwafaqot karya Abu Ishaq Ibrahim bin Musa as Syathiby. Wafat 780 H. karya-karya ulama’ ushuliyyin belum habis sampai disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kitab ushul yang merupakan kitab untuk mempermudah para mahasiswa yang belajar di Universitas Al Azhar dan majlis ilmu lainnya, seperti :&lt;br /&gt;a. Irsyadu al Fuhul karya Muhammad bin Ali bin Muhammad al Syaukani. Wafat 1255 H.&lt;br /&gt;b. Ushul al Fiqh karya Muhammad Khudhori Bek. Wafat 1345 H.&lt;br /&gt;c. Ilmu al Ushul karya Abdul Wahab Kholaf.&lt;br /&gt;d. Ushul al Fiqh karya Muhammad Abu Zahroh. Wafat 1974 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah uraian pengantar ilmu ushul fiqih secara singakat. Dan ini hanyalah sebuah usaha pemindahan materi dari sumber-sumber dan buku ushul fiqih. Semoga Allah memberi manfaat kepada kita semua, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-3218974714907980906?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/3218974714907980906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=3218974714907980906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/3218974714907980906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/3218974714907980906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/04/pengantar-ilmu-ushul-fikih.html' title='Pengantar Ilmu Ushul Fikih'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-6348650984698207233</id><published>2009-04-01T00:13:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T00:17:36.815-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Imam Abu Hanifah</title><content type='html'>Madzhab hanafi adalah madzhab yang paling awal munculnya dibanding tiga madzhab besar lainnya. Madzhab Hanafi dinisbatkan kepada Imam Abu Hanifah an Nu’man bin Tsabit bin Zutha. Imam Abu Hanifah dilahirkan di Kufah tahun 80 H. dan wafat di Baghdad pada tahun 150 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah termasuk sebagai tabi’in, karena beliau sempat bertemu dengan sahabat Anas bin Malik, Abdullah bin Abi Aufa, Sahal bin Sa’ad as Sa’idi dan Abu Thufail ‘Amir bin Wa’ilah. Dan Imam Abu Hanifah juga meriwayatkan beberapa hadits dari mereka. Sebagaimana bapak beliau, Tsabit, yang bertemu dengan Khalifah Ali bin Abi Tholib r.a. yang kemudian mendo’akan agar mendapat barakah dalam keluarganya. &lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah hidup dalam keluarga pedagang di Kufah. Yaitu pedagang kain Khozz (salah satu jenis sutera).  keluarga Imam Abu Hanifah juga telah menyerukan agama islam setelah bapaknya (Tsabit) bertemu dengan Imam Ali r.a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya Imam Abu Hanifah berkonsentrasi untuk menghafal al qur’an  seperti yang dilakukan para memeluk agama islam masa itu. Setelah selesai menghafal al qur’an, kemudian beliau mempelajari sunnah dan juga mempelajari ilmu nahwu, adab, sya’ir dan mendiskusikan kelompok-kelompok yang berbeda dalam masalah i’tiqodiyyah. Imam Abu Hanifah juga pergi ke Bashroh untuk melakukan diskusi ini. Dan terkadang menetap di sana demi melakukan diskusi dalam waktu yang lama. Lalu setelah itu, Imam Abu Hanifah mulai mempelajari ilmu fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai keterangan di atas, bahwa Imam Abu Hanifah mulai dari kecil telah melakukan kegiatan perdagangan hasil waris dari keluarganya. Maka beliau meneruskan keterampilan keluarganya itu sebagai sumber penghidupan. Sehigga kebanyakan beliau menghabiskan waktunya dalam kegiatan mua’amalah. Dengan ini maka beliau mendapat banyak pengalaman dan pengetahuan dalam masalah mu’amalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedekatan Imam Abu Hanifah kepada Ulama’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah merupakan sosok seorang yang sangat cerdas, cekatan, memiliki kecerdasan manthiq yang bagus sehingga para ulama waktu itu sangat menghargainya dan menganjurkan berguru kepadanya. Dalam salah satu riwayat dari Imam, beliau berkata: “ suatu hari aku berjalan melintasi depan as Sya’bi, Dia duduk lalu memanggil dan berkata kepadaku :”mau pergi kepada siapa?” Aku menjawab :” saya mau pergi ke pasar”. Dia berkata :”maksud saya bukan pergi ke pasar, melainkan mau pergi kepada ulama’ “. Maka saya berkata :” saya sedikit sekali berbaur dengan para ulama’”. Dia berkata kepadaku lagi:” jangan lupa bahwa kewajibanmu adalah belajar ilmu dan mendatangi majlis para ulama’. Sesungguhnya aku melihat semangat kewaspadaan dan keterampilan ada dalam dirimu”.Imam Abu Hanifah berkata:” perkatannya telah masuk di dalam hatiku. Maka aku menangguhkan pergi ke pasar dan berpaling kepada ilmu. Maka Allah SWT memberikan manfaat kepadaku melalui perkataan itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah benar-benar cerdas dan pandai dalam ilmu kalam dan berkecimpung dalam ilmu ini. Sehingga beliau memiliki pendapat-pendapat yang dirangkum dalam berbagai kitab mengenai ilmu ini. Namun setelah itu, beliau kembali berpikir dan meninggalkan dunia ilmu kalam untuk berpaling ke dalam ilmu fiqih. Hal ini karena beliau mengikuti para Sahabat radhiyallohu ‘anhum, yang mana mereka berkecimpung dalam masalah fiqih dan tidak masuk pada dunia ilmu kalam. Padalah para sahabat mempunyai kapasitas keilmuan yang sangat tinggi dan tahu hakikat dari semua perkara. Dan karena ilmu fiqih merupakan ilmu yang mencakup permasalahan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah juga berusaha keras dalam mendalami ilmu fiqih khususnya pada empat macam fiqih yaitu : fiqihnya ‘Umar bin Khottob yang terangkum dalam kemashlahatan, fiqihnya Ali bin Abi Tholib yang terangkum dalam masalah istimbath dan hakikat dari syari’ah, ilmu Abdullah bin Mas’ud yang terangkum dalam Takhrij,  dan ilmu Abdullah bin Abbas yaitu ilmu al qur’an dan pemahamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ja’far yang telah sampai pada tingkatan ulama’ besar pun bertanya kepada Imam Abu Hanifah :” wahai Nu’man dari siapa kamu mengambil ilmu? Abu Hanifah menjawab :” dari pengikut Umar bin Khottob dari Umar bin Khottob, dari pengikut Ali dari Ali, dari pengikut Abdulloh bin Mas’ud dari Abdulloh bin Mas’ud, dan dari pengikut Ibnu Abas dari Ibnu Abbas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masyayikh Imam Abu Hanifah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah memiliki beberapa guru besar yang menjadikan Imam Abu Hanifah sebagai ulama’ besar, menjadi seorang Faqih handal, dam mengetahui solusi permasalahan secara mendetail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu Kufah benar-benar menjadi sebuah kota yng memiliki banyak ulama’ besar. Diantaranya Hamad bin Abi Sulaiman dinama merupakan guru Imam Abu Hanifah yang pertama di dalam ilmu fiqih. Imam Abu Hanifah belajar darinya tentang segala macam ilmu fiqih dan metodenya. Abu Hanifah berguru kepadanya selama kurang lebih 18 tahun sehingga pada suatu hari Hamad bin Abi Sulaiman pun bertanya kepada Imam Abu Hanifah :”apakah kamu ingin melampoiku wahai Abu Hanifah?”. Ini merupakan sindiran bagi Abu Hanifah yang begitu lama mengambil ilmu darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Hamad bin Abi Sulaiman berguru kepada Ibrahim an Nakh’i. Dan Ibrahim an Nakh’i berguru kepada ‘Alqomah an Nakh’i yang berguru kepada Abdulloh bin Mas’ud seorang sahabat yang terkenal dengan ilmu fiqih dan pendapatnya yang banyak. Imam Abu Hanifah juga berguru kepada beberapa ulama’ tabi’in seperti Atho’ bin Abi Robah, dan Nafi’ Maula Abdulloh bin Umar. Dan Imam Abu Hanifah juga menyiapkan waktu khusus ketika haji untuk bertemu dan berdiskusi dengan para ulama’ Hijaz yang mana menambah khazanah keilmuan dan belajar pula thariqah para fuqoha’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Abu Hanifah sendiri tidak memiliki karangan khusus. Namun Imam memiliki murid-murid seperti Abu Yusuf, Muhammad bin Hasan, dan Zufar bin al Huzail yang mana mereka menjadi ulama besar yang menyebarkan ajaran-ajaran madzhab Imam Abu Hanifah. Sehingga madzhab Imam Abu Hanifah ini menjadi salah satu madzhab besar dan paling awal munculnya dibanding tiga madzhab lainnya, madzhab Maliki, madzhab Syafi’i dan madzhab Hambali.Dan madzhab ini meluas ke suluruh penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-6348650984698207233?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/6348650984698207233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=6348650984698207233' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6348650984698207233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6348650984698207233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/04/imam-abu-hanifah.html' title='Imam Abu Hanifah'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7823688401269494876</id><published>2009-03-17T01:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T01:54:12.341-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqih'/><title type='text'>Pengantar Ilmu Fiqih</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendahuluan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ilmu fiqih adalah salah satu disiplin ilmu yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan umat islam. Fiqih termasuk ilmu yang muncul pada masa awal berkembang agama islam. Secara esensial, fiqih sudah ada pada masa Nabi SAW, walaupun belum menjadi sebuah disiplin ilmu tersendiri. Karena Semua persoalan keagamaan yang muncul waktu itu, langsung ditanyakan kepada Nabi SAW. Maka seketika itu solusi permasalahan bisa terobati, dengan  bersumber pada al qur’an sebagai al wahyu al matludan sunnah sebagai alwahyu ghoiru matlu. Baru sepeninggal Nabi SAW, ilmu fiqh ini mulai muncul, seiring dengan timbulnya permasalahan-permasalahan yang muncul dan membutuhkan  sebuah hukum melalui jalan istimbat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi penerus Nabi Muhammad SAW tidak hanya berhenti pada masa khulafa’urrosyidin, namun masih diteruskan oleh para tabi’in dan ulama’ sholihin hingga sampai pada zaman kita sekarang ini. Perkembangan ilmu fiqih, bisa kita kualifikasikan secara periodik sesuai dengan kesepakatan para ulama. Yaitu ada empat, diantaranya : Pertama adalah masa kemunculan dan pembentuakn dasar-dasar islam,  perode ini mencakup masa Nani SAW dan bisa juga disebut sebagai masa turunnya al qur’an atau wahyu. Kedua adalah masa pembangunan dan penyempurnaan, pada periode ini mencakup masa sahabat dan tabi’in hingga pertengahan qurun ke empat hijriyah. Yang ke tiga adalah masa taqlid dan jumud, pada periode ini berkisar antara pertengahan abad ke empat hingga abad ke tiga belas hijriyah. Keempat adalah masa kebangkitan, periode ini berkisar dari abad tiga belas hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. Pengertian ilmu fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a) Menurut bahasa : al ‘ilmu wal fahmu, mengetahui dan memahami.&lt;br /&gt;قال تعالى : وما كان المؤمنون لينفروا كافة فلولا نفر من كل فرقة ليتفقهوا فى الدين ولينذروا قومهم اذا رجعوا اليهم لعلهم يحذرون.&lt;br /&gt;Dan yang dimaksud dengan tafqquh fi din di dalam ayat di atas adalah al fahmu wal ‘ilmu atas semua hukum-hukum agama.&lt;br /&gt;b) Menurut istilah :&lt;br /&gt;العلم بالاحكام الشرعية العملية المكتسب من ادلّتها التفصيلية.&lt;br /&gt;Yaitu mengetahui hukum-hukum syar’i yang berkenaan dengan amal yang diambil dari dalil-dalil yang rinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cakupan Pembahasan Ilmu Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pendapat tentang cakupan pembahasan ilmu ini, dan diantaranya adalah dibagi menjadi dua hal penting. Yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Ibadah : ini mecakup sholat puasa zakat haji dll.&lt;br /&gt;b) Mu’amalah : mencakup hal-hal yang selain ibadah yang merupakan hukum yang bersifat amaliyah. Mulai dari jinayat, mu’amaah, wasiat dan mawaris.&lt;br /&gt;Ada juga sebagian ulama yang berpendapat bahwa pemabahasan ilmu ini dibagi menjadi tiga, diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Ibadah : yaitu sholat, puasa, zakat, haji dan jihad.&lt;br /&gt;b) Mu’amalat : yaitu mencakup jual beli, amanah, pernikahan dan segala macam yang berkaitan dengannya.&lt;br /&gt;c) Hukuman : tentang qishosh, had bagi pencuri, had bagi pezina, had al qodzaf dan hukuman bagi orang-orang yang murtad dari agama islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Periode Perkembangan Ilmu Fiqih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peiode perkembangan ilmu fiqih dapat kita kualifikasikan menjadi 4 periode.&lt;br /&gt;A) Masa kemunculan dan peletakan dasar-dasar islam (daur an Nasy’ah wa at Ta’sis)&lt;br /&gt;Periode ini berjalan selama 23 tahun, dimulai pada tahun 13 sebelum masehi hingga wafatnya Rosululloh SAW. Masa ini dinamakan masa kemunculan dan peletakan dasar-dasar islam yang disebabkan oleh beberapa sebab. Diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Telah sempurnanya dasar-dasar agama islam dan sumber hukum yang utama.&lt;br /&gt; Bahwa setiap hukum syar’i yang ada pada masa ini bersumber kepada Nabi SAW.&lt;br /&gt; Masa setelah Nabi SAW tidak mendatangkang suatu hukum yang baru, kecuali jika ada permasalaan yang muncul dan permasalahan itu tidak terdapat pada masa Nabi SAW, dengan menggunakan ijma’ ataupun qiyas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada periode ini juga dibegi menjadi dua bagian, masa Nabi SAW di Makkah selama 13 tahun. Dan masa Nabi SAW di Madinah selama 10 tahun atau hingga wafatnya Rosululloh SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1) Bagian pertama (Makkah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses da’wah Nabi SAW dimulai dari kota ini, Makkah. Mulai umur 40 tahun setelah diangkat sebagai rosul dan telah menerima wahyu yang pertama, Nabi SAW mulai menyerukan agama islam kepada kaum kafir, hingga hijrah beliau ke Madinah. Dalam marhalah ini Nabi SAW menekankan penyeruannya dalam dua hal. Yaitu masalah keimanan atau aqidah, agar kaum kafir quraisy meninggalkan sesembahannya kepada berhala dan berpaling kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Disamping itu, Nabi SAW juga menekankan kepada akhlaq kaum kafir yang pada masa itu akhlaq kaum kafir quraisy sangatlah bobrok, banyak terjadi kemungkaran, ketidak adilan dsb, dan dikenal sebagai zaman jahiliyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;) Bagian kedua (Madinah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhalah ini berjalan selama 10 tahun, mulai dari hijrah Nabi SAW hingga wafat beliau. Dalam marhalah ini Nabi SAW  menerusakan dakwahnya lebih menekankan pada masalah perbuatan ibadah dan hukum-hukumnya. Hal ini disebabkan karena pada marhalah yang pertama, Nabi SAW sudah menekankan pada aqidah dan akhlaq, maka pada marhalah ini perlu ditunjukkan kepada para umat islam tentang syari’at dan amaliyah yang di wajibkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka semua perintah ibadah apapun yang di wajibkan bagi umat islam berada dalam marhalah ini kecuali kewajiban sholat yang mana turunnya wahyu ini terdapat dalam kisah isro’ mi’roj, yang terjadi setahun sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Dengan kurun waktu kurang lebih selam 23 tahum lamanya, syari’at islam telah mencakup semua hal permasalahan yang ada waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Masdar hukum pada masa ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa ini hanya terdapat dua sumber hukum yang semuanya itu adalah berasal dari Nai SAW. Yaitu, al Wahyu al Matlu (al qur’an) dan al Wahyu Ghoiru Matlu (sunnah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keutamaan marhalah ini (Nasy’ah wa Ta’sis)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pada marhalah ini, sumber hukumnya hanya kepada Nabi SAW dalam al qur’an dan sunnah. Serta Nabi SAW menjadi salah satunya marja’ dalam mengetahui hukum-hukum syari’ah yang ada kala itu.&lt;br /&gt;2. Syari’at pada masa ini sudah sempurna dengan qowa’id dan dasar-dasarnya. Yang mana itu bersusun dengan metode yang bagus dam menyeluruh. Seperti lafadz yang mujmal dan dasar-dasar hukum yang tetap.&lt;br /&gt;3. Dalam masa ini, arti fiqih secara istilah belum muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;B) Masa pengembangan dan penyempurnaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai masa Nabi SAW yang telah meletakkan hukum-hukum islam serta menjadikan al qur’an dan sunnah sebagai sumber hukum waktu itu, dengan memuat di dalamnya qowa’id kulliyah dan dasar-dasar yang tetap, maka hal ini memberi kesempatan bagi para mujtahidin untuk mengembangkan cabang-cabang dari pada hukum-hukum yang mujmal tersebut. Sehingga sumber hukum yang tersumber hanya pada al qur’an dan sunnah, menjadi sebuah ladasan hukum yang akan selalu relevan dalam mensikapi masalah-masalah yang timbul sepanjang zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu, dalam marhalah sepeninggal Rosululloh merupakan masa dimana ijtihad para sahab mulai berkembang. Istimbat hukum dari nas alqur’an dan sunnah mulai diterapkan. Selain itu juga pendapat kesepakatan para sahabat mulai diperlakukan jika mereka menemui masalah yang tidak terdapat dalam nas. Masa ini tergolong mempunyai tenggang waktu yang cukup lama. Yaitu mulai sepeninggal Rosululloh SAW hingga pertengahan abad ke empat hijriyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam marhalah ini, dapat dibagi menjadi tiga marhalah. Yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Marhalah Khulafa’ur Rosyidin&lt;br /&gt; Marhalah Umawiyyin (daulah Umayyah)&lt;br /&gt; Marhalah Abasiyyah (daulah Abasiyyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Marhalah Khulafa’ur Rosyidin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhalah ini dimulai dari sepeninggal Rosululloh SAW pada tahun 11 H. hingga berakhirnya masa Khulafa’ur Rosyidin pada tahun 40 H. dengan sempurnanya syari’at pada masa Nabi SAW, maka para sahabat merupakan orang-orang yang mempunyai kemampuan yang paling tinggi dalam berijtihad dan beristimbat hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pengertian sahabat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu : setiap orang yang pernah berjumpa Rosululloh SAW dengan beriman kepadanya dan mati dalam keadaan islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengertian sahabat terdapat beberapa perbedaan menurut sebagian ulama’. Diantaranya ada yang menysaratkan dengan periwayatan, bermulazamah, dan mengikuti salah satu perang bersama Nabi SAW. Dan ada yang sama sekali tidak mensyaratkan hal tersebut diatas.&lt;br /&gt;Keunggulan para sahabat dalam berijtihad dan beristimbat hukum, dibanding umat isam yang lain disebabkan beberapa hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dekatnya kebersamaan para sahabat kepada Nabi SAW menyebabkan mereka sangat paham dengan sebab-sebab turunnya al qur’an, asbabul wurudnya hadits, penafsiran Nabi SAW terhadap beberapa ayat serta mengetahui ‘illah dari pada hukum-hukum dan hikmah dari setiap syari’at yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kemempuan bahasa para sahabat yang sangat mahir yang mana al qur’an turun dengan bahasa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hafalan al qur’an dan sunnah yang dimiliki para sahabat. Sehingga mereka merupakan orang-orang yang paling dahulu memahami hukum-hukum islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, namun para sahabat Nabi SAW tidaklah mempunyai kemampuan yang sama. Mereka mempunyai kemampuan dalam berijtihad dan mengambil hukun dari al qur’an yang berbeda. Hal itu karena waktu para sahabat dalam mendampingi Rosul SAW yang tidak sama. Ada yang lama, ada juga yang sebentar. Selain itu juga para sahabat sebagai mana tabi’at manusia, yaitu memiliki kemampuan dalam diri masing-masing yang berbeda satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber-sumber hukum pada masa ini    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Al qur’an&lt;br /&gt; Sunnah&lt;br /&gt; Ijma’&lt;br /&gt; Qiyas/ pendapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keistimewaan masa Khulafa’ur Rosyidin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Bahwa fiqih pada masa ini muncul sesuai dengan perjalannya waktu. Dalam artian, kapan ada suatu permasalahan yang tidak terdapat di dalam Nas, maka para mujtahidin berusaha menggali hukumnya dari al qur’an dan sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam masa ini terjadi pengumpulan al qur’an dan menjadikannya dalam satu mushaf. Hal ini terjadi karena untuk menghindari perpecahan diantara umat islam yang sudah mulai merambah ke seluruh tanah arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam masa ini juga belum ada periwayatan hadits, kecuali jika ada sebuah kebutuhan untuk mengetahui suatu hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di masa ini juga telah menghadirkan sumber hukum baru yaitu ijma’. Dan ini banyak sekali timbul permasalahan yang merujuk pada ijma’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Marhalah Daulah Umayah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa ini dimulai pada tahun 41 H. Tepatnya setelah meninggalnya Khalifah Ali r.a. dan berjalan hingga awal abad ke dua, tepatnya pada tahun 132 H. masa ini memang sebagai permualaan masa pekembangan fiqih dalam islam. Selain itu juga berkembanganya firqoh-firqoh islam serta muncul beberapa permasalahan politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dengan hal semua itu dapat kita temui ada tiga macam firqoh yang diikuti kaum muslimin waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Syi’ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah sekelompok orang yang sangat mengidolakan sahabat Ali r.a. selain itu juga mereka adalah orang-orang yang berpendapat bahwa khilafah setelah meninggalnya Rosululloh SAW adalah sahabat Ali r.a. dan para keturunannya. Jadi bahwa pemilihan kholifah haruslah dengan cara pewarisan. Dan masih banyak lagi hal-hal khusus yang menjadi karakteristik firqoh ini. Firqoh ini juga masih terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya adalah : Az Zaidiyyah, al Imamiyyah al Itsna ‘Asyariyyah, al Isma’iliyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Khowarij&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah sebagian kelompok yang tidak setuju dengan keputusan sahabat Ali r.a. yang menerima tahkim dalam perang dengan Mu’awiyah (perang sifin). Maka kemudian mereka mengkafirkan sahabat Ali begitu juga mengkairkan Mu’awiyah. Dan salah satu pendapat mereka bahwa pemilihan kholifah haruslah dari seorang yang adail secara mutlak. Dalam artian, pemimpin merupakan orang yang tidak melakukan dosa besar. Dan kholifah tidaka harus dari kalangan kaum quraisy atau bangsa arab. Firqoh ini dipelopori oleh Abdulloh bin Wahhab ar Rosiby. Firqoh ini juga terbagi oleh beberapa kelompok, dan yang paling terkenal dan mendekati ahli sunnah adalah al Ibadhiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) Jumhur Muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah kelompok yang memutuskan untuk tidak bercondong ke firqoh manapun. Mereka adalah orang-orang yang menjadi penengan diantara dua kelompok di atas. Dan diantara pendapatnya bahwa kholifah haruslah berasal dari kaum quraisy bukan dari kaum yang lain. Kelompok ini juga tidak luput dari perbedaan, yaitu tentang istibat dalam sebuah hukum, kelompok ini terbagi menjadi dua kelompok. Ahli hadits dan ahli ro’yi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya khilaf tentang politik, sangatlah berpengaruh pada perkembangan ilmu fiqih yang mana dari khilaf tersebut, menghasilkan manhaj fiqh yang berbeda-beda. Dan permulaan abad ke dua ini, pembahasan tentang syari’ah dan fiqih juga masih sangat bagus seperti halnya pada masa sahabat. Walaupun di masa ini sudah muncul majal baru yaitu permasalahan polotik.&lt;br /&gt;Masa ini juga ditandai dengan banyak mufti diantara mereka. Terang saja, karena disana banyak sekali permasalahan yang muncul dimana permasalahan tersebut belum ada pada masa Nabi SAW.  Maka kegatan ilmu fiqih sangat berkembang waktu itu. Hal itu disebabkan oleh beberapa sebab sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tersebarnya para sahabat ke daerah luas.&lt;br /&gt; Meluasnya periwayatan hadits.&lt;br /&gt; Terjunnya kaum Mawaly (para budak yang telah merdeka) ke dalam ilmu fiqih dan syari’at.&lt;br /&gt; Munculnya madrasah fiqhiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Daulah Abasiyyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhalah masih merupakan bagian dari marhalah penyempurnaan fiqih islam. Dimulai dari runtuhnya daulah Umayah pada tahun 132 H. dan selesai hingga pertengahan abad ke empat H. ketika khilafah Abasiyyah ini sudah sangat lemah dan hanya sebatas nama.&lt;br /&gt;Masa ini tergolong menjadi puncak perkembangan ilmu fiqih yang mana ilmu ini sudah mencapai pada pemahasan yang rinci, serta mencakup ke seluruh aspek. selain berdirinya ilmu fiqih sebagai disiplin ilmu tersendiri pada masa ini, terdapat pembukuan dari beberapa ilmu seperti tafsir, hadits dan ilmu bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sebeb-sebab perkembangan ilmu tersebut adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Terjaganya ilmu fiqih dan para ahli fiqih pada marhalah daulah Abasiyyah.&lt;br /&gt; Bersungguh sungguh dalam mendidik para pemimpin dengan keagamaan.&lt;br /&gt; Memiliki demokrasi yang baik, khususnya bebas berpendapat dalam masalah keagamaan.&lt;br /&gt; Banyaknya perdebatan dan diskusi ilmiyyah antara ahli fiqih.&lt;br /&gt; Banyaknya kejadian-kejadian baru yang muncul pada masa ini.&lt;br /&gt; Pengaruh pemikiran-pemikiran dan pengetahuan dari berbagai bangsa.&lt;br /&gt; Pembukuan buku-buku penting dan terjemah buku ilmiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber hukum pada masa ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa ini ada dua macam suber hukum, mashodir muttafaq ‘alaiha dan mashodir mukhtalaf ‘alaiha. Ada empat sumber hukun yang disepakati jumhur muslimin, yaitu : al qur’an, sunnah, ijma’ dan qiyas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan sumber hukum yang mukhtalaf yaitu :&lt;br /&gt;Istihsan, mashlahah mursalah, istishab, saddu Dzaro’i’, ‘amal ahli Madinah, qoul sohabiy, ‘urf dan yang terakhir adalah syar’ man qoblana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keistimewaan masa ini &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fiqih sudah sampai pada titik sempurna pada masa ini.&lt;br /&gt; Pada masa ini muncul ulam’-ulama’ besar, fuqoha’ dan ahli ilmu yang lain.&lt;br /&gt; Madzhab fiqih pada masa ini dudah berkembang dan yang paling masyhur adalah 4 madzhab.&lt;br /&gt; Telah dibukukan ilmu-ilmu penting dalam islam. Diantaranya, dalam madzhab abu hanifah : kutub dzohir al Riwayah yang diriwayatkan dari oleh Muhammad bin al Hasan dari Abu Yusuf dari imam Abu Hanifah, kemudian dikumpulkan menjadi kitab al Kafi oleh al Hakim as Syahid. Dalam madzhab imam Malik : al Mudawwanah yang diriwayatkan oleh Sahnun dari Ibnu Qosim dari imam Malik. Dalam madzhab imam Syafi’i kitab al Um yang diimlakkan oleh imam kepada muridnya di Mesir. Dalam madzhab imam Ahmad kitab al Jami’ al Kabir  yang dikarang oleh Abu Bakar al Khollal setelah mengumpulkannya dari pere murid imam Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;C) Masa Taqlid dan Jumud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masa ini di mulai setelah pertengahan abad ke empat hijriyah, hingga akhir abad ke 13 H. marhalah ini dapat dibagi menjadi dua masa taqlid dan jumud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Masa Taqlid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masa ini disebut masa taqlid karena memang para ulama’ waktu itu tidak lagi beristimabt dan berusaha menghasilkan hukum dari buah pikirannya. Melainkan mereka mengikuti madzhab tertentu dan hanya berqiblat pada imam madzhab tertentu. Tidak seperti pada masa sebelumnya yang jika da permasalahan bar, mereka berusaha mencari solusi berdasarkan al qur’an dan sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, luasnya daerah kekuasaan islam yang diisi pada setiap daerah satu pemimpin Amirul mu’minin, semakin lama kondisi ini menyebabkan terpecahnya kekuasaan islam. Sehingga islam menjadi beberapa bagian yang memudahkan kaum musuh untuk menghancurkan islam.&lt;br /&gt;Keadaan islam waktu itu semakin mundur dengan adanya politik yang mulai masuk pada kekholifahan. Hal ini menyebabkan konsentrasi para pemimpin tidak terfokus untuk menjaga fiqih dan ulama’nya, sehingga para ulama’ waktu itu juga menurun kualitasnya dan hanya taqlid kepada imam-imam madzhab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebab-sebab taqlid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pembukuan kitab-kitab fiqih&lt;br /&gt; Fanatik terhadap madzhab tertentu&lt;br /&gt; Kemampuan dalam memutuskan hukum&lt;br /&gt; Ditutupnya pintu ijtihad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ulama’ masa ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madzhab Abu Hanifah : Abu Hasan al Kurkhi, al Qoduri, as Sarkhosi, as Samarkhan. Madzhab imam Malik : Abu Walid al Baji, Abu Muhammad al Maki, Ibnu Rusyd al Hafid. Madzhab Syafi’i : Mawardi, as Syirozi. Madzhab Hambali : Ibnu Qudamah. ibnu Hazm ad Dhohiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Masa Jumud dan Ta’akhur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa ini dimulai dari tahun 656 hijriyah tepat dengan runtuhnya Baghdad yang ditahlukkan oleh Holago khan dari bangsa Tartar, dan selesai pada akhir abad ke 13 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhalah ini terhitung menjadi masa yang terpanjang dalam perkembangan fiqih islam. Namun fiqih islam justru mengalami kemunduran. Dibuktikan dengan adanya karangan-karangan kitab yang mempermudah para pembaca dalam memahaminya seperti matan, mukhtasor, syarh, hasyiyah dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Allah SWT tidaklah akan meninggalkan hambanya dengan membiarkan islam dalam masa kejumudan dan tidak ada ijtihad. Maka pada masa ini muncullah beberapa ulama’ mujaddid yang membuka kembali pintu ijtihad. Yaitu Ibnu Taimiyyah (meninggal tahun 728 H.) dan Ibnu Qoyyim al Juziyyah (meninggal tahun 751 H.). mereka adalah ulama’  Hanabilah.&lt;br /&gt;Ulama’ masa ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhyidin an Nawawi (wafat 676 H.), as Subki (wafat 756 H.), Zakariya al Ansori (wafat 926), Ibnu Timiyyah, Ibnu Qoyyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;D) Masa kebangkitan islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa ini dimulai dari akhir abad ke 13 hijriyyah hingga saat sekarang. Kebangkitan ini ditandai dengan beberapa kemajuan yang sebelumnya belum ada semisal hilangnya fanatik dihati kaum muslimin yang membuka pikiran kaum muslimin untuk mengembangkan sebuah pemikiran agamanya. Kemudian juga mulai adanya pembelajaran fiqih muqoron walaupun sebelumnya telah ada buku-buku tentang fiqih muqoron. Dan diantara ulama’ masa ini : imam Muhammad Abduh(1115-1206 H.),imam as Syaukani(1172-1250 H.), imam Muhammad Abduh(1266-1323 H.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Epilog &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Begitu panjang perjalanan ilmu fiqih dari kemunculannya hingga sekarang  dan mungkin hingga puluhan tahun ke depan fiqih akan selalu berkembang karena memang hukum islam dengan qoidah mujmalah yang ada dalam al qur’an sebagai sumber utama islam, menjadi tempat olah pikir para ahli agama untuk merespon masalah-masalah yang muncul. Sehingga syari’at islam akan selalu relevan sebagai sumber solusi masalah yang muncul sepanjang zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7823688401269494876?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7823688401269494876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7823688401269494876' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7823688401269494876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7823688401269494876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/03/penagntar-ilmu-fiqih.html' title='Pengantar Ilmu Fiqih'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-1189585707214220408</id><published>2009-03-14T19:53:00.000-07:00</published><updated>2009-03-14T19:58:14.750-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Kajian Pertama IMAPA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sbxuqr3do0I/AAAAAAAAAG4/dFPgTi82hJE/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 86px; height: 107px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sbxuqr3do0I/AAAAAAAAAG4/dFPgTi82hJE/s200/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313243339999257410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 8/3/2009, merupakan hari pertama IMAPA melakukan kajiannya. Bertempat di Hay Tamin di rumah Mas Fais yang sementara dinobatkan sebagai sekretariat IMAPA. Kajian ini berjalan cukup lancar walaupun sebelumnya sempat terjadi salah paham antar anggota dalam kesepakatan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang IMAPA, ia adalah nama baru yang telah dicetuskan untuk mewakili para alumni pondok pesantren Al Asy’ariyyah yang berada di Kairo. Nama ini berdiri beberapa minggu yang lalu. Jumlah anggota baru ada belasan orang, empat diantaranya adalah anak baru. Nama IMAPA itu sendiri dietuskan oleh salah satu anggota yang kemudian menjadi salah satu sesepuh IMAPA yaitu Mas Fais Husaini. Kali pertama IMAPA dipimpin oleh Sdr. Eko Sutrisno yang berasal dari kota Pekalongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;IMAPA memiliki paling tidak dua kegiatan rutin, kajian dan tahfidz al qur’an. Mengenai kajian, IMAPA mengambil setiap hari sabtu sore yang bertempat di sekretariat IMAPA, H-8. Dengan mengangkad tema yang berkaitan dengan pelajaran yang berkaitan dengan setiap fakultas, hal itu disebabkan beragamnya fakultas anggota IMAPA. Kemudian yang kedua adalah kegiatan tahfidz al qur’an. Kegiatan ini juga diadakan secara rutin. Namun peserta anggota ini tidak wajib untuk semua anggota IMAPA. Hal ini dikarenakan adanya beberapa anggota IMAPA yang sudah merampungkan al qur’annya sebelum berangkat ke Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum IMAPA merupakan sebuah organisasi yang bagus dan perlu dikembangkan. Karena memang organisasi yang secara tidak langsung menjadi wadah bagi para huffadz, juga banyak dari anggotanya yang berkecimpung dalam dunia tilawatul qur’an. Maka dari itu, prospek anggota IMAPA dalam ranah masisir mungkin bisa menjadikan sebuah media untuk pengembangan diri bagi setiap anggota. Khuysusnya dalam hal tahfidz dan tilawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibentuknya organisasi ini juga mempunyai beberapa arti penting bagi anggotanya. Sebagai contoh, penulis yang juga anggota IMAPA juga ingin menyampaikan bahwa organisasi ini memiliki arti penting bagi perjalanan kehidupannya di bumi Kinanah ini. Karena penulis benar-benar memenfaatkan sebuah kesempatan untuk menjadikan tempat setoran al qur’an yang selama ini masih terkatung-katung. Maka dengan adanya IMAPA, mungkin pada nantinya akan membawa setiap anggota dalam meraih cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir, bahwa IMAPA ini adalah yang pertama bagi para alumni pondok pesantren al asy ‘ariyyah yang berada di luar negri. Maka dengan harapan, permulaan ini pada nantinya akan menjadi sebuah panutan sehingga para alumni yang berada selain di Kairo, bisa mengikuti jejak IMAPA Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-1189585707214220408?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/1189585707214220408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=1189585707214220408' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/1189585707214220408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/1189585707214220408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/03/kajian-pertama-imapa.html' title='Kajian Pertama IMAPA'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/Sbxuqr3do0I/AAAAAAAAAG4/dFPgTi82hJE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7576235486134341537</id><published>2009-03-11T16:56:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T16:58:50.364-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tadzkiroh'/><title type='text'>Pasti ada ruang kosong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SbhQINjGC-I/AAAAAAAAAGw/Ze87jF4dUhA/s1600-h/jegh.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 119px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SbhQINjGC-I/AAAAAAAAAGw/Ze87jF4dUhA/s200/jegh.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312083862489533410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari minggu 8/3/2009, aku mengikuti sebuah acara di tempat seoarang teman, Rizal namanya, alumni pondok at Taqwa Bekasi. Acaranya adalah bagaian terakhir dari IESQ aplication. Waktu itu giliran materi Spiritual Qoetion yang akau dapatkan. Nggak banyak yang aku dapat dari acara itu. Namun ada hal penting yang mungkin seluruh umat manusia harus mengetahuinya. Begini cerita singkatnya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sesi pertanyaan, ada salah seorang peserta yang menanyakan sebuah hal kepada presentator. Sebelum dia bertanya, dia menjelaskan beberapa muqoddimah yang menjembatani pertanyaannya itu. Kira2 begini, dia pernah membaca sebuah buku tentang IESQ, bahwa seorang yang telah medapatkan apa yang ia inginkan, pasti merasa ada kekosongan yang ada pada pikirannya. Padahal dalam medapatkan impiannya, seseorang pasti telah bekerja keras, banyak mengalami hambatan yang memaksa untuk berpikir keras bahkan mengisi otaknya itu untuk menggapai ambisinya sepanjang hari. Maka orang tersebut patut untuk merasa puas. Namun yang terjadi tidaklah begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, seorang pemimpin. Menjadi pimpinan tentunya tergolong menjadi sebuah kesuksesan. Bahkan lebih dari itu. Karena hal itu datang dari kepercayaan masyarakat, teman sekitar dan semua orang yang hidup di kanan kirinya. Ini adalah hal yang sangat mahal. Karena siapapun tidak bisa dipaksa untuk mengangkat topi kepada orang lain jika orang itu tidak mengundang simpati. Maka sebuah kepercayaan haruslah dibayar mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin mempunyai tanggung jawab untuk membayar kepercayaan rakyat, pemimpin mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita para anggotanya, pemimpin harus selalu berusaha menciptakan keharmonisan anggota, rakyat, rekan kerja, rekan satu tim, kawan satu rumah, dengan kebutuhan yang berbeda dalam setiap person. Maka beban otak satu rumah, otak satu tim, otak satu kampung, otak rakyat, bahkan otak satu bangsa beribi-ribu, berjuta-juta otak menuntut dan menjadi tanggung jawabnya yang hanya memiliki satu buah otak. Wajar dia sibuk setiap hari, setiap jam, menit bahkan satu detikpun dihitung untuk memikirkan amanatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada ruangkah dalam otaknya? Ada waktukah untuk mengatur diri sendiri, ada waktukah untuk mengatur keluarganya?? Hingga dalam segi spiritualnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah, “ADA...!!” ini adalah jawaban dari presentator dalam acara tadi. “Dan pasti ada” katanya, “siapapun itu orangnya, siapapun itu jabatannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ruang yang kosong di dalam otaknya. Seorang pemimpin dalam posisi genting dan darurat dalam menyelesaikan masalahnya, justru lebih terasa ruangnya dan selalu ingin mengisinya. Yaitu sebuah sel yang khusus didesain untuk berkecimpung dalam hal sepiritual. Sel itu tidak akan merasa puas. Karena itu adalah kebutuhan primer bagi makhluk berakal yang bermukim di bumi. Bagian ini selalu akan muncul di berbagai kesempatan. Jike sekarang anda merasakannya hanya sedikit, maka tunggu saja, hal itu akan menjadi besar dan muncul dihadapan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan akan mengenal tuhannya, kebutuhan akan mengetahui siapa penciptanya, dan mengetahui apa tugas dan tujuan ia diciptakan hingga ia kemana akan kembali, selalu menjadi pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka jangan segan-segan untuk mengisi sel yang kosong ini,dengan selalu berusaha taat, kapanpun itu, dimanapun itu. Sendirikah itu, berjama’ahkah itu. Yang terpenting hati kita ini menjadi sanggup dan sadar akan tugas kita kepada Allah Ar Rohman, Ar Rohim, Al Malik, Al Kuddus, Al Kholiq, Al A’la wal A’lam bikulli sowabin. Dan berusaha ikhlas dalam menjalankan perintah-Nya. Semoga mendapat ridho-Nya. Amin.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7576235486134341537?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7576235486134341537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7576235486134341537' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7576235486134341537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7576235486134341537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/03/pasti-ada-ruang-kosong.html' title='Pasti ada ruang kosong'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SbhQINjGC-I/AAAAAAAAAGw/Ze87jF4dUhA/s72-c/jegh.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-6692483304736919656</id><published>2009-03-11T03:28:00.000-07:00</published><updated>2009-03-11T17:00:32.552-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tadzkiroh'/><title type='text'>Tiga Pertanyaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SbeTtQR1k5I/AAAAAAAAAGo/zUHqGyiHmtE/s1600-h/untitled14.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 149px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SbeTtQR1k5I/AAAAAAAAAGo/zUHqGyiHmtE/s200/untitled14.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311876691179967378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tiga pertanyaan besar yang pasti akan terlintas pada otak manusia normal. Anda manusia normal?:d pertanyaannya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dari mana manusia berasal?&lt;br /&gt;2. Untuk apa manusia diciptakan?&lt;br /&gt;3. Kemana manusia setelah mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia mempunyai kemampuan secara Fitrah untuk mengetahui jawaban dari pada hal tersebut diatas. Namun kemampuan manusia sangatlah berbeda antara satu sama lainnya, yang akan menghasilkan jawaban yang berbeda. Ada yang benar, ada juga yang salah. Ok …ok ….nggak banyak kata kata deh….langsung saja.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawaban soal pertama&lt;/span&gt; : Dari mana manusia berasal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia berasal dari tanah. Iya ..iya manusia berawal dari air mani. Air mani dihasilkan dari pada sari-sari makanan yang berasal dari tanah om….!! So, manusia berasal dari tanah. Yang kemudian diberi ruh oleh Sang Pencipta sehingga manusia bisa seperti Anda sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam al Qur’an dinyatakan bahwa manusia berasal dari tanah, yang diterangkan dengan kata : Sulaalah min Thin . banyak sekali ayat yang menyebutnya, namun saya ambil satu aja.&lt;br /&gt;قال تعالى : ثمّ جعل نسله من سلالة من طين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawaban pertanyaan kedua &lt;/span&gt;: untuk apa manusia diciptakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan, hanya untuk beribadah kepada Penciptanya. Siapa? Allah SWT. Mengenal-Nya, cinta kepada-Nya, ta’at kepada-Nya, menjalankan  segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam al Qur’an disebutkan dalam surat ……..&lt;br /&gt;Dan tidaklah Aku(Allah) telah menciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk menyembah-Ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawaban yang ke tiga&lt;/span&gt; : akan kemana manusia setelah mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak begitu banyak hal yang pasti di dunia ini, tapi mati adalah hal yang pasti. Siapa pun mengakuinya dan tidak ada yang mengingkarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah mati manusia akan kembali kepada penciptanya. Allah SWT. Dan jasadnya akan kembali menjadi tanah. Ok..!! jadi sebaiknya kita bertindak biasa biasa saja. Jangan merasa diri kita paling cantik, paling ganteng, paling kuat, paling jelek, paling ringkih, hehehehe karena pada akhirnya apa yang kita banggakan adalah tidak lebih dari pada tanah. Tanah yang kita injak, yang kita muntai, sebagai tempat pembuangan akhir, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam al Qur’an disebutkan dalam bayak tempat, diantaranya :&lt;br /&gt;ثمّ الىّ مرجعكم فأنبّئكم بما كنتم تعملون&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah jawabanya. Maka kita sekarang tahu dari mana kita berasal, apa tugas kita ketika hidup dan akan kemana kita nanti. Satu hal telah kita jalani, tinggal 2 hal yang sedang dan akan kita jalani, yaitu tugas kita semasa hidup dan akan diberi balasan apa ketika setelah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sekarang masih dalam masa menjalakan tugas dari Sang pencipta. Seberapa jauh kita telah menepati perintahnya? Sekeras apa kita telah menjauhi laranganya? Allahu A’lam, dan kita sendiri yang mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kita mati, kita akan menghadap Sang pencipta. Dan setelah itu kita mau dialamatkan ke mana? Surga kah? Atau neraka? jika kita baik, maka akan dialamatkan ke surga. Dan begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sempatkan lah waktu satu menitkah, dua menitkah, bahkan lima menit untuk menyambungkan pikiran kita kepada Allah SWT, yang maha Agung, Maha Pengasih, Dzat yang bisa merubah kita dari keadaan sekarang kepada yang lebih baik. Karena mau tidak mau, kita butuh itu. Ketika kita bosan dengan lingkungan kehidupan kita, siapa lagi yang akan menjadi tempat bernaung, tempat mengadu kecuali Sang Maha Kuasa. Itulah sebuah fitrah manusia dalam mengenal Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kemudian&lt;/span&gt; pertanyaan yang mungkin hadir setelah membaca tulisan di atas, mengapa Allah menciptakan manusia dan kemudian Allah mematikannya lagi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok… untuk menjawabpertanyaan ini, coba kita kembali kepada al Qur’an surat al Mulk ayat : 2 yaitu :&lt;br /&gt;الذى خلق الموتي والحياة ليبلوكم ايّكم احسن عملا&lt;br /&gt;Dialah dzat yang telah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji diantara kamu semua sebaik-baiknya amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian atau cobaan di sini adalah cobaan yang ada di dunia. Manusia dicoba agar bercepat-cepat melakukan ketaatan kepada Allah SWT. Maka barang siapa yang berusaha untuk melewati ujian tersebut, tentunya dia adalah orang yang taat kepada Allah SWT. Dan barang siapa yang lengah dalam menghadapi ujian tersebut, maka dia adalah termasuk orang yang lalai. Allahumma tsabbit qulubana ‘ala diinika wa’ala tho’atik. Amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-6692483304736919656?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/6692483304736919656/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=6692483304736919656' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6692483304736919656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6692483304736919656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/03/tiga-pertanyaan.html' title='Tiga Pertanyaan'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SbeTtQR1k5I/AAAAAAAAAGo/zUHqGyiHmtE/s72-c/untitled14.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7982955695346892281</id><published>2009-02-11T17:08:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T17:17:08.045-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Mimpi</title><content type='html'>Mimpi. Orang yang sukses bermodalkan sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu impian mas..!! oh iya, itu adalah impian. Sebuah kata yang dipinjam dari “mimpi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi. Angan - angan yang mampir di dalam otak, itu adalah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi. Cita – cita yang tergalang di benak kita sejak duduk di Taman Kanak – Kanak waktu itu, adalah bagian dari mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi. Hayalan masa depan yang seakan nyambung dengan kondisi lingkungan hidup kita, adalah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilmu tinggi, wawasan luas, loyalitas tinggi, mampu mengemban amanat, tidak lain adalah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita cantik, kaya, berdarah biru, solihah, hafal kitab suci, baik hati, tidak sombong. Adalah salah satu mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi. Mempunyai keluarga sakinah, mawaddah dan penuh rahmah, tentu saja itu adalah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang tersohor, harkat, martabat/ derajat dan pangkat yang tinggi, adalah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, aku slalu bermimpi…….ya Allah as’aluka Taufiq. amin ya Robb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermimpi memang tidak ada salahnya, tapi jika tidak pernah bangun dari mimpi untuk mengejarnya dengan perbuatan nyata adalah kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7982955695346892281?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7982955695346892281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7982955695346892281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7982955695346892281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7982955695346892281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/02/mimpi.html' title='Mimpi'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-5619531305781370765</id><published>2009-01-27T13:14:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T13:23:28.809-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Berita hari ini.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SX96oprHXzI/AAAAAAAAAGg/LCwlA-VRSLw/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 94px; height: 69px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SX96oprHXzI/AAAAAAAAAGg/LCwlA-VRSLw/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296086525611040562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Huh…baru ujian termin pertama lelah sekali. Jadi sekarang lagi mikirin kapan mulai merealisasikan hayalan hayalan tingkat tinggi yang muncul waktu aku focus ke imtihan. Yang pertama, beli stik Ps.&lt;br /&gt;Maklum habis ujian perlu ada refresh.(padahal pas ujian juga sering nyempatkan main Ps deng,hehehe…). Kayaknya ini masuk dalam kebutuhan tersier deh… pasalnya, ini salah satu tersangka utama buat pelarian ketika lelah dan suntug. bes..enak kan? Yo jelas….toh ujian dah selesai nggak ada tuntutan dan kewajiban berat yang menunggu di depan mata. Selamat datang ketenangan, selamat tinggal ketidak nyamanan!!!&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat aku agak gregeten, ketika masih tidak nyaman dan focus ke ujian, hayalanku justru ngantri di kepalaku untuk satu persatu ku nikmati. Aku jadi risau bin bimbang, mau pilih menghayal plus muqorror nggak khatam2, wal hasil nanti pusing di depan soal soal ujian, atau…terus belajar dan menunda hayalan rasa ayam bakar special Latansa dengan sambal pedas gurih nan asin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang waktu yang meching buat pelampiasan dan mengejawantahkan semua hayalan yang kayaknya dulu pernah antri di depan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, ya…itu tadi membeli stik Ps. Yang di atas itu lho.!!&lt;br /&gt;Sekarang yang kedua, tik..tik…(bunyi detikan jam tangan) ini artinya lagi mikir poin kedua ini…nggak sabaran banget…lu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang kedua aku akan menyisir buku buku koleksiku untuk melihat mana yang belum dibaca. Juh..juh…juh…nggak keren dari mana coba?? Itulah…..sebenarnya aku itu orangnya rajin pangkal kaya, ulet pangkal sukses dan lain lain. Intinya yang kedua ini, aku ingin membaca sebanyak banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eh bentar!! Kayaknya yang ini tadi nggak perlu ditulis deh…bisa sombong aku!!. Apa kata seluruh umat manusia di dunia  kalo sombong…!!??hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wah, maaf. Aku ngantuk e…tadi baru ujian. Hayalannya aku terusin besok aja. Mau tidur e…ya Lumayan, idep idep ngisi blog yang pertama di tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok langsung aja, pamit do’akan mimpi indah!!!(bukan indah yang putrinya pak Pono lho….)&lt;br /&gt;selamet tidur.....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-5619531305781370765?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/5619531305781370765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=5619531305781370765' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/5619531305781370765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/5619531305781370765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2009/01/huhbaru-ujian-termin-pertama-lelah.html' title='Berita hari ini.'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SX96oprHXzI/AAAAAAAAAGg/LCwlA-VRSLw/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-1221195805545060713</id><published>2008-12-23T03:20:00.000-08:00</published><updated>2008-12-23T12:52:54.507-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Semangat Juang Pemuda Modern</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SVDKG4bqlkI/AAAAAAAAAGI/jomBrX14ikQ/s1600-h/perjuangan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 95px; height: 127px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SVDKG4bqlkI/AAAAAAAAAGI/jomBrX14ikQ/s200/perjuangan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282944582482040386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berjuang adalah kata kerja yang mempunyai nilai sangat mulia. Perjuangan adalah sebuah keharusan bagi yang ingin mencapai tingkatan tertentu, atau yang menginginkan sesuatu. Karena perjuangan adalah jalan lurus menuju perubahan. Ingat para pejuang kita dulu, yang pada waktu itu negri kita dalam keadaan terjajah oleh negri lain. Selama kurang lebih 350 tahun tanah dan nenek moyang bangsa Indonesia menderita, tertekan, akibat dibodohi oleh para penjajah dari Belanda, Jepang dll.Maka tiada kata lain bagi penduduk Indonesia waktu itu selain berjuang melawan para penjajah untuk bisa menikmati sebuah perubahan. Dan perjuangan itu tidak main – main karena nyawa yang menjadi taruhannya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan waktu dulu adalah berperang. Ya ….berperang melawan penjajah. Itu adalah salah satu bentuk perjuangan waktu dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjuang mempunyai arti yang luas. Dan bentuk perjuangan juga bermacam macam hingga tak terhitung. Mulai dari perjuangan seorang bayi untuk bisa tengkureb, merangkak hingga berjalan, perjuangan anak sekolah untuk menempuh ilmu dan lulus dari ujiannya, perjuangan seorang babak untuk menghidupi keluarga, perjuangan seorang ibu dalam melahirkan anaknya dan lain sebagainnya. Semuanya itu butuh pejuangan. Karena mereka tidak mau tetap berada dalam keadaannya dan ingin menikmati sebuah perubahan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perbedaan zaman antara sekarang dan dulu membuat prioritas untuk apa yang akan diperjuangkan itu berbeda. Sebelum masuk tahun 1945 bangsa Indonesia mempunyai kewajiban berjuang yang berbeda dengan sekarang. Waktu itu adalah perang yang utama untuk mengaluarkan penjajah dari tanah nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada masa sekarang ini akan berbeda. Peperangan fisik bukan lagi menjadi yang utama bagi setiap bangsa, kecuali bagi bangsa yang saat ini sedang terjajah secara fisik. Saat ini khususnya Indonesia banyak yang mengatakan sedang dalam keadaan terjajah dalam berbagai sector oleh bangsa barat. Dari segi moral dan ekonomi khususnya. Dalam segi moral bangsa Indonesia dicekoki dengan aksi tontonan dan perilaku yang jelek. Yang akan berdampak negative pada moral bangsa terlebih para kaula muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Degradasi moral telah menjamur sejak beberapa tahun terakhir ini, dan para pemudalah yang menjadi target utama mereka (para penjajah moral). Melalui serangan intelektual dengan penyebaran orientalis ke daerah daerah yang mempunyai penduduk islam yang padat. Dan serangan yang memanfaatkan kemajuan teknologi seperi internet dan tayangan televisi yang kurang pantas  dikonsumsi masyarakat Indonesia semisal pornografi/aksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam sector perekonomian, Indonesia saat ini sedang dalam posisi yang kurang menguntungkan. Dengan nilai mata uang yang rendah dimata dunia serta biaya hidup dinergi ini yang semakin mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok…!! Indonesia saat ini dalam keadaan terjajah. Lalu apa yang harus dilakukan dan apa yang harus di perjuangkan untuk mendapakan perubahan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuia ulasan tadi, bentuk serangan masa dulu adalah menggunakan fisik sebagai alat serang. Maka para pejuang terdahulu pun membalasnya dengan bentuk fisik juga. Nah, sedangkan saat ini bentuknya melalui serangan intelektual dan mengikis moral bangsa ini. Maka tidak salah kalau kita menanggulanginya dengan semangat intelektual yang tinggi, pemupukan moral melalui pendidikan akhalq diperkukuh sehingga jika kita benar benar mau melakukannya akan sedikit demi sedikit mementahkan serangan Barat. Yang singkatnya jika kita diserang dengan fisik, maka kita pun membalasnya dengan fisik juga. Jika mereka telah membunuh diantara kita bangsa Indonesia, maka kita juga akan membunuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang ada saat ini, orang barat manyerang bangsa kita dengan sebagaimana tertulis di atas, bisa jadi disebabkan karena kelalaian kita sendiri dalam hal ini. Sehingga mereka melihat ada celah sebagai jalan perusakan. Kelalaian kita dalam mempertahankan moral yang baik bisa kita lihat dengan banyaknya pejabat yang melakukan blunder dalam mengurus negara. Alhasil mereka malah terjerumus untuk melakukan korupsi yang dampaknya adalah merugikan negara. Dan masyarakat pun menjadi korbannya. Ini hanya salah satunya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia pendidikan pun sudah mulai terkena krisis ini. Salah satu yayasan pendidikan ternama di Indramayu Jawa Barat, telah mendapat berbagai kecaman sebagai yayasan yang menyesatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak hal yang harus diluruskan ditubuh bangsa ini. Maka semangat juang para pemuda adalah harapan yang paling utama. Karena pemuda adalah tulang punggung negara. Jangan sampai keadaan seperti sekarang tetap jalan ditempat dan tidak mau berubah ke arah yang lebih baik. Dan perjuangan kaula muda saat ini tidak lain adalah sebuah komitmen untuk meningkatkan khazanah intelektualitas dan memperbanyak pemupukan akhlaq yang mulia. Yang kemudian disalurkan kepada saudara kita yang kurang beruntung dalam mencari ilmu melalui tulisan atau berdakwah langsung kepada daerah yang memang membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya hal ini semata mata untuk mempertahankan keutuhan agama, bangsa dan negara kita dari ancaman kerusakan yang lebih menggila. Dengan membangun pondasi dalam diri dan memperkuatnya, akan mempersulit mereka (bangsa lain yang akan merusak) dalam mencari celah sebagai jalan perusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda ingin berubah…?? Berjuanglah.!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-1221195805545060713?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/1221195805545060713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=1221195805545060713' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/1221195805545060713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/1221195805545060713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/12/semangat-juang-pemuda-modern.html' title='Semangat Juang Pemuda Modern'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SVDKG4bqlkI/AAAAAAAAAGI/jomBrX14ikQ/s72-c/perjuangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7764687166095335992</id><published>2008-12-22T13:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T13:26:08.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zona barca'/><title type='text'>Barca Memang Fantastic ....</title><content type='html'>Untuk kesekian kalinya Barca barhasil melumpuhkan salah satu rival beratnya di La Liga. Pada minggu ke-16 ini, giliran Villareal yang menjadi korban keganasan serangan Xavi dkk. Senin (23/12/08) Barca memang tampil tidak sebaik pada pertandingan sebelumnya, tapi Los Azulgranas masih terlalu kuat bagi Villareal. Skor 1-2 untuk keunggulan Barcalah buktinya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun tampil di kandang lawan Stadion El Madrigal, Barca masih tampil agresif. Dua gol yang masing masing di lesatkan oleh Seydou keita dan Tiery Henri merupakan gol balasan dari gol R.G. Cani ke gawang Victor Valdes. Pertandingan berjalan relatif keras dengan 5 kartu kuning dan satu kartu merah.     &lt;br /&gt;Semua rival berat El Barca telah di gasak melalui kemenangan yang fantastic dengan jadwal yang berurutan . Setelah yang pertama  mengalahkan Atletico Marid dengan skor 6-1, kemudian Sevilla dengan skor 0-3 di kandangnya, dilanjutkan dengan duel El Clasico dan Barca unggul atas Real Madrid 2-0 tampa balas. Dan yang terkhir melawan Villareal di El Madrigal Stadium dengan skor 1-2 untuk keunggulan El Barca. Fantastic bukan......??!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian prestasi Xavi dkk. tidak berhenti begitu saja. Los Azulgranas yang telah tampil di La Liga sebanyak 16 kali, kini telah mengantongi kemenangan 13 kali, 2 kali imbang dan sekali kalah. Dengan poin dan jumlah selisih gol yang juga fantastic, yaitu 41 poin dan 48 gol serta baru kebobolan 10 gol. Poin ini menjadikan Barca kukuh di puncak klasemen berjarak 10 poin dengan posisi dua Sevilla yang mempunyai 31 poin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ditambah dengan Samuel Eto’o yang sampai saat ini bertengger di atas sebagai top skorer dengan 15 gol mengungguli David Villa yang duduk di urutan kedua. Hasil akhir paruh musim ini merupakan hasil baik bagi pelatih barunya Pep Guardiola, dan keberuntuntungan ini mungkin menjadi alasan untuk menjadikan El Barca sebagai kandidat terkuat jawara La Liga tahun 2009. Bravo Los Azulranas.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7764687166095335992?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7764687166095335992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7764687166095335992' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7764687166095335992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7764687166095335992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/12/barca-memang-fantastic_22.html' title='Barca Memang Fantastic ....'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-6293502649548327651</id><published>2008-12-07T15:13:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T15:20:02.168-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqih'/><title type='text'>Yang Halal itu Jelas, Yang Haram Juga Jelas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STxZq8uxe8I/AAAAAAAAAF4/UHRiQ2qCFNE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 142px; height: 111px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STxZq8uxe8I/AAAAAAAAAF4/UHRiQ2qCFNE/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5277191457763064770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menjelaskan bahwa segala hal yang hukumnya haram itu jelas, artinya syari’at telah menyebutkannya didalam nash. Begitu juga hal hal yang haram, juga sudah dijelaskan dalam nash. Dan diantara halal dan haram itu adalah perkara yang syubhat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam an Nawawi Rohimahulloh Ta’ala berkata : Makna dari hadits halal dan haram mengandung tiga bagian : Yang pertama, halal yang jelas. Tidak diragukan kehalalannya. Seperti makan roti, berbicara, berjalan dan lain sebagainnya. Yang kedua haram itu juga jelas. Seperti minum khomer, berbuat zina dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Adapun syubhat, maknanya adalah hal yang ragu ragu atau tidak jelas kehalalannya dan keharamannya. Maka dari itu, banyak orang yang tidak mengetahuinya. Sedangkan para ulama mengetahui hukumnya melalui nash ataupun qiyas. Jika ada sebuah keraguan dalam suatu hal antara halal dan haramnya, dan tidak terdapat di dalam nash maupun ijma’, maka para mujtahid berijtihad untuk mengetahui hukumnya. Dengan menyamakan salah satunya kepada dalil syar’i. Dan sebagian dari orang yang wira’i adalah meninggalkan hal hal yang syubhat, seperti tidak berinteraksi dengan harta orang lain secara syubhat atau mencampurnya dengan harta riba. Bahkan salah orang yang wira’I itu, meninggalkan perlakuan yang mubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun sesuatu yang sampai pada derajat waswas, yaitu mengharamkan sesuatu yang jauh dan sulit terjadi, bukan merupakan hal yang syubhat yang dianjurkan untuk meninggalkannya. Sebagai contoh : Seseorang tidak menikah dengan wanita di dalam negara yang besar karena takut bahwa yang Ia nikahi merupakan mahromnya. Contoh kedua, meninggalkan air untuk bersuci di padang pasir karena takut najis. Contoh diatas tidak merupakan tindakan orang yang wira’i, melainkan rasa waswas yang datangnya dari setan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan di atas merupakan hikmah yang pertama dari hadits “ al Halal wal Harom “. Keterangan di atas juga diambil dari kitab yang sama “ al Wafii fi Syarhi al Arba’in an Nawawiyyah “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menurut saya, kita sebagai orang muslim patut untuk memperhatikan apa yang dikatakan oleh Imam an Nawawi, tentang tiga hal yang berhubungan dengan hadits. Yaitu halal, haram dan syubhat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai perkara yang halal memang tidak ada masalah. Karena memang hal itu yang diharapkan untuk dilakukan orang muslim. Banyak sekali ayat al Qur’an yang menerangkan agar umat muslim memakan makanan yang baik. Artinya yang halal. Sebagai mana hadits berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وروى ابن مسعود رضى الله عنه عن النبيّ صلى الله عليه وسلّم انّه قال :" طلب الحلال فريضة على كلّ مسلم".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam haidts ini at Tobroni mempunyai sanad yang redaksi dari hadisnya itu berbeda. Yaitu menggunakan kata wajib bukan faridhoh, namun disitu pula dikatakan (dalam kitab ihya’ ulumudin) bahwa hadits di atas adalah hadits dho’if.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan menurut saya terlepas dari dho’ifnya hadits di atas, isi kandungannya sangat benar. Karena memang kenyataannya kita wajib untuk mencari hal hal yang halal, bukan mencari hal hal yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bermasalah disini adalah dua hal selain halal. Yaitu haram dan syubhat. Sangat jelas dan semua orang tahu bahwa perkara yang haram itu pasti akan mendapatkan dosa bagi pelakunya. Kecuali dalam hal tertentu. Seperti dikutip dari hadits Nabi SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قال النّبي صلى الله عليه وسلّم :" كلّ لحم نبت من حرام فالنّار أولى به". اخرجه الترمذى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tempat orang yang suka makan makanan yang haram akan dimasukkan kedalam neraka. Na’udzubillah mindzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta ataupun segala hal yang dikatakan haram disebabkan oleh dua sebab :&lt;br /&gt;Pertama,  haram yang disebabkan karena barang itu asalnya memang haram, sebagai contoh : khomer, daging anjing dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, haram disebabkan karena cara pencariannya atau cara mendapatkannya yang haram, padahal barangnya sendiri asalnya bukan barang yang haram. Sebagi contoh : ikan laut hasil curian, uang riba dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang yang haram akan sama sekali tidak berguna bagi seorang muslim. Walaupun barang atau harta yang haram tersebut disedekahkan, maka Allah SWT tidak akan menerimanya. Dan justru jika dibiarkan begitu saja, harta itu akan memberatkan dosanya ketika dihisab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian syubhat merupakan salah satu hal yang dianjurkan untuk dihindari. Karena memang hal yang syubhat kerap sekali menjadikan seseorang terjerumus dalam keharaman. Dan itu juga akan mendapatkan dosa. Orang yang berhati hati terhadap barang yang syubhat disebut “Wira’i”. Sebuah ke-wira’ian sangat akrab dimasa para sahabat dan tabi’in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sebuah Atsar dijelaskan bahwa suatu hari sahabat Abu Bakar r.a. minum susu hasil dari budaknya. Dan ketika budak itu ditanya dari mana dia mendapatkan susu, budak menjawab :” Saya telah meramal sebuah kaum dan mereka memberiku susu”. Maka sahabat Abu Bakar langsung memasukkan jari jarinya kedalam mulutnya untuk membersihkan sisa susu yang telah diminum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah salah satu contoh bagaimana sahabat sangat berhati hati dalam menjaga makanannya. Agar yang dimakan itu selalu halal. Betapa wira’inya sahabat Abu Bakar r.a. dan kita patut untuk berintrospeksi diri. Bagaiman kita menjaga diri kita dari segala macam hal yang haram. Kita juga patut berkaca kepada para sahaba yang lain. Mungkin pada masa kita ini yang memang sudah berbeda dengan masa sahabat, yang masih jarang hal hal haram dan lain sebagainya. Menjadi factor sulitnya kita menjaga dan memilih serta meneliti dari mana kita mendapatkan makanan, apakah halal atau tidak. Jangankan barang yang halal, yang haram pun sulit untuk dicari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi standar dosa dari dulu hingga sekarang dan sampai hari kiamat pun tidak akan berubah. Minuman khomer walaupun satu tetes yang dari dulu haram tidak akan berubah menjadi halal dengan adanya perubahan zaman. Itu yang perlu kita sikapi dengan positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mari kita bersama sama untuk menjalankan amar ma’ruf serta nahi mungkar. Dimulai dari diri sendiri yang kemudian kepada orang lain dengan cara sebaik mungkin, sesantun mungkin sesuai dengan apa yang diajarkan baginda Nabi Muhammad SAW. Allahu ‘Ala A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-6293502649548327651?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/6293502649548327651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=6293502649548327651' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6293502649548327651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6293502649548327651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/12/yang-halal-itu-jelas-yang-haram-juga.html' title='Yang Halal itu Jelas, Yang Haram Juga Jelas'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STxZq8uxe8I/AAAAAAAAAF4/UHRiQ2qCFNE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-5230867503675039293</id><published>2008-12-06T16:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-06T16:57:46.799-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadits'/><title type='text'>Al Halal wal Harom</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STse_XgKS1I/AAAAAAAAAFw/9ipkGMK0_64/s1600-h/rokok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 91px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STse_XgKS1I/AAAAAAAAAFw/9ipkGMK0_64/s200/rokok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5276845462384167762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;عن ابى عبدالله النعمان بن بشير رضى الله عنهما قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلّم يقول : " انّ الحلال بيّن وانّ الحرام بيّن وبينهما مشتبهات لا يعلمهنّ كثير من الناس, فمن اتّقى الشبهات استبرأ لدينه وعرضه, ومن وقع فى الشبهات وقع فى الحرام, كالراعى يرعى حول الحمى يوشك ان يرتع فيه, ألا وانّ لكلّ ملك حمى ألا وانّ حمى الله محارمه, ألا وانّ فى الجسد مضغة اذا صلحت صلح الجسد كلّه واذا فسدت فسد الجسد كلّه, ألا وهى القلب. رواه البخارى ومسلم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini termasuk kumpulan hadits arba’in, karena mempunyai manfaat yang besar dan sering terjadi dalam kehidupan sehari hari. Dan merupakan salah satu hadits yang menjadi sandaran pengambilan hukum dalam islam. Jama’ah berkata :“ Hadits ini merupakan sepertiga agama”. Kemudian Abu Daud juga berpendapat bahwa hadits ini adalah seperempat dari agama islam ( yaitu manfaatnya yang meliputi seperempat dari hukum islam)&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dan bahkan yang lebih utama bahwa hadits ini mengandung semuanya (tidak hanya sepertiga ataupun seperempat). Karena hadits ini mencakup atas kejelasan antara halal, haram, syubhat serta solih dan buruknya hati.&lt;br /&gt;Maka hal ini akan sangat membutuhkan pengetahuan yang luas tentang syari’at dari yang pokok hingga furu’nya. Dan hadits ini juga merupakan dasar bagi orang orang yang wira’i dalam mengambil hukum maupun dalam mengambil sikap. Yaitu meninggalkan hal hal yang berbau syubhat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makna mufrodat dalam hadits&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بيّن  berarti jelas. Yaitu sesuatu yang telah dinashkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dan Rosul-Nya atau yang disepakati oleh seluruh kaum muslimin atas kehalalannya dan keharomannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مشتبهات  adalah jama’ dari kata مشتبه yang artinya ragu ragu.  Karena di dalamnya tidak ada kejelasan apakah itu halal atau haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا يعلمهنّ artinya tidak mengetahui hukumnya. Yang disebabkan ada pertentangan antara dua dalil, yaitu ragu dalam halal dan ragu dalam haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اتّقى الشبهات  artinya jauhilah hal hal yang syubhat. Dan buatlah dalam jarak antara setiap syubhat satu dengan yang lainnya itu, sebuah penjaga atau penghalang. Agar terhindar jauh dari kesyubhatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;استبرأ لدينه وعرضه yaitu mencari kebebasan atau terbebas kehormatannya dari berbagai cacat, dan terbebasnya agama dari segala kekurangan. Dan hal itu semua menunjukkan atas sesuatu yang berhubungan dengan manusia, juga yang berhubungan dengan Allah ‘Azza wa Jalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وقع فى الشبهات  bermana berani melakukan atau terperosok ke dalam kesyubhatan. Yang mana ragu di sisi kehalalannya, dan ragu dalam keharomannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحمى yaitu hal yang dilarang bagi selain pemiliknya. Dan dikatakan juga bahwa hal itu adalah sesuatu yang dilarang oleh kholifah atau wakilnya dari bumi yang mubah bagi hewan tunggangan para mujahid. Dan hal itu dilarang pula bagi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يوشك bermakna mendekatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ان يرتع فيه berarti, Agar hewan gembalaannya memakan hal yang dilarang tersebut, atau berkeliaran di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;محارمه berarti perbuatan ma’siat yang diharamkan oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مضغة yaitu sepotong daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain seperti yang dituliskan di atas, hadits ini juga mengandung hukum hukum yang berhubungan dengan fiqih. Sekiranya ada delapan hikmah yang terkandung di dalam hadits ini. Dan agar lebih jelasnya, kedelapan hikmah itu akan dipaparkan dalam tulisan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*hadits ini diambil dari kitab al Waafi fi Syarhi al Arba’in an Nawawiyyah dalam hadits yang ke 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-5230867503675039293?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/5230867503675039293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=5230867503675039293' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/5230867503675039293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/5230867503675039293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/12/al-halal-wal-harom.html' title='Al Halal wal Harom'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STse_XgKS1I/AAAAAAAAAFw/9ipkGMK0_64/s72-c/rokok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-4479864337079998389</id><published>2008-12-01T22:47:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T14:26:19.478-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqih'/><title type='text'>Puasa Sunnah 10 Hari Awal Dzulhijjah</title><content type='html'>Puasa adalah salah satu bentuk ibadah yang mengandung manfaat sangat besar. Dari segi kejiwaan serta kesehatan. Manfaat untuk kejiwaan diantaranya karena puasa adalah menahan lapar, dahaga atau singkatnya adalah menahan hawa nafsu. Puasa juga dapat mencegah dari perbuatan - perbuatan yang tidak baik. Selain itu juga dapat menguji kesabaran orang yang berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut kesehatan, bahwa puasa dapat memberi kesempatan pada usus sebagai alat pencernaan untuk beristirahat kurang lebih selama 14 jam. Selain itu juga puasa dapat menghilangkan sisa sisa makanan yang ada dalam tubuh.&lt;br /&gt;Begitulah sebagian manfaat puasa bagi orang yang puasa. Puasa yang paling utama adalah puasa Romadhon yang selalu bergulir selama satu bulan penuh setiap tahunnya. Dan beberapa puasa sunnah lainnya seperti, puasa 6 hari pada bulan Syawal, puasa senin dan kamis, puasa ‘arahfah dan lain sebagainya. Kemudian apakah sepuluh hari awal bulan dzulhijjah itu adalah termasuk puasa yang disunahkan?&lt;br /&gt;عن ابن عبّاس رضى الله عنهما , قال : فال رسول الله ص. م. :" ما من ايّام العمل الصّالح احبّ الى الله من هذه الايّام" , يعني : ايّام العشر , قالوا : يا رسول الله ولا الجها د فى سبيل الله ؟ قال :"ولا الجهاد فى سبيل الله , الا رجل خرج بنفسه , وماله ولا يرجع من ذلك شيء".رواه البخارى&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari shahabat Ibnu Abbas r.a. berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari (dari bulan Dzulhijjah).” Mereka (para sahabat) bertanya: “Wahai Rasulullah, tidak pula jihad fi sabilillah?” Beliau bersabda: “Dan tidak pula jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatupun.” (HR Bhukhori).&lt;br /&gt;Dari hadits di atas ada beberapa poin yang perlu kita cermati. Diantaranya :&lt;br /&gt;Bahwa dalam sepuluh hari pertama pada bulan dzulhijjah amal yang soleh itu lebih baik daripada hari hari itu sendiri. Amal soleh itu meliputi : sholat, shodaqoh, puasa, dzikir, takbir, membaca al qur’an, berbuat baik dan taat kepada kedua orang tua, bersilaturrahim, dan berbuat baik kepada orang lain serta perbuatan baik lainnya.&lt;br /&gt;Kemudian hadits ini juga menunjukkan fadhilah amal soleh di dalam sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah. Seperti puasa dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Selain itu juga menunjukkan bahwa jihad di jalan allah adalah amal soleh yang paling afdhol. Hal itu di tandai dengan sabda Nabi SAW. :&lt;br /&gt;:"ولا الجهاد فى سبيل الله , الا رجل خرج بنفسه , وماله ولا يرجع من ذلك شيء"&lt;br /&gt;Ini  menunjukkan bahwa jika manusia keluar untuk berjihad di jalan allah, dengan hartanya sendiri. Yaitu senjata dan kendaraan yang di pakai. Kemudian terbunuh lalu senjata beserta  kendaraannya dirampas oleh musuh. Maka ini adalah sebuah amalan yang paling utama saat itu. Dan jika hal ini bisa terjadi maka allah akan melipatkan pahalanya.&lt;br /&gt;Yang pada intinya adalah sungguh disukai (mustahab) bagi siapa saja yang pada sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah bisa melakukan amal soleh termasuk diantaranya adalah puasa. kecuali pada tanggal sepuluh Dzulhijjah yang merupakan 'Iedul Adha. Karena haram hukumnya jika melaksanakan puasa pada hari tersebut. Allahu A’la A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-4479864337079998389?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/4479864337079998389/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=4479864337079998389' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4479864337079998389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4479864337079998389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/12/puasa-sunnah-10-hari-awal-dzulhijjah.html' title='Puasa Sunnah 10 Hari Awal Dzulhijjah'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-224874957372399788</id><published>2008-11-30T15:56:00.000-08:00</published><updated>2008-11-30T16:13:06.300-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='zona barca'/><title type='text'>Messi Fantastic, Barca Terus Berlari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STMqe3sR8EI/AAAAAAAAAFo/IM0_YmSAmvI/s1600-h/int_2006-10-16sevilla2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STMqe3sR8EI/AAAAAAAAAFo/IM0_YmSAmvI/s200/int_2006-10-16sevilla2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274606298415099970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan LA Liga kini telah sampai pada minggu yang ke 13. Barca yang pada pertemuan sebelumnya ditahan imbang Getafe 1 – 1, kini mulai bangkit kembali. Messi yang menjadi pahlawan pada&lt;span style="font-style: italic;"&gt; big mach&lt;/span&gt; melawan salah satu tim terberatnya Sevilla, dengan menceploskan 2  gol dan satu gol lainnya lahir dari kaki kanan Eto’o ke gawang yang dijaga Palop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Stadion Ramon Sanchez Pizjuan menjadi saksi terkaparnya tuan rumah Sevilla ketika digasak Barca 0 – 3 pada Minggu (30/11/08). Sevilla terliaht tidak nyaman di stadionnya sendiri. Terbukti dengan dominasi permainan Barca malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jalannya pertandingan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wasit yang memimpin pertandingan membunyikan peluit tanda mulainya pertandingan, kedua tim langsung bermain cepat. Namun Barca yang bertindak sebagai tamu justru mendominasi jalannya pertandingan. Permainan kedua tim berjalan cepat. Barca pun terpengaruh permainan cepat sevilla melalui serangan balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gol pertama Barca lahir dari straiker asal Kamerun Samuel Eto’o pada menit ke 20 dengan memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti Sevilla. Skor berubah 0 – 1 untuk keunggulan Barca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sevilla nyaris menyamakan kedudukan dua menit sebelum jeda. Memanfaatkan sebuah tendangan bebas, Frederic Kanoute melepas tendangan yang hanya membentur mistar Barca. Bola mental lantas sukses diamankan kiper Victor Valdes. Skor tetap 0 – 1 hingga turun minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di babak kedua sevilla mencoba menekan Barca, namun kokohnya pertahanan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Los Azulgranas&lt;/span&gt; yang digalang Gerard Pique dan Carlos Puyol masih terlalu kuat untuk ditembus Luis Fabiano dkk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangan Barca pun semakin keras, dengan mengandalkan tiga straiker andalannya, Henry, Messi, dan Eto’o beberapa membuat peluang. Hingga para pemain belakang Sevilla pun sedikit kocar kacir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pada menit ke79 sundulan Xavi Hernandes mengumpan kepada Messi dan menggiringnya dengan kemampuan dribel bola yang lengket menusuk ke kotak penalti Sevilla dengan melewati beberapa pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan sepakan keras kaki kirinya Messi mampu menjebol jala Sevilla yang pertama pada pertandingan malam itu. Palop pun hanya bisa gigit jari atas terjadinya gol yang kedua ke gawangnya. Skor 0-2 untuk keunggulan Barca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada menit ke 80 aksi Messi semakin ganas dengan menembus pertahan kiri Sevilla dan langsung memberi umpan silang kepada Eto’o yang berdiri bebas di depan gawang Sevilla. Namun Eto’o membuang kesempatan itu karena tendangannya melenceng ke sisi kiri gawang Palop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derita Sevilla semakin bertambah ketika Luis Fabiano diganjar kartu kuning kedua setelah terlihat menyikut Sergio Bosquets. Luis fabiano terlihat kecewa dan marah saat dikeluarkan dari lapangan. Official Sevilla pun bergegas menenangkan sang pemain andalannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Messi menutup malam gemilangnya dengan menciptakan gol yang kedua. Pemain pengganti Alexander Hleb memberi umpan terobosan cantik kepada Messi yang kemudian mendahului kiper Palop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kecerdikan dan dribel yang khas, Messi mengitari Palop. Dengan tembakan terukurnya Messi mampu mengubah skor menjadi 0 – 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemenangan ini Barca semakin kokoh di pencak klasemen LA liga. Dengan mengantongi poin 32 Barca meninggalkan rifal abadinya Madrid yang kebetulan tunduk 1 -3 ditangn Getafe. Sementara Eto’o pun bercokol sendirian di atas pada urutan top skorer dengan mengantongi 14 gol. Bravo &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Los Blugranas…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-224874957372399788?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/224874957372399788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=224874957372399788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/224874957372399788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/224874957372399788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/11/messi-fantastic-barca-terus-berlari.html' title='Messi Fantastic, Barca Terus Berlari'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STMqe3sR8EI/AAAAAAAAAFo/IM0_YmSAmvI/s72-c/int_2006-10-16sevilla2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-3536248493556477309</id><published>2008-11-29T02:30:00.000-08:00</published><updated>2008-11-29T02:39:03.357-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tadzkiroh'/><title type='text'>Atsar Negri Para Nabi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STEbmRAOnqI/AAAAAAAAAFY/vORmFItTPJA/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STEbmRAOnqI/AAAAAAAAAFY/vORmFItTPJA/s200/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274026982840901282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Negri yang juga disebut sebagai Bumi Kinanah ini memang menarik. Sudah sekian ratus tahun lamanya nabi yang pernah hidup di negri ini telah wafat. Namun atsar kenabian masih akrab dengan mesir. Subhanallah….!!&lt;br /&gt;Tapi jangan lupa bahwa Fir’aun pun pernah hidup di sini. Siapa yang tidak kenal orang yang pernah mengaku sebagai Tuhan, siapa yang tidak kenal orang yang ketika mati, bumi manapun tidak mau menerima jasadnya. Na’u dzu billah min dzalik….!!! Itulah Fir’aun, sehingga sampai saat ini jasadnya masih ada di salah satu museum yang ada di kairo. Maka atsarnya (bukan yang mengaku Tuhan) juga masih akrab dengan Mesir walaupun relatif sedikit.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Waktu itu ketika aku pergi bersama temanku (Saef) ke Gami’ (salah satu nama tempat dekat rumah) untuk   membeli kabel printer Misykati yang baru, sungguh aku mengalami hal penting. Ketika kita (Aku dan Saef) sampai ke sebuah toko bernama ‘Ibadurrahman dekat belokan Gami’, Aku mulai melakukan transaksi pembelian kabel. Tiba- tiba salah satu temanku yang lain datang menghampiri dan mengatakan bahwa kabel yang dibutuhkan ternyata sudah ada dirumah. Maka segera Aku menanyakan merek kabel yang lain ke penjual karena Aku lihat di sana hanya ada satu merek, agar Aku tidak jadi membelinya karena di rumah sudah ada.&lt;br /&gt;Setelah Aku bilang ke penjual, orang mesir itu dengan menampilkan wajah yang ceria dan tawadhu’ seraya mengatakan : Aiwa, ma’aleisy. Hagat tani? Penjual bertanya.&lt;br /&gt;Hmmm….Aku berpikir sejenak, lalu Aku membeli kertas A4 satu rim. Aku bilang ke penjual dan menanyakan harganya. Penjual mengatakan kalau harganya 25 pound. Aku segera setuju dan membayarnya dengan uang 30 pound, lalu menunggu kembalian. Setelah semua selesai, Aku dan kedua temanku (Fandi dan Saef) segera pulang.&lt;br /&gt;Sebelum kita beranjak keluar toko, Si penjual menahanku seraya mengatakan : Istanna da’i’ah..!                                                 Aku tidak tahu apa yang dia inginkan. Kenapa aku diruruh menunggu sebentar??!! Sedangkan dia (penjual) menelpon seseorang. Aku langsung menanyakan kedua temanku : Bawa passport ?? kebetulan Fandi tidak membawa passport. Lalu Aku suruh dia (Fandi) pulang duluan. Aku hawatir penjual itu memanggil polisi atau mabahis.&lt;br /&gt;Jelas aku kawatir dia adalah salah satu mata mata, pikirku. Lantaran beberapa hari yang lalu ada pemeriksaan di Gami’ kepada orang asing termasuk mahasiswa. Tanpa ada pemberi tahuan dahulu. Alhasil, banyak orang Indonesia yang tertangkap karena tidak membawa passport. Bahkan saat ini ada orang Indonesia yang dulu tertangkap akan segera dideportasi (dipulangkan ke negara asal) karena bermasalah. Aku dan kedua temanku memang tidak bermasalah, karena kita masih punya visa untuk bisa tinggal di Mesir. Tapi kita tetap tidak mau berurusan dengan polisi. Apalagi salah satu temanku ada yang tidak membawa passport.&lt;br /&gt;Aku memang agak panik saat itu. Lalu Aku mendekati penjual itu yang sedang berada di luar toko. Dan menanyakan kenapa Aku harus menunggu sebentar….dia kelihatannya tidak berhasil menghubungi seseorang itu. Dia member isyarat kepadaku agar menunggu sebentar, sementara dia mencoba menelpon lagi. Huh… Aku semakin penasaran. Setelah dia berhenti menelpon dan kelihatannya tidak berhasil juga, dia bilang kepadaku : Ana bettashel shadi’I ‘an taman kirtos dzih.&lt;br /&gt;Mahallat dzih musy bita’ak? Tanya Saef.&lt;br /&gt;Panjual menjawab : Mahallat dzih bita’i ana. Bass ana gheir muta’akkid taman A4 (pakai ejaan bahasa inggris).&lt;br /&gt;Zaei enta matte’rofsy taman? Sahutku.&lt;br /&gt;Penjual berkata : Bass isma’ ya rayis…!! Ana bas’al tanziil taman la liirraf’i. lau taman dzih a’al min khomsah wa ‘isyrin, hagiblak khomsah gineh Kaman. Masyi.??? Tsawanii..&lt;br /&gt;Ooo…Aku baru mengerti apa yang penjual inginkan. Subhanalllah….!!! Ternyata dia masih ragu dengan harga kertas sebesar 25 pound dan dia takut harga itu terlalu mahal, makannya dia menanyakan kepada temannya. Padahal akad kita dalam membeli kertas sudah selesai dan Aku dengan harga 25 pound sudah setuju.&lt;br /&gt;Kemudian penjual berkata kepada Saef : mumkin terga’ wa ta’ud ba’da sa’ah we khudz fulusak..!!&lt;br /&gt;Kemudian Saef menanyakan tentang perkataanya kepadaku dan Kita bersepakat untuk langsung pulang saja dan mengikhlaskan sisa lima pound itu. Setelah Aku mengatakan kepada penjual, dia lagsung berkata : La, lau akhudz dzih khomsah gineh, harom.&lt;br /&gt;Singkat cerita, dia tetep tidak mau begitu saja menerima sisa uang itu. Sedangkan Aku dan Saef keburu pulang karena sudah ditunggu teman yang lain. Hingga pada akhirnya penjual bilang kepadaku, apabila nanti Aku ke sini lagi tolong ambil saja uang itu, sambil Dia memperkenalkan diri. Mahmud namanya.&lt;br /&gt;Itulah yang membuat Aku merasa terenyuh. Bagaimana tidak?? begitu hati hati Dia dalam mencari rizki, apalagi menyangkut hak orang lain sedangkan Kita?? Apalagi waktu itu Aku malah mempunyai perasaan buruk sangka kepadanya. Huh…. Ironis sekali. Ini membuktikan bahwa keimanan itu mempunyai tingkatan. Dan perbedaan Aku kepadanya bener – bener membuatku seakan adalah seorang Compong yang bersu’udzon kepada orang yang wira’i.&lt;br /&gt;Robbi habli imanan kaamilan, waj’alli min ‘ibaadikas  sholihin..amin.&lt;br /&gt;Demikian sedikit contoh akhlaq salah seorang mesir yang menjadi bukti bahwa Mesir adalah Negri para nabi. Dan atsar kenabiannya pun masih ada. semoga bermanfaat. Amin….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-3536248493556477309?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/3536248493556477309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=3536248493556477309' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/3536248493556477309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/3536248493556477309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/11/atsar-negri-para-nabi.html' title='Atsar Negri Para Nabi'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STEbmRAOnqI/AAAAAAAAAFY/vORmFItTPJA/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-4641666709978999922</id><published>2008-11-28T01:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-05T16:44:20.015-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Panggil Aku " Fatchul Machasin " :D</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STEcoDHSDTI/AAAAAAAAAFg/cE_Umm9SEDc/s1600-h/Img00028.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STEcoDHSDTI/AAAAAAAAAFg/cE_Umm9SEDc/s200/Img00028.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5274028112983756082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kini 20 tahun sudah aku berada dalam alam semesta. Beberapa episode kehidupan yang berbeda telah aku tempuh. Aku diberi nama oleh ayahku dengan “ Fatchul Machasin”. Namun dalam beberapa episode tersebut aku memiliki panggilan yang berbeda beda. Itu memang hanya sebuah panggilan. Akan tetapi bukan panggilan yang dikehendaki oleh bapak ibuku yang telah memberi nama seperti yang tertulis di atas. Bahkan panggilan dengan selain namaku itu muncul saat aku masih kecil dan belum beranjak ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Orang - orang di sekelilingku sering memanggilku dengan panggilan yang selalu berbeda di setiap episode kehidupanku. Di waktu kecil (sebelum menginjakkan kaki di sekolah), ketika masuk pondok pada tingkat SMP di Kalibeber, Wonosobo. Kemudian ketika menginjakkan kaki di Madrasah Aliah Negeri Keagamaan, bahkan sampai aku duduk di bangku perkuliahan. Disemua marhalah tersebut aku memiliki panggilan yang berbeda beda.&lt;br /&gt;Pada masa dimana aku mulai bisa berinteraksi kepada orang lain, dan belum juga masuk sekolah, tetangga - tetanggaku memangilku dengan sebuah panggilan yang bukan namaku. Aku dipanggil dengan nama “pathol”. Padahal yang benar adalah “fatchul”. Ini mungkin bisa dimaklumi lantaran aku sendiri dalam menyebut namaku pun dengan kata ”pathol” karena penggucapanku belum sempurna, waktu itu. Lambat laun panggilan itu mulai hilang dan aku semakin tumbuh besar. Aku pun mulai bisa menyebut namaku dengan pengucapan yang benar.&lt;br /&gt;Lalu ketika aku beranjak ke sekolah menengah pertama (SMP), orang yang ada di sekelilingku kembali menyebutku dengan sebutan yang bukan namaku. Waktu itu aku dipanggil “encek”. Panggilan ini muncul lantaran aku berada dalam satu pondok dengan kakakku. Dan sebenarnya itu adalah panggilan untuk kakakku. Menurut sepengetahuanku, dia dipanggil “encek” karena dia mirip seperti orang cina. Dan aku, sebagai adiknya pun ikut mendapat julukan “encek” pula. Sebenarnya tidak masuk akal, aku dipanggil “encek” karena kakakku juga dipanggil dengan sebutan yang sama. Selama tiga tahun lamanya aku menikamati panggilanku itu dengan kata “encek”. Bahkan pada waktu aku sudah berada di kelas tiga, seorang guru yang juga mengajarku memanggilku dengan nama “tukul” itu adalah nama seorang artis juga pelawak.&lt;br /&gt;Setelah tiga tahun berlalu berada di pandok kota Asri tersebut, kemudian aku hijrah ke kota Solo. Dimana ada sekolah yang bernama MAKN (Madrasah Aliah Keagamaan Negri). Di sekolah ini aku juga tidak lepas dari panggilan yang tidak sesuai dengan namaku. Waktu itu pernah aku dipanggil dengan  nama seorang artis terkenal yaitu ”kiwil”. Ini berawal dari seniorku yang memanggil dengan panggilan tersbut. Alasannya mereka melihatku mirip dengan “kiwil”. Hingga kemudian ada kawan sekelasku yang ikut memanggilku dengan sebutan tersebut. Tapi yang memanggilku dengan sebutan itu dari kawan sekelasku hanya satu atau dua orang. Dan panggilan ini tidak berumur panjang. Ketika aku duduk di kelas dua panggilan itu mulai hilang.  Aku dipanggil dengan namaku yang benar hingga akhir masa belajar di sekolah tersebut.&lt;br /&gt;Setelah selesai di Solo, aku melanjutkan studiku di Negri para nabi, Mesir. Yang mayoritas mahasiswa yang belajar di sana adalah yang belajar agama. Namun itu tidak membuat aku terlepas dari panggilan yang tidak sesuai namaku. Di Mesir pun aku dipanggil dengan kata “makacong”. Entah berawal dari mana dan siapa nama itu keluar. Yang hingga sampai sekarang nama itu masih akrab denganku. Dan aku juga tidak mengerti kenapa panggilan itu ada padaku. Yang jelas itu mulai dari teman teman dekatku.&lt;br /&gt;Itulah beberapa panggilan yang pernah akrab denganku dari kecil sampai sekarang. Sedangkan aku tetap nyantai dan asyik asyik saja dari dulu sampai sekarang dengan panggilanku itu. Namun apakah itu bermasalah? Dengan memanggil nama orang lain yang tidak sesuai dengan namanya? Mari kita mencoba simak yang di bawah ini, Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;يا ايّها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى ان يكونوا خيرا منهم ولا نساء من نساء عسى ان يكنّ خيرا منهنّ ؛ولا تلمزوا انفسكم ولا تنا بزوا بالا لقاب ؛ بئس الا سم الفسوق بعد الايمان ؛ ومن لم يتب فاولئك هم الظالمون&lt;br /&gt;Dari ayat di atas jelas bahwa kita sebagai orang mu’min, pertama, tidak boleh mengejek atau merendahkan orang lain. Entah itu laki laki ataupun perempuan. Barang kali orang yang direndahkan itu lebih baik dari pada yang merendahkan.&lt;br /&gt;Yang kudua, kita juga tidak boleh melebihkan diri kita dan tidak boleh memanggil orang lain dengan panggilan yang bukan namanya  (panggilan yang merenddahkan). Karena ini merupakan kefasikan. Maka bagi yang telah melakukannya hendaknya bertaubat kepada Allah SWT, karena barang siapa yang tidak bertaubat, maka tergolong orang - orang yang zdolim.&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Imam Ahmad, Ad Dhohak berkata : ketika Nabi Muhammad SAW. tiba di Madinah, diantara kita ada yang mempunyai dua atau tiga nama panggilan. Dan ketika rekan rekannya memanggil seorang yang mempunyai panggilan lebih dari satu itu, mereka berkata kepada Nabi SAW. : Wahai Rasululloh, bahwa dia (orang yang di pangil dan mempunyai panggilan lebih dari satu) marah dengan panggilan ini. Maka turunlah ayat di bawah ini :&lt;br /&gt;( ولا تنا بزوا الالقاب )&lt;br /&gt;Dari potongan dalil di atas, kita tahu bagaimana hukum memanggil orang lain dengan panggilan yang tidak sesuai dengan namanya. Lalu Pertanyaannya, bagaimana orang - orang yang memanggilku dengan sebutan - sebutan yang ada di atas? Sedangkan mereka semua adalah orang mu’min.&lt;br /&gt;Kalau boleh aku menjawab ;&lt;br /&gt;Nama panggilan yang mereka sebutkan adalah panggilan yang menurutku tidak merendahkanku, dan aku juga tidak merasa direndahkan. Mengenai panggilan yang seakan mengejekku seperti tukul dan kiwil, hal itu tidak membuatku marah ataupun ingin membalasnya. Bahkan itu adalah hal yang bermanfaat bagiku. Dengan adanya panggilan yang seakan mengejek, itu bisa dijadikan sebagai introspeksi diri. Artinya aku diberi kesempatan untuk merendahkan diri dan tawadu’ serta menghormati orang lain. Orang lain tidak akan angkat topi atau menghormati kita jika kita tidak menghormati orang lain. Itu salah satu hikmahnya. Dan aku juga telah mengikhlaskan hal itu. Dan dengan izin Allah, orang orang yang ada di sekelilingku tidak akan bermasalah, apalagi disusul dengan minta maaf kepada-Nya. Karena panggilan itu tidak ada maksud mengejek dan aku pun sudah mengikhlaskan serta tidak menuntut apapun. Semoga Allah mengampuni semua dosa dosa kita dan kedua orang tua kita. Amin….. Allahu A’la A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-4641666709978999922?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/4641666709978999922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=4641666709978999922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4641666709978999922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/4641666709978999922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/11/aku-dan-panggilanku.html' title='Panggil Aku &quot; Fatchul Machasin &quot; :D'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/STEcoDHSDTI/AAAAAAAAAFg/cE_Umm9SEDc/s72-c/Img00028.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7010100249549429554</id><published>2008-10-13T00:31:00.000-07:00</published><updated>2008-10-15T17:11:22.135-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Tegang Oee...</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: left;" class="MsoNormal"&gt;Aku merasakan atmosfir yang berbeda pagi ini (13/10). Kondisi badan memang agak sedikit kurang enak lantaran malam tadi nyaris klontang klantung di luar jika tidak mampir ke Gami’, setelah mengucapkan selamat ultah kepada Tole dengan Sawatan telor dan tepung di rumah musallas bersama panjul, izul, wawak dkk yang lain. furqon memang telah membeli togin pesanan Tole untuk kita semua, namun kita berdua (aku, panjul) tetap memilih untuk tidak terkena balasan Tole karena kebetulan furqon datang setelah aku melarikan diri ke bawah. Eh cerita ultahnya tole tak tunda dulu, ntar edisi selanjutnya aja, edisi khusus!!tunggu aja….&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Jam 8 pagi aku pulang dari gami’, ehh….setelah melihat hp, ternyata pak Direktur nelpon trus nggak ada yang angkat, hp mang lupa tak bawa tadi malam dan penghuni rumah masih pada asyik melayani mimpi pagi. Aku sedikit berpikir jangan – jangan sekarang piketku di Griya. Cjuh….ternyata bener…. jadwal piketku hari ini dengan pak direktur!!!batinku. aku langsung bergegas ke Griya sambil berpikir di jalan “ada apa gerangan pak direktur telpon pagi2???”trus berpikir juga tentang agenda hari ini, yang pada awalnya mau berangkat ke rob’ah wisma nusantara hari ini, untuk menyelesaikan tugas dari pak Presiden PPMI.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pagi masih terasa dingin, langit pun belum mau menunjukkan tanda tanda akan adanya panas sinar mata hari. Mungkin ini awal datangnya musim dingin. Di jalan 100 m sebelum Griya, aku melihat banyak sekali orang yang memenuhi pinggiran jalan El Zimr ini menunggu angkutan yang datang. Aku langsung teringat wajah al Azhar dan merindukannya setelah sejak hari raya aku belum pernah menengoknya sekali pun.   &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Di sela sela aku memikirkan tugas tugasku, aku malah merindukan kuliah di azhar dengan duktur dan pelajaran baru. Di samping aku teringat kewajibanku yang harus memenuhi pembayan rusum tsanawi ke al azhar. Namun krisis ekonomi yang menimpaku itu yang justru menghalangiku pergi ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan membayar rusum. Selain antri di sananya yang”eWaoO” panjang bzanget’z….. Krisis ini bukan akibat krisis global yang berawal dari AS ataupun apa apa, namun ini hanya akibat dari buruknya menejemen ekonomiku. Sehingga mungkin setiap bulan aku harus merasakan sebuah keadaan dimana kangker telah menggerogoti, walaupun sebenarnya bekal tiap bulan tergolong cukup. Iman pun semakin diuji, sabar, beban mental yang terasa paling berat. Mengapa?? Disaat tugas harus diselesaikan, harus pergi kesana kemari,eehh…kantong kering melandaku. Memang aku punya teman dekat yang setidaknya bisa minta tolong padanya. Tapi ini bukan sebuah solusi yang baik bagiku.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Sesampaiku di Griya, keadaan gelap….!!!sepii…!! itu artinya penghuninya masih tidur. Hanya ada seorang Nadzir, rekan kerjaku di Griya. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“pak Qodir ning ndi dzir? Aku nyletuk sambil jalan ke atas..&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;”mboh, ng tub romli ya’e”ungkapnya didepan computer.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Aku masuk laundry dan duduk sambil klitah klitih…pagi ini memang sepi. Aku langsung menelpon pak direktur. Benar kata Nadzir dia lagi di tub romli. Pak direktur ternyata ingin memastikan aku ada di Griya lantaran beliau mau pergi ke al azhar untuk ijro’at sampai siang nanti.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Setelah aku duduk sejenak ditemani aroma sepi, diam tanpa suara. Sedikit demi sedikit terdengar suara “dunk….dunk” semakin keras dan “sek…sek…sek”…aku terdiam dan sedikit berpikir siapa yang datang, eh ternyata Nadzir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“cong..!!! meduk sek yo? Ra ngopo&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ngopo &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;? Raono seng melek masalahe… Jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“yo, ok” jawabku. Itu artinya aku disuruh jaga sekretariat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Aku turun dibelakang Nadzir menuju computer yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tampaknya nggak di gunakan.Belum lama aku duduk di depan computer sambil buka YM.&lt;span style=""&gt;                                                                           &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“Djanciik…ning ngarep ono wong loro nggowo tang karo obeng”, ungkap nadzir sambil mondar mandir emosi.&lt;span style=""&gt;                                                                                                                                                               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                                                                        &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“mang ono opo?”sahutku.&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;“ki lho delo’en!!”,sambil menunjukkan kamera ke arahku dekat. “iki obeng gwedine sak mene…Djanciik tenan!!”, tunjuknya ke layar kamera.&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;“mang wong loro ki meh ngopo?”,maksudku bertanya.&lt;span style=""&gt;                                                                                                                                        &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;”lagi ngincer motor. Coba wingi bengi jam setengah loro wes arep nggotong motor terus ning ngarep wes ono mobil karo bemo…untung ae mbah yatno metu terus ngonangi. Cok… mataaane!!” jelasnya..&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Wah ternyata Nadzir ini lagi dilanda kecemasan, lantaran Ia membawa motor CBR yang berukuran besar milik temannya dan ada yang mau mencurinya. Untung dia ada inisiatif mengambil gambarnya dari tingkat atas dengan kamera. jadi kalo nanti ada hal yang tidak di inginkan, setidaknya sudah ada bukti. Memang lumayan mahal motor ini. Apalagi akhir akhir ini temen temen Indonesia sempat dikejutkan dengan aksi penjambretan secara berkelompok oleh orang berkulit afrika. Mulai rawan lagi kairo. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“ndzir kok ra digowo wae ning omahhe kang ihya’(pemilik motor)?”. Lanjutku bertanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“la iki lagi tak preteli, asline sih iso. Tapi yoo…mbohlah nko”,jawabnya.” Kowe ning kene sek yo sin !! aku meh ning bawabah disek…mengko nek wong kae longak longok cera’i wae” lanjutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“ok”.tak jawab simple.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Aku sendiri di Griya setelah kepergian Nadzir. Dia pergi naik tremko dan motornya ditinggal. Jam menunjukkan pukul setengah Sembilan pagi. Tapi inilah kairo, serasa masih malem, soalnya belom ada yang bangun. Nggak ada suara apapun kecuali dengkuran seseorang dan aku kurang tau pasti siapa dia. Di dalam kesendirianku, aku memikirkan dua orang yang berbaju merah dan putih duduk di depan Griya,yang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;baju merah bertopi sedang membawa tang, sedangkan yang putih membawa obeng dan “&lt;i&gt;plenga plengo” &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sesekali menghadap ke arah Griya. Memang agak sedikit takut takut gimana…..”gek orangnya besar besar…kalo ujug ujug masuk ….halah ra urus..!! mbatinku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seperempat jam aku menunggu, ketika lagi asyik di depan komputer, “kreketek….!!”, suara pintu..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bersambung…….&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7010100249549429554?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7010100249549429554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7010100249549429554' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7010100249549429554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7010100249549429554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/10/catatan-kecil.html' title='Tegang Oee...'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-850658622831653854</id><published>2008-10-07T20:00:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T14:02:05.420-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Halal bi Halal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOwjyOtOwJI/AAAAAAAAAFM/C_l2Vbe0q7I/s1600-h/sungkem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOwjyOtOwJI/AAAAAAAAAFM/C_l2Vbe0q7I/s200/sungkem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254614211082764434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Halal bi Halal&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Merupakan sebuah tradisi di Indonesia, yaitu saling minta maaf antara satu sama lain atau yang sering disebut dengan halal bi halal. Kegiatan ini dilakukan pada setiap hari raya Idul Fitri yang menjadikan hal ini sebagai sebuah tradisi. Mayoritas muslim Indonesia menganggap tradisi ini merupakan hal yang penting, buktinya kegiatan ini terjadi pada setiap hari raya idul fitri dan selalu khas dengan kata ”mudik”, artinya orang – orang yang bekerja di Ibu kota atau di kota besar lainnya pulang pada hari itu untuk bersilaturrrahim kepada sanak saudara di kampung halaman masing - masing. Walaupun hanya mendapat kesempatan libur satu minggu, atau bahakan kurang dari itu, masyarakat yang tinggal semisal di ibu kota Jakarta, mereka tetap menyempatkan pulang hanya untuk bertemu sanak saudara di kampung halaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kata halal bi halal merupakan sebuah susunan kata bahasa arab. Kata “bi ” pada halal bi halal disini menunjukkan adanya sebuah proses “&lt;i&gt;muqobalah”&lt;/i&gt; antara dua belah pihak&lt;i&gt;.&lt;/i&gt; Artinya ada semacam pertukaran suatu hal di dalamnya yang kedua orang tersebut saling menerima. Seseorang yang berhalal bi halal adalah orang yang akan meminta kehalalan dari pada kesalahannya kepada orang yang juga mempunyai tujuan yang sama. Maka akan terjadi sebuah saling penghalalan kesalahan antara kedua orang yang melakukan halal bi halal. itulah sedikit analisa yang mungkin masih banyak lagi penafsiran - penafsiran dari halal bi halal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Budaya Halal bi Halal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Secara umum halal bi halal ini merupakan sebuah proses meminta maaf kepada orang lain dimulai kepada kedua orang tua, kerabat terdekat hingga teman – teman yang dikenal. Atau diadakan acara besar besaran yang menghadirkan warga masyarakat yang kemudian melakukan salam salaman secara berjamaah untuk saling memaafkan. Agar pada nantinya orang tidak perlu keliling desa, dari tetangga ke tetangga yang lain untuk meminta maaf. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sebagai contoh adalah Proses minta maaf yang ada di tanah jawa yang sering kita sebut dengan kata “ Sungkeman”. Sungkeman yang ada pada tanah jawa ini biasanya dilakukan setelah sholat ‘Ied dengan mengumpulakan segenap keluarga dari kakek hingga cucu. Kemudian melakukan proses sungkeman dari yang muda kepada yang lebih tua. Yang paling tua duduk di kursi lalu yang lainnya berurutan untuk “Sungkem” minta maaf serta do’a restu darinya. Hal ini bukanlah sebuah simbol untuk menunjukkan kerendahan dari satu pihak, akan tetapi merupakan sebuah hal yang terpuji. Melakukan penghormatan terhadap orang yang lebih tua. Dengan adanya hal semacam ini, maka tak heran jika banyak orang yang berada di tempat yang jauh mau menyempatkan waktunya untuk sekedar mengikuti moment ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Asal mula Halal bi Halal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Memang hal semacam ini hanya terjadi di negeri Indonesia tercinta saja. Dan tidak terjadi di tempat lain semisal di negri arab, mesir dan yang lainnya. Halal bi halal sudah terjadi sejak lama. Dan asal mula halal bi halal juga sedikit sekali yang mengetahuinya. Walaupun dalam prakteknya orang Indonesia sangat rutin melakukannya. Sesuai dengan tulisan Drs. H. Ibnu Djarir (ketua MUI Jateng) bahwa sejarah asal mula halal bihalal ada beberapa versi. Menurut sebuah sumber yang dekat dengan Keraton Surakarta, bahwa tradisi halal bihalal mula-mula dirintis oleh KGPAA Mangkunegara I, yang terkenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Dalam rangka menghemat waktu, tenaga, pikiran, dan biaya, maka setelah salat Idul Fitri diadakan pertemuan antara Raja dengan para punggawa dan prajurit secara serentak di balai istana. Semua punggawa dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem kepada raja dan permaisuri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Apa yang dilakukan oleh Pangeran Sambernyawa itu kemudian ditiru oleh organisasi-organisasi Islam, dengan istilah halal bihalal. Kemudian instansi-instansi pemerintah/swasta juga mengadakan halal bihalal, yang pesertanya meliputi warga masyarakat dari berbagai pemeluk agama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kegiatan salam salaman setelah sholat dan minta maaf pada hari raya idul fitri memang bukanlah sebuah perintah agama, yang diperintahkan adalah minta maaf ketika telah melakukan setiap kesalahan, kapan pun itu. Tidak hanya pada idul fitri saja melainkan tanpa batasan waktu. Namun para ulama Indonesia yang terdahulu tanpaknya sangat ingin mewujudkan dari pada tujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa. Dengan adanya idul fitri yang berarti kembali kepada fitrah, kesucian dan kembalinya manusia diperbolehkan makan, minum pada siang hari. Maka para ulama’ terdahulu pun membuat sebuah metode “tarbiah ruhiyyah” melalui moment ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol;"&gt;· &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang perama; Sebulan penuh umat islam malakukan ibadah puasa menahan lapar dan dahaga dari terbitnya fajar hingga waktu maghrib, yang bertujuan untuk mensucikan diri, menggembleng kesabaran, menahan nafsu dan lain sebagainya untuk meningkatkan ketaqwaan manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol;"&gt;· &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang kedua; Umat islam diberikan pula kesempatan untuk menunaikan rukun islam yang ketiga yaitu zakat fitrah, paling lambat sebelum menunaikan sholat ‘ied, untuk mensucikan diri agar menjadi hati yang suci. Merelakan 2,5 % dari hartanya untuk mensucikan harta yang dimiiki. Yang kemudian diberikan kepada delapan ashnaf yang berhak mendapatkannya, dan diantaranya adalah faqir miskin juga dari anak anak yatim. Hal ini ditujukan agar pada nanti ketika mayoritas umat muslim merayakan kegembiraannya pada hari raya, setidaknya tidak ada segolongan umat yang sengsara ataupun kekurangan makan pada hari itu. Itu salah satu hikmahnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: Symbol;"&gt;· &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan yang terakhir adalah Halal bi Halal yang merupakan proses saling maaf memaafkan antar sesama. Nah, yang terakhir ini merupakan sebuah langkah pembersihan dari semua kesalahan yang berhubungan dengan sesama manusia. Setelah kita melakukan ibadah yang bersifat vertikal (hablum minallah) pada bulan romadhon, kemudian kita melakukan ibadah yang bersifat horizontal (hablum minannas) dalam halal bi halal agar proses pensucian diri benar benar tersapu bersih sehingga menambah ketaqwaan umat islam kepada Allah SWT. Yang mempunyai dosa kepada allah langsung meminta ampun kepada-Nya, dan yang punya salah kepada sesama bisa meminta maaf pada saat halal bihalal tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sebuah ketaqwaanlah yang sekiranya menjadi tujuan dari metode “tarbiyah ruhiyyah ” ini. Walaupun secara khusus agama tidak memerintahkan agar melakukan halal bi halal bejabat tangan setelah sholat ‘iedul firi, namun hal yang tidak diperintahkan secara khusus bukan berarti sebuah hal yang dilarang dalam agama. Selama kegiatan itu tidak bertentangan dengan Syari’at islam. Bahkan halal bi halal ini sangat banyak mengandung manfaat selain untuk menyambung tali silaturrahim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Fenomena diatas merupakan sebuah akulturasi antara budaya jawa dan ajaran islam. Dengan melihat sejarah&lt;i&gt; "sungkeman&lt;/i&gt;" yang diawali oleh Pangeran Sambernyawa dan ajaran islam untuk senantiasa meminta maaf apabila telah melakukan kesalahan. Maka terbentuklah halal bi halal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan kegiatan ini perlu dipertahankan serta dilestarikan, karena sangat banyak mengandung hikmah dan manfaat bagi kemaslahatan. Inilah salah satu bukti dari kecerdasan dan kearifan para ulama’ Indonesia yang terdahulu. Dalam melakukan sebuah percampuran budaya jawa dan ajaran islam tidaklah dengan tanpa dasar, melainkan dengan sebuah istinbath yang sesuai dengan alqur’an dan sunnah. Semangat dakwah sangatlah dipegang serta jeli dalam merespon atas berkembanganya zaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-850658622831653854?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/850658622831653854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=850658622831653854' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/850658622831653854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/850658622831653854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/10/halal-bi-halal.html' title='Halal bi Halal'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOwjyOtOwJI/AAAAAAAAAFM/C_l2Vbe0q7I/s72-c/sungkem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-6338072904558889810</id><published>2008-09-29T16:52:00.000-07:00</published><updated>2008-09-29T16:57:29.850-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>tidak ada judul</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOFqx7wYUPI/AAAAAAAAAE8/6jKH_2-jViI/s1600-h/bingung.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOFqx7wYUPI/AAAAAAAAAE8/6jKH_2-jViI/s200/bingung.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251596046577455346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;20 tahun adalah sebuah masa yang sudah cukup untuk dibilang dewasa. Banyak artian tentang makna dewasa, patokan umur memang bukan sebuah ukuran untuk mengatakan kepada seseorang bahwa dia sudah dewasa. Namun waktu 20 tahun saya rasa sudah cukup lama dan manusia ketika mencapai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;umur tersebuat sudah mengalami dinamika kehidupan yang kompleks, berbagai masalah telah dialami dan berbagai solusi tentunya berusaha untuk dicetuskan.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Sehingga kiranya sudah mengetahui segala konsekuensi dalam setiap perilaku dan pekerjaan. Maka hal ini, cukup untuk menjadi modal kedewasaan seseorang. Kedewasaan memang sebuah pilihan. Ketika kita tahu konsekuensi setiap perilaku dan pekerjaan maka kita bisa memilih dan berani memutuskan dan siap untuk menanggung resiko yang timbul atas pilihannya itu. Misalkan kita terhimpit dalam dua masalah yang masing – masing mempunyai konsekuensi negative . Dan mau tidak mau kita harus memilh salah satunya. Maka kedewasaan seseorang sangat dibutuhkan pada saat ini. Harus memilih satu dari dua masalah tadi yang memiliki resiko paling kecil. Dan apabila masalah tersebut berhubungan dengan halayak ramai, maka dahulukan kepentingan umum terlebih dulu. Mengakhirkan kepentingan pribadi. Jadi menurut saya umur 20 tahun sudah cukup patut untuk mengatakan kepada seseorang dengan kata dewasa, dengan segala lika – liku dan dinamika kehidupannya. Namun disini saya tidak akan membicarakan tentang arti dewasa ataupun yang berhubungan dengan kata itu. Yang akan saya tuliskan sekarang adalah sebagai berikut. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada edisi kali ini saya akan menuangkan isi perasaanku yang menyimpan banyak gejolak hidup. Selain itu juga akan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mengungkapkan bagaimana perasaanku pada ultah yang ke 20, yang kebetulan tiba di penghujung bulan ramadhan ini, yang kemudian bersiap untuk merayakan hari raya idul fitri tanpa belaian keluarga. Saya terhimpit dua kesedihan yang sangat pedih jika dirasakan. Aroma surga yang dibawa romadhon akan segera pergi, terpukul rasanya hati ini, sedangkan hangat pelukan keluarga tak akan datang untuk sekedar berkunjung menjadi obat pada hari raya nanti. Oooohhhh…..seakan aku terhanyut dalam kepedihan ini. Bapak…ibu…&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;”S&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;embah sungkem kawulo aturaken, sugeng riyadi sedoyo lepat kulo nyuwun pangapunten. Mbok bilih wonten rioyo puniko, dalem dereng saged mbekto sekedik bebungah dumateng bapak soho ibu. Pramilo pangestu bapak soho ibu sangeet sangeeet..kulo ajeng ajeng…”.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Tapi kalo yang satu ini nampaknya terasa sedikit membawa aroma yang berbeda. Tanpa terasa usiaku kini sudah mengintip kematangan usia rata rata manusia, 20 tahun. Layaknya orang yang sedang ber-ultah, mereka tampak bahagia. Tertawa riang dengan segenap keluarga dan kerabat serta teman dekatnya. Namun yang terjadi padaku sungguh tidak sewajarnya.Saya jadi merasa sedikit bingung. Dengan dua keadaan yang kontra seperti ini, saya harus bagaimana??? Apa yang harus aku perbuat?? Beberapa hari aku berpikir, menimbang, yang pada akirnya saya pun mendapat sebuah pencerahan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Berkat gol yang diceploskan henry dan messi pada laga derby catalan, membuat hati lega. Maka saya pikir lebih enak menceritakan keberhasilan barca dalam laga derby ketimbang mengurus kebingunganku. Begini jalan ceritanya. Seperti biasa setelah peluit dibunyikan barca menguasai bola dan mengontrol jalannya perandingan. Namun pada menit ke 20, Coro pemain espanyol justru bisa mencuri gol terlebih dahulu memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang victor valdes. Sekor 1- 0 selama 50 menit membuat hatiku tambah gelisah dan kecewa. Namun usaha barca baru menuai hasil di menit ke 74. Henry menyamakan kedudukan menjadi satu sama lewat sontekkan lirihnya. Hatiku mulai agak mendapan pencerahan, minimal barca pulang dengan membawa poin walaupun itu hanya satu. Saya pun masih terpepet dengan kecemasan lantaran pertandingan masih berlangsung. Yang pada akhirnya Pep Guardiola (palatih barca) mengeluarkan seluruh kekuatan serangnya dengan menggantikan eric abidal dengan eto’o, serta bojan menggantikan eidur gudjonsen. Pada 20 menit terakhir permainan nyaris hanya setengah lapangan lantaran barca selalu menekan. Namun golpun tidak kunjung datang. Dan pada akhitnya eto’o yang dijatuhkan di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih sebagai hadiah penali. Lionel messi pun sukses mengecoh kipper kameni yang merubah sekor menjadi 2 – 1 untuk kemenengan barca. Hidup barca…… &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-6338072904558889810?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/6338072904558889810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=6338072904558889810' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6338072904558889810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/6338072904558889810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/09/tidak-ada-judul.html' title='tidak ada judul'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOFqx7wYUPI/AAAAAAAAAE8/6jKH_2-jViI/s72-c/bingung.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-7604013322780246202</id><published>2008-09-28T17:45:00.000-07:00</published><updated>2008-09-28T17:53:47.263-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Romadhon Kariiim....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOAleAZ48TI/AAAAAAAAAE0/lVcwTZSlKOc/s1600-h/marhaban_romadhon.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOAleAZ48TI/AAAAAAAAAE0/lVcwTZSlKOc/s200/marhaban_romadhon.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251238362948890930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span dir="rtl" style="line-height: 115%;" lang="AR-SA"&gt;فتحت فيه أبواب الجنان&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;كذا غلقت أبواب النيران&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Romadhon, bulan yang kaya akan rahmat, ampunan dan bagi yang taat akan dijauhkan dari api neraka. Bulan yang kedatangannya sangat di nanti – nanti dan kepergiannya akan sangat ditangisi oleh hati nurani yang suci. Orang muslim telah mengelu elukan bulan ini dari dua bulan sebelumnya dengan selalu berdo’a&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="line-height: 115%;" lang="AR-SA"&gt;اللهمّ بارك لنا فى راجب وشعبان وبلّغنا رمضان&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;“ya allah, berkahilah kami pada bulan Rojab ini, berkahi kami di bulan Sya’ban serta sampaikan umur kami hingga bulan ramadhan”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan nabi muhammad SAW pun pernah berdo’a agar allah SWT &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menjadikan semua bulan seperti bulan ramadhan. Kita semua tahu apa yang terjadi pada bulan ramadhan dan kenapa semua orang mengelu elukannya. Dibuka pintu surga dan ditutup pula pintu neraka. Setan dibelenggu pada bulan itu.pintu maghfiroh terbuka lebar, rahmat akan diberikan kepada orang yang mau memintanya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan atau 83 tahun, terdapat pada salah satu malam di bulan ini, sehingga pada sepuluh malam hari terakhir masjid – masjid yang pada hari hari biasa gelap gulita, akan terang terisi oleh para hamba hamba yang khusyu’ beri’tikaf “&lt;i&gt;menjaring lailatul qodr”&lt;/i&gt; . Dalam tiga puluh hari ini, muslim siapapun akan terhentak hatinya untuk menyempatkan sadar mengingat akan tuhannya, beribadah ataupun sekedar setor muka kepada penciptanya &lt;i&gt;Tabaaroka wa Ta’aala.&lt;/i&gt; Masjid terlihat penuh. Setiap muslim berusaha menenangkan hatinya, melebarkan hatinya, merendahkan hatinya, sehingga hati menjadi pusat perhatian manusia pada bulan ini. Ada yang berpendapat untuk membersihkan hati dari segala kotoran dosa yang menggunung hasil perbuatan selama setahun yang lalu, seakan melupakan pintu taubat allah yang telah dibuka jauh sebelum bulan ramadhan, karena maghfiroh allah SWT sangtlah luas. Ada yang mengartikan bulan ini sebagai penebal dompet amal kita, karena bulan ini terdapat diskon besar besaran. Pahala sholat sunnah sama besarnya dengan pahala sholat fardhu pada bulan selain romadhon. Sholat fardhu satu kali pada bulan ini seperti sholat 70 kali pada bulan yang lain. Sangatlah beruntung orang orang yang memperhatikan dan mengamalkannya. Ada yang mengartikan bulan ini sebagai bulan peningkat taqwa. Berusaha menahan lapar dan dahaga. Menahan diri dari segala kema’shiatan. Puasa hati, puasa mata, puasa lisan, puasa telinga, semuanya terpaku untuk menarik perhatian dan ridho allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Semua itu tidak ada yang salah dan semua baik asalkan keikhlasan tetap menyertai niat setiap muslim. Betapa indah bulan ini, betapa hebat aroma surga yang melekat pada bulan ini, betapa aku sangat ingin menemuinya setahun kedepan, kalaupun aku tidak malu dengan orang di sekelinglingku, air mata berebut untuk keluar dari sarangnya jika mendengar bulan romadhan akan pergi……ya allah… &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-7604013322780246202?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/7604013322780246202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=7604013322780246202' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7604013322780246202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/7604013322780246202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/09/romadhon-kariiim.html' title='Romadhon Kariiim....'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SOAleAZ48TI/AAAAAAAAAE0/lVcwTZSlKOc/s72-c/marhaban_romadhon.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-2556915064919759255</id><published>2008-09-25T21:46:00.000-07:00</published><updated>2008-09-25T21:55:02.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadits'/><title type='text'>Antara Islam, Iman dan Ihsan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNxrAXfwz2I/AAAAAAAAAEk/dpjlrS_PHHA/s1600-h/cah+cilik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNxrAXfwz2I/AAAAAAAAAEk/dpjlrS_PHHA/s200/cah+cilik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250188919658565474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="AR-SA" &gt;عن عمر رضى الله عنه أيضا قا ل : &lt;&lt; بينما نحن جلوس عند رسول الله صلى الله عليه وسلّم ذا ت يوم اذ طلع علينا رجل شديد بياض الثيا ب شديد سواد الشعر , لا يرى عليه أثر السفر ولا يعرفه منّا احد , حتى جلس الى النّبيّ صلى الله عليه وسلّم فأسند ركبتيه الى ركبتيه , ووضع كفّيه على فخذيه , وقا ل : يا محمّد أخبرنى عن الا سلام , فقال رسول الله صلى الله عليه وسلّم : الاسلام أن تشهد أن لا اله الا الله وأنّ محمّدا رسول الله , وتقيم الصلاة , وتؤتى الزكاة , وتصوم رمضا ن , وتحجّ البيت ان استطعت اليه سبيلا . قا ل صدقت . فعجبنا له يسأله ويصدّقه . قا ل : فأخبرنى عن الا يما ن , قا ل ان تؤ من بالله , وملا ئكته, وكتبه , ورسله , واليوم اللأخر , وتؤمن بالقدر خيره وشرّه . قا ل صدقت قا ل فأخبر نى عن اللاحسا ن , قا ل ان تعبد الله كأنّك تراه فان لم تكن تراه فانّه يراك . قا ل فأخبر نى عن الساعة , قا ل : ما المسؤو ل عنها بأعلم من السا ئل. قا ل : فأخبر نى عن اما رتها, قا ل :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ان تلد الأ مة ربّتها, و ان ترى الحفا ة العرا ة العا لة رعا ء الشاء يتطاولون فى البنيان , ثمّ انطلق , فليثت مليّا , ثمّ قا ل : يا عمر , أتد رى من السا ئل ؟ قلت الله ورسو له اعلم قال : فانّه جبريل أتاكم يعلّمكم دينكم &gt;&gt;رواه مسلم &lt;span style=""&gt;                                      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;font-size:14;"  lang="AR-SA" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dari Umar ra. Berkata: ketika kita duduk bersama rasulullah SAW pada suatu hari, tiba tiba datang kepada kita seorang laki laki yang berbaju sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat bekas bepergian dan tidak diantara kita yang mengetahui orang tersebut. sehingga Ia duduk di hadapan nabi SAW serta menyandarkan kedua betisnya kepada kedua betis, dan meletakkan kedua telapak tangannya diatas kedua pahanya, dan kemudian berkata: “ya Muhammad, beri tahu aku tentang islam”. Maka nabi menjawab: islam adalah bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain allah dan Muhammad adalah utusan allah, dan menegakkan sholat, menbayar zakat, berpuasa pada&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;bulan ramadhan, dan menunaikan haji jika kamu mampu. Ia berkata : benar sekali.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Maka kita heran kepadanya, Ia bertanya lalu membenarkannya. Lalu Ia berkata: beri tahu aku tentang iman. Nabi SAW&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjawab: iman adalah percaya kepada allah, kepada malaikat-Nya, kitab-Nya , utusan-Nya , dan percaya kepada hari akhir, serta percaya kepada qadar yang bagus maupun yang jelek. Ia berkata: benar sekali. Lalu Ia berkata: beri tahu aku tentang ihsan. Nebi SAW menjawab: menyembah allah seakan akan kamu melihat-Nya, maka jika kamu tidak melihatnya, maka sesungguhnya Ia(allah) melihatmu. Lalu Ia berkata: beritahu aku tentang hari kiamat, nabi SAW menjawab : tidaklah yang ditanya tentang kiamat itu lebih tahu dari pada yang bertanya. Lalu Ia berkata: beri tahu aku tentang tanda tandanya. Nabi SAW&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menjawab: ketika budak melahirkan majikannya, dan ketika kamu melihat seorang yang miskin tidak berpakaian dan tidak beralas kaki berlomba lomba membangun bangunan untuk membanggakan diri . lalu Ia pergi. Dan aku&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;menunggu sejenak, lalu nabi SAW berkata: wahai Umar, apakah kamu tahu siapa yang bertanya? Aku berkata : allah dan rasulnya yang lebih tahu.nabi SAW berkata: sesungguhnya Ia adalah jibril yang datang untuk mengajarkan agama kalian semua.(H R Muslim) &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Kedudukan hadits ini dalam agama &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Ibnu Daqiq al ‘Ied berkata: hadits yang mulia ini mencakup kepada semua tugas tugas dari pada amal yang dzohir maupun yang batin. Serta ilmu syari’ah dan yang bercabang dari ilmu tersebut, semuanya kembali kepada hadits ini. Karena dalam hadits ini mengandung seluruh ilmu sunnah yaitu seperti “ummus sunnah”(ibu dari ilmui sunah). Seperti halnya surat al fatihah yang merupakan “ummul qur’an” yang mana surat al fatihah mengandung seluruh ma’na dari al qu’an.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Isi kandungan hadits&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Pertama: memperindah pakaian dan lingkungan &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Dianjurkan untuk memakai&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pakaian yang bersih, dan memakai wangi – wangian ketika memasuki masjid ataupun mengikuti majlis ilmu, berlaku sopan dalam majlis ilmu dan kepada para ulama’. Karena sesungguhnya malaikat jibril datang untuk mengajari manjusia dalam keadaan yang sedemikian rupa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Kedua: apakah arti islam?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Islam secara bahasa: patuh dan pasrah kepada allah SWT. Dalam arti istilah adalah bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain allah dan bahwa Muhammad utusan allah, mendirikan sholat pada waktunya dengan syarat dan rukunnya, serta melaksanakan sunah – sunahnya, membayar zakat, puasa pada bulan ramadhan, dan menunaikan haji sekali dalam hidup bagi orang yang mampu dalam segi material serta mampu menafkahi keluarga ketika menunaikan haji.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Ketiga: apakah arti iman ?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Secara bahasa iman adalah yakin, percaya, menurut istilah adalah keyakinan yang kuat atas adanya allah sang pencipta dan percaya bahwa tidak ada sekutu bagi-Nya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;kemudian percaya kepada makhluk allah yaitu malaikat, mereka adalah makhluk yang mulia, yang tidak mengingkari perintah allah SWT serta melaksanakan segala perintah-Nya. Mereka terbuat dari cahaya, tidak makan dan tidak mempunyai sifat laki laki maupun perempuan serta tidak berketurunan, tidak ada yang mengetahui jumlah mereka kecuali allah SWT.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Kemudian percaya kepada kiab kitab yang telah diturunkan allah dari langit, sesungguhnya kiitab kitab tersebut telah dijadikan syari’at oleh allah SWT sebelum manusia melakukan perobahan dan pergantian pada kitab kitab tersebut. Terkecuali kitab suci al qur’an yang akan selalu terjaga dari perubahan maupun pergantian isi yang ada di dalamnya. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Yang selanjutnya adalah percaya kepada semua utusan allah SWT yang telah dipilih untuk menunjukkan manusia ke jalan yang benar. Dan allah telah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;menurunkan kutub samawiah bagi mereka. Serta yakin bahwa sesungguhnya para rosul adalah manusia yang telah terjaga dari segala kesalahan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Percaya kepada hari akhir yang pada hari tersebut allah SWT membangkitkan manusia dari kubur mereka, dan pada hari itu pula amal manusia akan dihisab lalu akan menerima balasan, jika amal itu baik maka akan dibalas dengan kebaikan, jika amal itu jelek maka akan dibalas dengan siksa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Kemudian yang terakhir percaya bahwa semua yang telah menjadi ketetapan di dalam alam ini adalah qodrat dan kehendak allah SWT.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Semua ini adalah rukun iman, barang siapa yang percaya dan meyakininya maka akan selamat dan beruntung, dan barang siapa yang mengingkarinya maka akan tersesat dan sia sia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right; line-height: normal;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;قال تعا لى : يا ايّها الذين أمنوا أمنوا بالله ورسوله والكتا ب الذى نزّل على رسوله والكتا ب الذى أنزل من قبل , ومن يكفر بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الأخر فقد ضلّ ضلالا بعيدا (النساء : 136)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Keempat : islam dan iman&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa islam dan iman adalah dua hal yang saling menjelaskan dan tidak bisa dipisahkan secara bahasa maupun secara istilah. Karena manusia tidak akan dikatakan islam jika tidak percaya atas adanya allah SWT, seperti halnya tidak dikatakan orang yang beriman kepada allah SWT jika tidak beragama islam. Maka haruslah manusia percaya di dalam hati dan beribadah menjalankan perintah agama dengan anggota badan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Kelima : apakah arti ihsan?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Ihsan adalah ikhlas dan yakin. Yaitu ikhlas ketika beribadah kepada allah semata serta diiringi dengan keyakinan yang kuat seakan melihat allah ketika sedang beribadah, jika tidak dapat melakukan hal tersebut, maka ingatlah bahwa sesungguhnya allah SWT menyaksikan dan melihat semua hal dari yang terkecil sampai yang besar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Keenam :&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hari kiamat dan tanda tandanya&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Hadits ini mengajarkan waktu terjadinya kiamat, yang mana hal ini merupakan salah satu hal yang hanya diketahui allah SWT. Dan tidak ada yang bisa mengetahuinya, dari malaikat maupun nabi. maka dalam hal ini nabi Muhammad SAW berkata kepada malaikat jibril : “tidaklah orang yang ditanyatentang hal &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;itu, lebih tahu dari pada yang bertanya”. Akan tetapi nabi SAW menjelaskan tentang tanda tanda atas kedatangan hari kiamat. Ataupun hal yang menandakan bahwa hari kiamat sudah dekat. Diantaranya:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Rusaknya zaman dan lemahnya akhlaq manusia, sekiranya banyak anak yang durhaka kepada orang tuanya seakan pergaulan antara majikan dengan budaknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family:Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;·&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;Bertukar baliknya antara kebenaran dan kedustaan, sehingga manusia yang rendah dan bodoh menjadi seorang pemimpin, meletakkan sesuatu kepada yang bukan haknya, saling mengumpulkan harta kekayaan untuk dirinya sendiri, gemar melakukan hal yang bersifat pemborosan dam berlebihan, membangga banggakan tinggi dan megahnya bangunan masing masing, gemar bersenang senang dan bermewah mewahan, memandang rendah orang lain serta hidup dalam kebaikan orang lain yang notabenya lebih rendah darinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Ketujuh : pertanyaan tentang ilmu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Seorang muslim selalu bertanya kepada hal yang bermanfaat baginya di dunia dan di akhiratnya, dan meninggalkan pertanyaan yang tidak ada faidahnya. Apabila ada seorang yang datang pada majlis ilmu dan dia tahu bahwa jama’ah yang datang dalam majlis itu membutuhkan sebuah pengetahuan ataupun solusi dari permasalahan tertentu, dan tidak ada satu pun yang menanyakan hal tersebut, maka seyogyanya Ia menanyakan hal tersebut kepada al Ustadz walaupun Ia sudah mengetahui jawabannya. Agar semua yang hadir mendapat pengetahuan seperti yang diinginkan dan bermanfaat begi mereka. Barang siapa yang ditanya tentang sesuatu hal dan Ia tidak mengetahui jawabannya, maka agar berkata “tidak tahu”, karena hal ini akan menandakan kewira’ian dan ketaqwaan serta ilmu pengetahuan yang benar. Allahu a’lam ……..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-2556915064919759255?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/2556915064919759255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=2556915064919759255' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/2556915064919759255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/2556915064919759255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/09/antara-islam-iman-dan-ihsan.html' title='Antara Islam, Iman dan Ihsan'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNxrAXfwz2I/AAAAAAAAAEk/dpjlrS_PHHA/s72-c/cah+cilik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-2686025934485146618</id><published>2008-09-19T16:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-19T17:10:31.401-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadits'/><title type='text'>Urgensi Niat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNQ9MICRLDI/AAAAAAAAADk/t6XJed6RtXA/s1600-h/gamar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNQ9MICRLDI/AAAAAAAAADk/t6XJed6RtXA/s200/gamar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247886744318192690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p style="text-align: right;" class="MsoNormal" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt;" lang="AR-EG"&gt;عن أمير المؤمنين أبى حفص عمر بن الخطّا ب رضى الله عنه قا ل : سمعت رسو ل الله صلى الله عليه وسلّم يقول :&lt;&lt; انّما الأ عما ل بالنّيّا ت وانّما لكلّ امرءٍ ما نوى, فمن كا نت هجرته الى الله ورسوله فهجرته الى الله ورسوله, ومن كا نت هجرته لدنيا يصيبها أو امرءة ينكحها فهجرته الى ما ها جر اليه &gt;&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt;" lang="AR-EG"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Mufrodat Hadits&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;الحفص&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;: &lt;span dir="rtl" lang="AR-EG"&gt;الأ سد&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; yaitu berarti “singa”, adapun kata abu hafsh adalah sebuah nama panggilan untuk Umar bin al Khottob ra.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;أنّما&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                   &lt;/span&gt;: merupakan “adat hasr”untuk menguatkan kalimat setelahnya serta menafikan kalimat yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;با لنّيّا ت&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;: jama’ dari lafadz &lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" lang="AR-EG"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;نيّة&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;, secara bahasa berarti keinginan atau tujuan (&lt;span dir="rtl" lang="AR-EG"&gt;القصد&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;), sedangkan menurut istilah : sebuah keinginan atau tujuan yang disertai dengan pekerjaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;امرئ&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;              &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: berarti manusia (&lt;span dir="rtl" lang="AR-EG"&gt;انسا ن&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;), sama antara laki – laki maupun perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;هجرته&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: secara bahasa berarti meninggalkan, menurut istilah : memisahkan diri dari Negara kafir menuju Negara islam dikarenakan takut terkena fitnah. Namun yang dimaksud hijrah pada hadits di atas adalah berpindah dari &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:City&gt; Makkah dan yang lainnya menuju &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; Madinah sebelum terjadinya Fathul makkah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;الى الله &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: yaitu merniat kepada ridho Allah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;فهجرته الى الله ورسوله &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: maka hijrahnya kepada allah dan rasulnya sebagai penerimaan dan balasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 11pt;" lang="AR-EG"&gt;لد نيا يصيبها &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;: untuk tujuan duniawi serta berkeinginan untuk mendapatkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Urgensi hadits &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Bahwa hadits ini merupakan hadits yang penting, karena merupakan dasar dalam hukum islam serta banyak hukum – hukum islam yang mengacu padanya. Imam Ahmad dan imam as Syafi’i berkata : hadis ini termasuk dalam sepertiga ilmu. Hal itu dikarenakan bahwa perbuatan manusia terbagi menjadi tiga komponen yaitu hati, lisan dan anggota badan. Maka niat di dalam hati merupakan salah satu dari tiga komponen tersebut. Abu Daud juga berpendapat : bahwa hadits ini merupakan setengah dari Islam. Karena agama terdiri dari hal yang Dhohir yaitu amal perbuatan, serta yang Batin yaitu Niat. Maka banyak sekali ‘ulama yang menarik hadits ini sebagai pembukaan dalam kitab – kitab karangannya, seperti al Bukhori yang menjadikan hadits ini di awal kitab sohihnya, kemudian imam Nawawi juga memulai tiga kitab karangannya dengan hadits ini yaitu: al Adzkar, al Arba’in an Nawawiyah dan Riyadhus Solohin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Dan merupakan faidah dari permulaan dengan hadits ini adalah sebagai pengingat bagi para pencari ilmu agar mempunyai niat yang baik dalam melakukan segala sesuatunya, untuk menggapai ridho Allah SWT.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Isi kandungan hadits&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Pertama : para ‘ulama bersepakat bahwa segala amal perbuatan yang dilakukan oleh mukallaf, tidak akan dianggap dan diterima serta tidak akan mendapatkan balasan pahala kecuali disertai dengan niat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Dan niat di dalam suatu ibadah seperti sholat, puasa, haji dsb, merupakan salah satu rukun yang harus dilakukan. Adapun di dalam ibadah yang bersifat washilah seperti wudhu dan mandi, ada perbedaan pendapat diantara ulama’. Al hanafiyah mengatakan : niat adalah syartu kamal (penyempurna) bagi ibadah yang bersifat washilah. As Syafi’iyyah berpendapat bahwa niat adalah syarat sahnya ibadah tersebut. Maka ibadah tidak akan sah jika tanpa niat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kedua : waktu niat dan tempat berniat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Waktu niat adalah pada awal ibadah. Seperti takbiratul ihrom dalam sholat, ihrom dalam ibadah haji, sedangkan puasa cukup melakukan niat sebelum awal masuk waktu puasa, karena sulitnya dalam mengira ngirakan waktu fajar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Sedangkan tempat niat adalah di dalam hati.maka tidaklah disyaratkan untuk talffudz. Akan tetapi hal itu disunahkan untuk membantu hati dalam melakukan niat. Kemudian disyaratkan bagi orang yang melakukan niat, untuk menentukan sebuah niat dan membedakan dengan yang lain. tidaklah cukup jikalau hanya berniat untuk sholat saja, akan tetapi harus menentukan sholat ashar, maghrib atau ‘isya dst.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Ketiga : wajibya hijrah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Hijrah dari Negara kafir menuju Negara islam wajib hukumnya bagi seorang muslim yang tidak mungkin bisa menjalankan ibadahnya di negri tersebut. Hukum ini bersifat tetap dan tidak terbatas. Adapun tentang riwayat yang mengatakan bahwa :” tidak ada hijrah setelah fathul makkah”, maka yang dimaksud adalah :”tidak ada hijrah dari makkah setelah terjadinya fathul makkah”.karena &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; makkah telah menjadi Negara islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Keempat : salah satu faidah dari hadits ini adalah bahwa orang yang melakukan niat untuk beramal baik, akan tetapi ada berbagai hal yang membuat orang tersebut tidak bisa melakukan amal itu seperti sakit dan mati, maka sesunguuhnya orang itu telah mendapat satu pahala. Al Baidhowi berkata : amal ibadah tanpa niat tidaklah sah, karena niat tanpa amal telah mendapat pahala. Perumpamaan niat di dalam amal seperti ruh di dalam jasad. Maka mana mungkin jasad tanpa ruh bisa hidup??? &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dan tidak akan tampak ruh di alam ini tanpa ada jasad.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kelima : hadits ini menunjukkan agar berlaku ikhlas dalam beramal dan beribadah sehingga akan mendapat pahala serta taufiq di akhirat serta keberuntungan di dunia. Allahu a’lam…….&lt;span dir="rtl" lang="AR-EG"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-2686025934485146618?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/2686025934485146618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=2686025934485146618' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/2686025934485146618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/2686025934485146618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/09/urgensi-niat.html' title='Urgensi Niat'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNQ9MICRLDI/AAAAAAAAADk/t6XJed6RtXA/s72-c/gamar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-897581269539609252</id><published>2008-09-19T00:35:00.001-07:00</published><updated>2008-09-19T00:48:56.237-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tadzkiroh'/><title type='text'>Arti Dzikir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNNY6kZKGaI/AAAAAAAAABk/6kD4zseSvD4/s1600-h/tul+arab.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNNY6kZKGaI/AAAAAAAAABk/6kD4zseSvD4/s200/tul+arab.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247635754041612706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;Dzikir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau kita menyebut kata dzikir, siapapun tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;akan merasa asing medengar kata ini. Bahwa kata dzikir teramat sering diucapkan banyak orang dan juga sering mengamalkannya. Tidak terkecuali kita, yang pernah serta sering melaksanakan dzikir insya allah. Namun, apa arti dzikir itu? Apakah sholat termasuk dzikir? Atau apakah semua ibadah termasuk dzikir? Mari kita uraikan bersama. Jika kita mempelajari perumpamaan pada &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;potongan ayat dibawah ini,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;كلوا واشربوا&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                         &lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lafadz&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;”&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;" كلوا &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;, berarti makanlah. Dan lafadz&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;“&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;واشربوا&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;” , berarti minumlah. Padahal bahwa setiap makanan pasti mengandung air, entah bagaimanapun bentuk makanannya pasti mengandung unsur air. Walaupun di dalam makanan sudah mengandung air, namun manusia tetap membutuhkan air secara terpiasah yang berguna untuk minum, artinya manusia masih sangat membutuhkan air untuk minum. Maka lafadz yang tertulis dalam al qur’an pun mencakup dua lafadz yaitu , makanlah dan minumlah. Karena memang kedua hal tersebut sangatlah dibutuhkan oleh manusia.sama halnya dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;كلّ&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt; عبادات&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kemudian lafadz&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;الذكر&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jadi semua ibadah adalah termasuk &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dzikir, akan tetapi manusia masih membutuhkan dzikir itu sendiri. Lalu apa dzikir itu? Allah berfirman:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;واذا قضيتم الصلاة فاذكروا الله قياما وقعودا وعلى جنوبكم&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;واذاطمئننتم فاقيموالصلاة &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari ayat di atas bisa kita ketahui bahwa dzikir berbeda dengan sholat. atau dari ayat yang lain:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;واذا قضيتم منا سككم فاذ كرواالله &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ayat di atas juga menunjukkan bahwa dzikir itu bukan ibadah haji ataupun ibadah – ibadah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Melainkan bahwa dzikir adalah menyebut mana Allah SWT. Tanpa disandarkan kepada lafdz lain, karena jikalau disandarkan kepada lafadz lain, maka akan berubah nama. Contoh: lafadz Allah jika digabung dengan lafadz subhan(subhanallah), akan menjadi kalimat tasbih. Jika digabungkan dengan lafadz alhamdu(alhamdulillah), akan menjadi kalimat tahmid dan seterusnya.maka dzikir adalah lafadz Allah itu sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;URGENSI DZIKIR&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam contoh ayat - ayat al qur’an yang tertulis di atas, maka bisa kita melihat, bahwa kata dzikir selalu menyertai salah satu ibadah dari pada rukun islam. Hal ini menunjukkan bahwa perintah dzikir sangat ditekankan, karena berdzikir akan membuat orang menjadi tenang. Dalam al qur’an disebutkan:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;واذا قضيتم الصلاة فاذكروا الله قياما وقعودا وعلى جنوبكم&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;واذاطمئننتم فاقيموالصلاة &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di dalam penggalan ayat tersebut, dapat kita&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ketahui bahwa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;jika kita telah melkasanakan sholat, maka bedzikirlah erlebih dahulu dalam keadaan berdiri, keadaan duduk serta dalam keadaan junub, dan jika kita semua sudah merasa tenang, maka barulah kita melaksanakan sholat (sholat yang selanjutnya). Maka dzikir adalah termasuk kunci dan syarat kita melakukan sholat., maka di dalam ayat lain dikatakan:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;الا بذكرالله تطمئنّ القلوب&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;jika hati kita ingin merasa tenang, Maka berdzikirlah kepada Allah SWT. Di dalam ayat lainpun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengatakan bahwa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sholat akan mencegah kita dari perbuatan yang tercela dan yang mungkar. Padahal kita tahu seperti keterangan di atas bahwa sebelum kita melakukan&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;sholat, maka diharapkan hati kita sudah senang terlebih dahulu. Dan hati kita bisa tenang jika kita mau untuk berdzikir kepada allah SWT.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian dalam ibadah wajib&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang tertuang pada rukun islam, kita bisa mengetahui kesunahan dari setiap ibadah wajib tersebut. kita simak table di bawah ini:&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none ; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid black; padding: 0in 5.4pt; width: 0.35in;" valign="top" width="34"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;NO&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: black black black -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 2.6in;" valign="top" width="250"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;Rukun Islam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: black black black -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 3.2in;" valign="top" width="307"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;Bentuk Kesunahannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 0.35in;" valign="top" width="34"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 2.6in;" valign="top" width="250"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;syahadat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 3.2in;" valign="top" width="307"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;????&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 0.35in;" valign="top" width="34"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 2.6in;" valign="top" width="250"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Sholat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 3.2in;" valign="top" width="307"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Sholat sunnah&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 0.35in;" valign="top" width="34"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 2.6in;" valign="top" width="250"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;zakat&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 3.2in;" valign="top" width="307"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Shodaqoh&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 0.35in;" valign="top" width="34"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;4&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 2.6in;" valign="top" width="250"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Puasa ramadhan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 3.2in;" valign="top" width="307"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Puasa sunnah&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color black black; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 0.35in;" valign="top" width="34"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;5&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 2.6in;" valign="top" width="250"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;haji&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color black black -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 3.2in;" valign="top" width="307"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;‘umroh&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di dalam setiap ibadah terdapat kesunahannya kecuali rukun islam yang pertama, yaitu syahadat. Padahal jika kita timbang2 bagaimana posisi syahadat yang merupakan salah satu rukun yang terpenting diantara 5 rukun tersebut. karena dengan mengucapkan dua kalimat syhadat, maka siapapun akan masuk islam. Namun jika kita kembali menimbang, rukun yang pertama relatif lebih &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;mudah untuk dilaksanakan dibanding rukun yang setelahnya. Buktinya kebanyakan orang apabila ditawarkan untuk memilih :”membaca syahadat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;atau melakukan sholat?”maka orang akan lebih memilih membaca syahadat dari pada melakukan sholat karena itu yang lebih mudah. Kemudian jika diperintah untuk memilih :”melakukan sholat atau bersodaqoh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rp 10.000,-?“ misalkan, maka akan lebih memilih melakukan sholat, karena itu lebih menguntungkan dan mudah. Kemudian jika ditawarkan memilih :”bersodaqoh Rp 10.000,- atau berpuasa sehari penuh?”maka akan lebih memilih membayar Rp10.00,- dari pada berpuasa seharian penuh dan begitu juga seterusnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan apakah syahadat mempunyai kesunahan yang sama halnya dengan rukun yang lain? Salah satu Syeikh asal mesir yaitu Syeikh. Shoffat (salah satu penganut at Tareqot ad Dasuqiah al Islamiyyah kairo ) mengatakan bahwa dzikir (menyebut lafadz :”Allah”)merupakan kesunahan salah satu dari dua syahadat yaitu kalimat&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt; الا الله &lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;لااله&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;, dan sholawat merupakan kesunahan dari syahadat yang kedua yaitu&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt; رسول الله &lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;محمّد&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;. Dan merupakan salah satu kelebihan dzikir, bahwa dzikir tidak mempunyai syarat apapun jika akan mengucapkannya. Berbeda dengan ibadah sholat misalkan, maka diharuskan bersuci terlebih dahulu karena itu merupakan syarat sahnya sholat. atau ibadah haji, disyaratkan bagi yang mampu dan sehat. Berbeda dengan dzikir, berdzikir bisa dilakukan kapanpun walaupun dalam keadaan junub sekalipun, seperti yang tertulis dalam al qur’an : &lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;وعلى جنوبكم&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Namun ada larangan bagi mereka yang akan berdzikir, yaitu larangan berdzikir di dalam kamar mandi ataupun di WC, karena hal tersebut merupakan adab bagi seorang muslim. Adapun jika diperbolehkan maka itu hanya berdzikir sirri yaitu di dalam hati.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dan merupakan kelebiahan daripada dzikir, yaitu perintah Allah SWT sebagai beriku:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span dir="rtl"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;قا ل تعا لى : يا ايها الذين امنوا ا ذكروا الله ذكرا كثيرا وسبّحوه بكرة واصيلا&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;span dir="rtl" style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;وقا ل ايضا : فاذكروا الله قياما وقعودا وعلى جنوبكم&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dari kedua ayat di atas, bahwa perintah dzikir adalah sebanyak banyaknya ,serta dilakukan dalam keadaan apapun. Dalam artian bahwa jumlah bilangan dalam ber dzikir adalah tidak terbatas dan semaksimal mungkin. Maka dengan ini mari kita tingkatkan iman dan taqwa kita dengan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. semoga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tulisan ini bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca Insya Allah……&lt;span dir="rtl" style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;" lang="AR-SA"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-897581269539609252?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/897581269539609252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=897581269539609252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/897581269539609252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/897581269539609252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/09/arti-dzikir.html' title='Arti Dzikir'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SNNY6kZKGaI/AAAAAAAAABk/6kD4zseSvD4/s72-c/tul+arab.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3381176746651347948.post-2204850903484897470</id><published>2008-09-18T03:57:00.000-07:00</published><updated>2008-09-18T10:53:51.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Kecil'/><title type='text'>Pendahuluan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebuah dorongan yang kuat untuk belajar dan terus meningkatkan kualitas tentunya akan selalu ada. Namun terkadang hilang dan terkadang datang dengan perasaan yang sangat kuat serta membawa penuh penyesalan. Maka saat ini ketika hati nurani terhampiri oleh sepercik semangat, maka saya sambut semangat itu dengan sebuah niatan yang kemudian teraplikasikan dalam tulisan ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Seseorang selalu berada pada sebuah keadaan yang tidak tentu, apabila mereka hanya bisa mengalir dalam menjalani hidupnya. Seorang muslim tidak akan berada pada posisi yang jauh berbeda jikalau tidak ada sebuah tujuan yang akan dicapai. Ketidak tentuan seseorang masih akan selalu berlangsung apabila dari pribadi masing masing enggan untuk merubah dirinya ataupun berhijrah dari ketidak tentuan menuju keadaan yang lebih baik. Berbeda dengan orang yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mempunyai sebuah tujuan hidup atupun mempunyai sebuah cita cita yang akan dicapainya, mereka akan selalu melakukan usaha usaha untuk menuju pada cita cita tersebut. walapun terkadang mengalami penurunan semangat. Namun keadaan seperti ini&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tampak lebih baik dari pada yang diatas. Dalam keseharian pun, mereka yang mempunyai tujuan akan lebih semangat dan tidak akan merasakan kefacuman yang lama, karena pada dasarnya mereka sudah mempunyai tujuan dan tahu apa yang akan dilakukan. Dan mereka hanya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;butuh masa rehat yang kemudian &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bisa kembali kepada cita citanya. Masa rehat ataupun sebuah kefakuman yang disebutkan diatas, sangat menentukan tercapainya sebuah cita cita. Karena masa tersebut akan selalu datang. Maka &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;setiap orang terkadang membutuhkan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bantuan yang datang dari luar dirinya. artinya mereka butuh pemompa semangat yang akan mengingatkan ketika sedang dalam keadaan yang fakum. Karena tidak semua orang bisa mengendalikan dirinya sendiri. Sehingga keadaan yang fakum itu tidak terbiarkan begitu lama dan segera kembali pada cita citanya.insya Allah….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan adanya blog ini, semoga akan selalu menjadi pemacu semangat bagi penulis, menjadi sebuah sarana pengembangan diri dan menjadi madrasah bagi penulis. Amiin….. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3381176746651347948-2204850903484897470?l=makasin.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makasin.blogspot.com/feeds/2204850903484897470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3381176746651347948&amp;postID=2204850903484897470' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/2204850903484897470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3381176746651347948/posts/default/2204850903484897470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makasin.blogspot.com/2008/09/pendahuluan.html' title='Pendahuluan'/><author><name>fatchul machasin</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00748271914121514916</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_uS9zCekRPTI/SwrqpDQONVI/AAAAAAAAAHo/mRJfUm28RgA/S220/Img00006.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
